Terima kasih pak rohmad

Saya akan coba berdasarkan tutorial bapak.

 

 

Regards,

 

dani

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of rohmadsan
Sent: Wednesday, July 16, 2008 1:31 PM
To: [email protected]
Subject: [indo-oracle] Re: switchover status 'NOT ALLOWED' di physical
standby database

 

Hallo...

Kalau statusnya "NOT ALLOWED", ada beberapa kemungkinan:
1. Database STANDBY (yang baru) tidak dalam keadaan MOUNT, mungkin
OPEN READ ONLY
2. Database STANDBY (yang lama) belum di-switch menjadi PRIMARY.
Mungkin tadi hanya men-switch yang PRIMARY (menjadi STANDBY) saja.
3. Database PRIMARY (yang baru) tidak men-detect STANDBY-nya.

Silahkan di-check DATABASE_ROLE keduanya. Lebih detail, saya membahas
prosedur SWITCHOVER di sini:

http://rohmad.
<http://rohmad.net/2008/07/16/dataguard-10g-switchover-physical-standby-db/>
net/2008/07/16/dataguard-10g-switchover-physical-standby-db/

Salam,
Rohmad

--- In indo-oracle@ <mailto:indo-oracle%40yahoogroups.com> yahoogroups.com,
"agus mardani" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear master oracle,
> 
> 
> 
> Sebelumnya saya berhasil melakukan switchover primary database menjadi
> physical standby database baru dan physical standby database menjadi
primary
> database baru. Kemudian saya berkeinginan mengembalikan ke posisi semula
> yaitu physical standby database baru kembali menjadi primary
database dan
> primary database yang baru kembali menjadi physical standby
database. Saya
> mengalami kendala di physical standby database, switchover
status-nya NOT
> ALLOWED. Bagaimana caranya menjadikan switchover status pada standby
> database TO PRIMARY..?? apakah hal ini berpengaruh pada archive log di
> standby database. Soalnya status archive log-nya NO belum terapply
menjadi
> YES. Padahal saya sudah melakukan command " alter database recover
managed
> standby database using current logfile disconnect from session " pada
> standby database. Terima kasih. Mohon pencerahannya.
> 
> 
> 
> Regards,
> dani

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke