Yg saya bilang itu typical calon bos.Kalo bosnya emang ngerti Oracle,
mestinya urutan paling atas adalah skill.
Ada orang yg belasan taun megang suatu tool tapi taunya itu2 aja (ga update
knowledgenya).
Di lain pihak, fresh grad lebih suka ngoprek2.
Ini debat klasik experience vs skill. Kebanyakan orang memandang experience
= skill.

Saya pribadi lebih menyukai orang2 yg punya skill daripada experience (kalo
memang harus memilih).

salam
panji

2009/9/9 Stefanus Henry Gunawan <[email protected]>

>
>
> koreksi,
> kalau bosnya ngerti Oracle, akan menjadi kebalikan
> 1. Experience
> 2. Skill
> 3. Cert.
>
> Fakta di lapangan, anda bisa dapat certificate tanpa harus punya experience
> atau skill di Oracle. Yang penting serius mendalami dan mau belajar.
>
> Tapi kalo anda punya sertifikat, akan membantu anda dalam mendalami dan
> mencintai apa itu Oracle. karena mau ndak mau anda baca materi ujiannya, dan
> anda juga keluar duit modal buat kursus dan ambil sertifikat. Jadi anda
> pasti akan kerja dengan serius demi apa yang anda udah upayakan.
>
> Training yang paling murah kalo setahu saya dulu Oracle 10g SQL Tuning.
> Saya ndak tahu kalo sekarang. dan kalau ndak salah anda harus ambil ujian
> SQL Introduction ya.
>
> di mailist ini kan ada pihak dari OI yang bisa bantu infonya.
>
> thanks
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke