wah kalo seperti contoh yg di Voyager itu sih, mungkin AI-nya gak dipasang 
ethical program seperti yg ada di Data. sebetulnya ethical program-nya si Data 
juga mengacu ke aturan2 yg dibuat Isaac Asimov dalam karya2 sci-fi-nya: 

The three laws of robotics :
1. A robot may not harm a human being, or, through inaction, allow a human 
being to come to harm.
2. A robot must obey the orders given to it by human beings except where such 
orders would conflict with the First Law.
3. A robot must protect its own existence, as long as such protection does not 
conflict with the First or Second Law.
(dikutip dari: http://en.wikipedia.org/wiki/Three_Laws_of_Robotics)

sampai2 waktu si Data diculik dan dijadikan barang koleksi (ST-TNG S3: The Most 
Toys), penculiknya pun manfaatin aturan2 itu. sehingga Data gak berani 
membunuh/melukai penculiknya. jadi di episode itu terlihat, bahwa ada dilema 
dalam diri Data karena ethical program itu. tapi dari proses pengambilan 
keputusannya -yg sepertinya dia modifikasi sendiri makna dari aturan nomor tiga 
di atas, atau mungkin juga ethical program nya Data memang sedikit berbeda-, 
akhirnya dia memutuskan untuk melawan penculiknya. itu pun untungnya dia keburu 
di-beam pas sewaktu dia sedang membidik phasernya ke si penculik.

jadi sebetulnya Star Trek bukan hanya mengacu ke Asimov dalam hal teknologinya  
(positronic brain) saja, tapi sampai ke program etikanya juga. 

terus... sebetulnya lagi nih, image atau pencitraan bahwa robot/AI itu bisa 
menjadi 'evil' itu peninggalan dari amerika (USA) jaman dulu-dulu. coba aja deh 
perhatiin, kenapa amrik dalam soal teknologi robot bisa kalah dari jepang 
misalnya? ya itulah alasannya, karena image-nya dari dulu2 itu kalo yg namanya 
robot udah pasti jahat. makanya asimov juga termasuk 'rebel' pada jamannya, 
karena nampilin robot2 yg gak evil. 

padahal kalo kita mau lihat2 di sekeliling kita udah beredar juga kok barang2 
yg mengandung unsur AI. mulai dari alat seperti camcorder/camera digital yg 
bisa menetralisasi guncangan sampe ke mesin cuci 'pintar', semuanya itu sudah 
memanfaatkan teknologi 'fuzzy', salah satu unsur dari AI selain sistem pakar, 
neural network dll.


ãndré


Eri wrote:
....
> 
> yah, yang kita takutkan kan adalah apabila AI dibuat terlalu pintar sehingga
> menghancurkan penciptanya sendiri.
> Seperti yang terjadi pada "The Builder" yang punah dibantai Robot2 ciptaan
> mereka sendiri (ST VOY S2: "Prototype")
> 
> Berarti temen2 sekalian, in one point in time in the future, men will be
> debating on how smart AI may be built.
> 
> And Let's see how the positronic affecting their judgments...
> 
> 
> Salam,
> Eri
> 
> 
> 


[EMAIL PROTECTED]
*Milis Penggemar Star Trek Indonesia
http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek
"...to boldly go where no Indonesian has gone before."
-----------------------------------------------------------
Website: www.indo-startrek.org
Email: indostartrek @ yahoo . com
Forum: www.indo-startrek.org/forum
Friendster: www.friendster.com/indost
=/\= ================================================= =/\= 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke