Sebaiknya silahkan dibaca dulu online backup di sini http://rohmad.net/2008/04/22/online-backup-database-oracle/ dan tentang archived log di sini http://rohmad.net/2008/04/22/men-setting-database-menjadi-archivelog-mode/ Secara sederhana, kedua artikel tersebut membahas landasan teorinya.
Restore dari online backup adalah sama persis dengan restore dari offline backup, kecuali ada 1 tambahan step setelah melakukan restore dari online backup, yaitu kita WAJIB melakukan recovery. Lihat secara detail tentang restore dari offline backup di sini http://rohmad.net/2008/05/15/restore-dari-off-line-backup/ Ringkasan restore dari offline backup: 1. SQL> shutdown immediate 2. Lakukan restore semua file-file yang bersangkutan 3. SQL> startup Sedangkan untuk restore dan recovery dari online backup adalah sbb: 1. SQL> shutdown immediate 2. Lakukan restore semua file-file yang bersangkutan Restore juga archived lognya 3. SQL> startup mount 4. SQL> recover database using BACKUP CONTROLFILE; 5. SQL> alter database open; Catatan-catatan: 1. Bila file-file (data, control, dan log file) direstore ke tempat yang berbeda dari aslinya, lakukan step-step untuk mengubah konfigurasi file-file tersebut seperti yang sudah di bahas di "Restore dari offline backup". 2. Ingat, control file yang digunakan untuk menaikkan restored database adalah control file hasil dari "alter database backup controlfile to `/backupdir/...';" Salam, Rohmad http://rohmad.net/2008/05/16/restore-dan-recovery-dari-online-backup/

