poligami sbg budaya..sangat mungkin...apalagi budaya patriaktis yg slalu bereferensi dari sudut padangan kebutuhan pria. Tapi sekali meng-"ya"-kan paligami...seharusnya pria 'berani' menerima kenyataan tuntutan poliandri.
Kalo tidak, ya jangan sekali-kali berfikir poligami..he he he ....saya pribadi sendiri sangat TIDAK setuju poligami apalagi memakai alasan agama. /iful ________________________________ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Ismanto Hadi Saputro Qapla' Bahkan Denobulan memandang aneh ras Human yg menolak poligami. Apakah poligami sebagai budaya (bukan agama) bisa masuk logika? Bagaimana dengan poliandri? Manto
