Dear Febrita Sari
Untuk mengakses dgmgrl menggunakan kode program/script dapat menggunakan
metode redirect input call os command.
Kalau di unix/linux shell bs pakai:
Misalnya ingin merubah konfigurasi dataguard broker protection mode:
#mode_proteksi.sh
#!/bin/sh
dgmgrl sys/pasword...@lpcal_naming_db << EOF
edit configuration set protection mode as $1;
EOF
kemudian dari unix command line shell script tersebut dapat dipanggil :
./mode_proteksi.sh MAXAVAILABILITY
Jadi kalau mau buat seperti user interface (UI) untuk DG_BROKER dapat
dilakukan.
(Tentunya menyesuaikan bahasa pemograman apa yang digunakan)
Karena EM grid control untuk mengkonfigurasi Dataguard harus dicover dengan
license tambahan selain license Oracle database yang sudah dimiliki, maka
DBA umumnya menggunakan CLI DGMGRL.
Mengenai waktu yang dibutuhkan untuk fast start failover (FSFO) , dapat
bergantung pada beberapa hal:
1. Threshold konfigurasi DG_BROKER, cukup menentukan kapan observer
menginisial untuk melakukan failover
2. Ukuran redo log, walaupun FSFO menggunakan realtime apply ukuran standby
redo log (minimal berjumlah dan berukuran sama dengan online redo log pada
primary), selisih transaksi masih ada terutama jika DBA memutuskan ukuran
redo log diperbesar.
3. IOPS, mempengaruhi waktu standby database untuk melakukan apply log
terakhir (recover standby database finish)
CLI DGMGRL digunakan untuk melakukan konfigurasi dataguard menggunakan
DG_BROKER (untuk menggantikan konfigurasi dataguard via SQL), konfigurasi
parameter database primary seperti timeout, delay dst.
CLI DGMGRL tidak dapat menunjukkan data statistik kejadian (event)
dataguard.
Kalau pada instance database terdapat alert log pada
{ORACLE_BASE/admin/<sid>/bdump/alert_<sid>.log,
untuk DG_BROKER lognya adalah {ORACLE_BASE/admin/<sid>/bdump/drc<sid>.log
Kalau dirasa perlu melakukan simulasi yang lebih baik, dapat membuat User
Interface (UI) DG_BROKER untuk megkonfigurasi DG_BROKER atau melakukan
switchover atau failover dan menampilkan message-message pada drc<sid>.log
yang terlebih dahulu di parsing untuk menunjukkan proses terakhir yang
sedang terjadi termasuk jika terjadi fast start failover.
Parser dari tail teks terhadap drc<sid>.log dengan mendapatkan waktunya
kejadiannya :
" DG 2007-12-05-10:31:09 ....... Set log transport destination: ......"
Tanggal Kejadian Kejadian
Waktu nyata (real) yang dibutuhkan pada proses FSFO dapat merupakan selisih
waktu mulai database fail sampai standby database open sebagai primary pada
drc<sid>.log
salam
yahya
s73py.wordpress.com
On 2/6/09, tabHie Sari <[email protected]> wrote:
>
>
> begini mas..
> tujuan tugas akhir saya kan pengen ngitung seberapa lama waktu yang
> dibutuhkan untuk berpindah dari primary database ke standby database jika
> menggunakan fitur fast start failover? Selain itu juga pengen diliat apakah
> data pada kedua database sama setelah terjadi failover?
> Kemaren saya mencoba melakukan shutdown abort pada primary database untuk
> membuktikan apakah observer saya sudah berjalan dengan baik atau belom.
> ternyata setelah saya melakukan shutdown abort, failover akan secara
> otomatis dilakukan oleh observer.
> sebenarnya pada dgmrgl tersebut sudah ada waktu kapan terjadi failover dan
> kapan failover tersebut telah berhasil dilakukan,, sehingga bisa di tentukan
> berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berpindah dari primary ke standby
> database,,
> tapi saya jadi bingung gimana cara mengambil waktu tersebut dari DGMGRL?
> ato ada cara laen ya mas buat bisa menentukan waktu tersebut?
>
> Terima Kasih banyak atas jawabannya..
>
>
> --- Pada Sab, 7/2/09, joey <[email protected] <inijoey%40gmx.com>> menulis:
> Dari: joey <[email protected] <inijoey%40gmx.com>>
> Topik: Re: [indo-oracle] koneksi dgmgrl dari aplikasi
> Kepada: [email protected] <indo-oracle%40yahoogroups.com>
> Tanggal: Sabtu, 7 Februari, 2009, 6:21 AM
>
>
> Mungkin mbak febri bisa kasih tahu contoh kasus kenapa dgmgrl harus dibuat
> aplikasinya. soalnya setahu saya dgmgrl kan ga begitu banyak dioperasikan
> ketika data guard itu udah diset dan berjalan. paling hanya untuk
> switchover.
>
> Dan saya rasa kok kurang begitu efektif ya karena effort membuat sama
> manfaatnya ga seimbang. lagipula kalau mbak bisa membuatnya hebat tuh, bisa
> nyaingin data guard webbasednya Oracle EM. :)
>
> Mungkin ada baiknya fokus saja di pembuatan aplikasi untuk mentesting
> manfaat data guard itu sendiri. katakanlah ada proses di primary 1000
> transaksi, pada saat transaksi ke-100 primary dicrashkan sehingga terjadi
> fast start failover, maka aplikasi harus membuktikan kalau aplikasi dikonek
> ke secondary, akan ada 100 transaksi yang masuk.
>
> Itu hanya komen saya, maaf kalau komentarnya ada yang salah.
>
> nuwun
>
> joey
>
> ----- Original Message -----
>
> From: Febrita Sari
>
> To: indo-oracle@ yahoogroups. com
>
> Sent: Wednesday, February 04, 2009 2:46 AM
>
> Subject: [indo-oracle] koneksi dgmgrl dari aplikasi
>
> halo semua..
>
> saya mahasiswi tingkat akhir yang sedang mengerjakan tugas akhir
>
> tentang fast start failover pada standby database.. disini berkaitan
>
> dengan oracle data guard dan lebih banyak dilakukan pada dgmgrl bukan
>
> pada sqlnya.
>
> saya sekarang sedang mencoba untuk membuat aplikasi untuk tugas akhir
>
> saya ini. dalam hal ini saya membuat aplikasi untuk menghitung
>
> performansi dan availibilitas data.
>
> yang ingin saya tanyakan,,
>
> apakah ada cara yang bisa mengkoneksikan agar dgmgrl bisa diakses dari
>
> aplikasi?
>
> Soalnya dari referensi yang saya baca, saya baru membaca cara konensi
>
> sql pada oracle dengan Java, bukan DGMGRL-nya..
>
> Terimakasih atas jawabannya.. .
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Buat sendiri desain eksklusif Messenger Pingbox Anda sekarang! Membuat
> tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah.
> http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]