Tidak bisa ditolak dengan globalisasi berarti profesionalisme kita harusnya bisa diterapkan di negeri manapun dibelahan bumi ini. Sayang kendala bangsa kita bahasa inggris masih menjadi bahasa nomor sekian setelah bahasa Indo dan bahasa Ibu...sayang sekali. Dengan India dan Philippine kita masih kalah dari sisi kemampuan bahasa...sehingga kita nggak selalu kalah dari segi kuantitas dengan kelua negara tsb...di negeri manapun. Kita masih jago kandang padahal kualitas tidak kalah....Semoga menjadi bahan evaluasi.
Notes: Omong2 bener nich Jatis sudah expand keluar? Gak pernah dengar tuh... Salam, Agus --- Pada Sab, 26/7/08, Ujang Jaenudin <[EMAIL PROTECTED]> menulis: Dari: Ujang Jaenudin <[EMAIL PROTECTED]> Topik: Re: [indo-oracle] Re: bangsa kuli Kepada: [email protected] Tanggal: Sabtu, 26 Juli, 2008, 7:11 PM he,,he,,,, benarkah jatis itu local company yg expand ke luar? bukannya basecamp nya mrk di sing? untuk bidang IT, menurut saya masih jarang sekali....atau mungkin tidak ada sama sekali? yup banyak juga pekuli2 dari negeri ini yg mencari peruntungan di luar indo, cuman ya itu.... jarang yg menjadi enterpreuner sehingga menjadi agent untuk yg lainnya. yg ada ya....semua berjalan apa adanya :) mungkin itu bedanya kita dengan bangsa lain, let say yg satu kelas dengan kita misalnya fillipino, terbukti nama bangsa ini masih kalah dgn mereka?? -- thanks and regards ujang | oracle dba jakarta - indonesia 2008/7/26 rohmadsan <[EMAIL PROTECTED] com>: > Hallo... > > Menarik nih curhatnya Pak Ujang :) > > Negara/bangsa itu sesuatu yang abstrak. Di jaman globalisasi ini, > sekat negara semakin kelihatan ke-abstrak-annya. Banyak yang bilang, > "Seperti orang yang bangun kesiangan kalo hari gini masih nyari-nyari > kebangggaan dari yang namanya negara." > > Sebenarnya sudah banyak tenaga IT indonesia yang kerja di luar. Mantan > temen-teman sekantor saya buanyak banget yang saat ini kerja di Eropa, > Timur Tengah, dll. Saya saja yang masih betah di Jakarta karena > terlalu sayang untuk ninggalin keluarga. > > Perusahaan local yang buka pasar di luar juga banyak, Jatis misalnya. > Kita aja yang mungkin tidak banyak tahu. > > Tentang masuknya tenaga asing, yang saya lihat kebanyakan adalah > bawaan aplikasi yang dibeli. Contoh, hampir semua perusahaan telco > (baca seluler) indonesia memakai aplikasi billing yang dibeli dari > luar. Nah, tentu saja support aplikasi itu (yang di dalamnya ada DBA) > ya kebanyakan orang luar. Sama kalo kita jual Aplikasi ke Mesir, tentu > saja support (termasuk DBA) banyak yang orang dari sini; dicari > praktisnya saja. > > Kalau orang asing sengaja cari kerja & nglamar ke perusahaan > Indonesia, itu yang sangat jarang. > > Dari kacamata global, indonesia itu tidak menarik bagi warga asing > untuk bekerja. Dari selentingan teman-teman, engineer-engineer IT dari > luar yang support di Indonesia kebanyakan adalah engineer kelas 2 yang > gak lebih jago dari engineer local. Ya itu tadi, keberadaan mereka > karena alasan praktis dari vendor aplikasi yang kebetulan sudah punya > engineer sendiri. > > Salam, > Rohmad > http://rohmad. net/2008/ 07/18/kiat- mempersiapkan- diri-jadi- dba-oracle/ > > --- In indo-oracle@ yahoogroups. com, "Ujang Jaenudin" > > <ujang.jaenudin@ ...> wrote: >> >> all, >> >> kita ini masih berbangga menjadi bangsa kuli, >> apalagi menjadi DBA yg ratenya 2 digit or lebih >> >> sebenarnya pasar DBA di dalam negri masih luas >> dan mereka (indians) sudah mulai menyerbu pada area tsb mulai dari 3 >> tahun terakhir. >> >> so, perlukah kita ramai2 ke menkertrans untuk minta proteksi? >> ataukah kita serbu juga pasar mereka di luar indo? >> >> masalahnya jarang ada perusahaan local yg mencari pasar di luar indo... >> >> just curious saja...jika ada teman2 yg mungkin mau memulai mendirikan >> konsultan yg pasarnya di luar indo.... sepertinya wajib didukung :) >> >> -- >> thanks and regards >> ujang | oracle dba >> jakarta - indonesia ___________________________________________________________________________ Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/ [Non-text portions of this message have been removed]

