untuk no bukti yg di generate otomatis, sy lakukan di sisi programmingnya..

--- Pada Rab, 19/8/09, Ferry Setiawan <[email protected]> menulis:


Dari: Ferry Setiawan <[email protected]>
Judul: Re: [indo-oracle] OOT:data transaksi sering menclok ke data transaksi 
lain...
Kepada: "[email protected]" <[email protected]>
Tanggal: Rabu, 19 Agustus, 2009, 8:02 AM


  



Saran lagi pak...coba cek procedurenya bila no transaksi anda di 
generate otomatis

Thanks

Sent from my iPhone

On 19 Aug 2009, at 17:33, Teguh Susanto <teguh4milis@ yahoo.com> wrote:

> makasih atas wacananya pak subekti
> utk diperusahaan sy belum berjalan utk Audit IT nya, kebetulan sy 
> sebagai merangkap developer&administr ator DB
> 1.utk pegawai di perusahaan kami yg punya otoritas full database 
> hanya saya pak...
> 2. utk disisi aplikasi client alurnya user memasukan no faktur&no 
> bukti&tgl transaksi otomatis generate dari sistem baru user bisa 
> memasukan detail transaksinya dgn memasukan item barang,qty, utk 
> harga sudah generate dari tabel harga dasar barang, sedangkan no 
> faktur yg ada didetail transaksi di ambil dari data no faktur header 
> transaksi, validasinya klo no faktur belum terisi maka user tidak 
> dapat memasukan detail transaksinya. ..
> 3.utk user mrk punya otoritas berkala, jadi hanya bagian tertentu yg 
> bisa buka aplikasi tsb dan aplikasi client sy minimalisir agar user 
> tidak melakukan kesalahan dlm entry data
> 4.pada aplikasi client,transaksi yg telah terposting tidak bisa 
> diubah oleh user
> sbenernya masalah sy jarang terjadi tapi kalau terjadi bisa 
> mengkacaukan data transaksi yg sudah dientry oleh user,apalagi ini 
> menyangkut data transaksi keuangan
>
> --- Pada Rab, 19/8/09, Subekti Pranoto <sub3...@gmail. com> menulis:
>
>
> Dari: Subekti Pranoto <sub3...@gmail. com>
> Judul: Re: [indo-oracle] OOT:data transaksi sering menclok ke data 
> transaksi lain...
> Kepada: indo-oracle@ yahoogroups. com
> Tanggal: Rabu, 19 Agustus, 2009, 4:47 AM
>
>
>
>
>
>
> Pak teguh...
>
> maaf pak,
> tidak memberi solusi.... namun sebatas wacana...
>
> ini sebenarnya bagian dari audit...
> data faktur 'F002' dapat berubah menjadi 'F001' karena banyak hal:
> 1. DBA yang melakukannya.
> Buka SQL prompt, sedikit sql update, data sudah berubah...
> 2. Developer yang melakukannya
> Buka programming favorit, sedikit grid edit, data akhirnya berubah...
> 3. User yang melakukannya
> Buka aplikasi yang disediakan, punya hak untuk mengubah data, 
> tra...laaaaaaa. ... data juga berubah....
> 4. Bos yang melakukannya
> a. panggil orang DBA, kerjakan no 1
> b. panggil orang developer, kerjakan no 2
> c. panggil user-user yang punya hak ubah data, kerjakan no 3
> 5. Owner yang melakukannya
> panggil bos untuk mengerjakan no 4....
>
> silakan bapak sebentar menjadi orang auditor IT, sedikit bermain 
> ciluk ba dengan orang-orang yang saya sebutkan diatas....
> silakan bapak cari....
>
> btw, ...
> ngomong-ngomong. .....
> apakah audit perusahaan bapak memang berjalan sebagaimana 
> mestinya.... .?????
>
> regard,
> subekti
>
> ----- Original Message -----
> From: Teguh Susanto
> To: indo-oracle@ yahoogroups. com
> Sent: Wednesday, August 19, 2009 4:22 PM
> Subject: Re: [indo-oracle] OOT:data transaksi sering menclok ke data 
> transaksi lain...
>
> kebetulan aplikasi client sy yg devlop pak dan sy yakin tidak ada 
> masalah dan user meng entry data transaksi dalam 1 hari bisa kurang 
> lebih 150 record, pada saat data transaksi dientry user juga 
> mencetak hasil entry saat itu juga, jadi mrk punya bukti klo data yg 
> mrk masukan sudah betul,tapi ada selang beberapa hari kemudian data 
> no faktur yg mrk masukan berubah dgn data no faktur yg lain(seperti 
> contoh)
>
> --- Pada Rab, 19/8/09, Hardi Tandiono <h4rd1...@yahoo. com> menulis:
>
> Dari: Hardi Tandiono <h4rd1...@yahoo. com>
> Judul: Re: [indo-oracle] OOT:data transaksi sering menclok ke data 
> transaksi lain...
> Kepada: indo-oracle@ yahoogroups. com
> Tanggal: Rabu, 19 Agustus, 2009, 3:44 AM
>
> kemungkinan salah aplikasinya.
> kenapa dia bisa insert jadi F002 ??
>
> ____________ _________ _________ __
> From: Teguh Susanto <teguh4milis@ yahoo.com>
> To: indo-oracle@ yahoogroups. com
> Sent: Wednesday, August 19, 2009 2:44:54 PM
> Subject: Re: [indo-oracle] OOT:data transaksi sering menclok ke data 
> transaksi lain...
>
> klo masalah display adatnya memang gak masalah tapi yg jadi 
> permasalahan kenapa no faktur di detail transaksi dgn 
> no_bukti='0001' berubah menjadi 'F002' padahal di header 
> transaksinya no_faktur='F001'
> utk disisi aplikasi client&penggunanya sudah yakin yg no faktur yg 
> dimasukan adalah F001 utk detail transaksi dgn no_bukti='0001'
> terima kasih atas responnya... mungkin ada temen2 yg lain yg pernah 
> mengalami masalah seperti sy?
>
> --- Pada Rab, 19/8/09, murdi santoso <sandi...@yahoo. com> menulis:
>
> Dari: murdi santoso <sandi...@yahoo. com>
> Judul: Re: [indo-oracle] OOT:data transaksi sering menclok ke data 
> transaksi lain...
> Kepada: indo-oracle@ yahoogroups. com
> Tanggal: Rabu, 19 Agustus, 2009, 2:31 AM
>
> bukannya memang benar outputnya akan selalu 2 record dari query 
> dengan kondisi whare seperti itu:
> SELECT a.* FROM detail_transaksi where no_faktur='F002'
>
> detail transaksi ('0001','ITM0045' ,2,5000,' F002');
> detail transaksi ('0002','ITM0075' ,1,10000, 'F002');
>
> ____________ _________ _________ __
> From: Teguh Susanto <teguh4milis@ yahoo.com>
> To: indo-oracle@ yahoogroups. com
> Sent: Wednesday, August 19, 2009 1:45:02 PM
> Subject: [indo-oracle] OOT:data transaksi sering menclok ke data 
> transaksi lain...
>
> kepada Senior DBA&Miliser Oracle yg sy hormati
> saya pakai oracle 9i,saya sering kali dpt kompain dari user karena 
> transaksi yg mrk lakukan sering ketambahan data sendiri atau ada 
> detail transaksi yg hilang
> spesifik table :
> 1. table transaksi (no_bukti,tgl_ transaksi, no_faktur)
> 2. table detail transaksi (no_bukti,kd_ item,qty, harga,no_ faktur)
> contoh
> transaksi #1
> transaksi ('0001','2009- 08-01','F001' );
> detail transaksi ('0001','ITM0045' ,2,5000,' F002');
> transaksi #2
> transaksi ('0002','2009- 08-01','F002' );
> detail transaksi ('0002','ITM0075' ,1,10000, 'F002');
> jadi klo saya "SELECT a.* FROM detail_transaksi where 
> no_faktur='F002' " akan tampil 2 record..
> yang jadi pertanyaan kenapa hal tersebut terjadi?
> bagaimana solusinya?
> sebelumnya saya ucapkan terimakasih. ..
>
> regrads
>
> teguh
>
> &quot;Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya 
> sekarang!
> http://id.mail. yahoo.com& quot;
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka 
> dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger 
> .yahoo.com/ 
> invite/
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> Berbagi foto Flickr dengan teman di dalam Messenger. Jelajahi Yahoo! 
> Messenger yang serba baru sekarang! http://id.messenger .yahoo.com
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail 
> baru yang Lebih Cepat hari ini! http://id.mail. yahoo.com
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------ --------- --------- ------
>
> --
> -----------I. N.D.O - O.R.A.C.L.E- --------- -----
> Keluar: indo-oracle- unsubscribe@ yahoogroups. com
> Website: http://indooracle. wordpress. com
> http://www.facebook .com/group. php?gid=51973053 515
> ------------ --------- --------- --------- --------
>
> Bergabung dengan Indonesia Thin Client User Groups,
> Terminal Server, Citrix, New Moon Caneveral, di:
> http://indo- thin.blogspot. comYahoo! Groups Links
>
>
>
















      Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke 
Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke