On 12/20/06, *riz aircooled* <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Tentu saja saya ingin lebih mengetahui penjelasan anda lebih jauh
mengenai:
> 1. Teori Subspace/Hyperspace
> 2. Warp buble
Ok.
> Apakah benar kecepatan warp adalah kecepatan yg selalu melebihi kecepatan
> cahaya?
> Berapa cepatkah kecepatan impuls?
Ya. Kecepatan Warp memang melebihi kecepatan cahaya.
Impuls dibawah kecepatan cahaya (mendekati cahaya) mengenai
> Apakah setiap pesawat terdiri dari 2 mesin (impuls dan warp)?
Ada 3: Thruster, impulse dan Warp
> Bagaimana teori energi yg dibutuhkan utk kedua teori di atas apakah ada
penjelasannya?
> Karena menurut Einsten energi yg dibutuhkan menjadi tak terhingga menurut
e-mail dari rekan yg lain.
Dalam Star Trek, atau apa pun yang menganut teori Warp bubble, pesawat TIDAK
memacu mesinnya untuk mencapai kecepatan melebihi cahaya. Hal ini tidak
mungkin (Einstein) karena energi yang dibutuhkan menjadi "tak hingga"
(e=mc2).
Oleh karena itu, maka digunakanlah warp-bubble yang dihasilkan oleh warp
engine. Warp bubble adalah sebuah medan di sekitar pesawat yang mengurung
ruang-waktu di sekeliling pesawat. Bubble membuat void di depan pesawat dan
menumpuk space di belakang pesawat sehingga pesawat dengan sendirinya
bergerak ke depan karena tersedot oleh void di depan / terdorong oleh
tumpukan space di belakang.
Dengan energi yang sangat besar, Bubble melengkungkan ruang-waktu (warp)
sedemikian rupa hingga jarak tempuh menjadi pendek dgn perubahan waktu yang
sangat kecil. Kecepatan yang dihasilkan melebihi cahaya (bagi pengamat dari
luar) namun sebenarnya pesawat di dalam bubble tidak pernah melanggar hukum
Einstein.
Mekanismenya begini: Dari reaksi partikel-antipartikel (yang dipakai adalah
deuterium & antideuterium) di warp-core, terhasilkanlah energi yang sangat
besar. Energi ini ditangkap di dalam sebuah chamber berbahan dasar khusus
dan dilindungi medan magnet besar yang menjaga agar energi tidak keluar.
Kemudian energi ditransfer dalam bentuk plasma = warp plasma, dan dialirkan
ke warp nacelle. Kemudian oleh plasma injector, warp plasma sengaja
dipertemukan dengan warp coil. Coil bereaksi dan menghasilkan Warp Bubble.
> Berikut ada pertanyaan menggelitik saya yg makin membuat saya penasaran:
> Bisakah, misalkan kita ada di dlm enterprise yg sedang melaju dalam warp
> speed,
baik itu dalam teori warp bubble atau subspace melihat datangnya pesawat
lain baik dari arah depan, blk atau samping?
> Saya jadi ingat beberapa waktu lalu episode enterprise di Indosiar dikejar
oleh pesawat kaumnya Silik dalam warp speed 4 ke atas lalu terjadi tembak
menembak dgn phaser yg menurut buku panduan star trek merupakan energi
murni, dimana semestinya energi murni bergerak dalam kecepatan cahaya,
bukankah karena kapal enterprise berada dalam kecepatan warp yg notabenenya
diatas kecepatan cahaya maka cahaya tembakan phaser seharusnya tidak lagi
terlihat, bukankah begitu?
IMHO:
Hanya ada satu cara bila dua pesawat yang melaju dalam kecepatan warp untuk
bisa saling bertemu. Atau bila kalimatnya saya rubah; Hanya ada satu cara
bila ada dua pesawat yang sedang mengatifkan warp bubble nya untuk saling
bisa bertemu, yaitu: "berada dalam satu bubble"
Maksudnya, saat Silik mengejar Enterprise, warp bubble di pesawat Silik
masuk/beririsan dengan warp bubble di Enterprise. Sehingga kedua pesawat
berada di satu bubble.
INGAT, space-time di dalam bubble adalah space-time yang terkurung; atau
space-time normal, namun terpisah dengan space-time di luar bubble.
Kalau sudah bersama2 berada di dalam bubble satu bubble, ya tentu saja
pesawat bisa saling menembak.
Ini menjawab pertanyaan lanjutannya:
Kenapa phaser bisa ditembakkan ke depan selagi pesawat melaju dalam warp?
JAWAB: karena pesawat yang berada di dalam warp bubble TIDAK pernah bergerak
lebih cepat dari cahaya. Tembak-menembak di dalam bubble adalah sama dengan
tembak menembak di luar bubble.
Ini juga berarti: pesawat tidak bisa melihat pesawat lain yang sedang
bergerak di dalam bubble. Kecuali dalam kondisi khusus. Misal, sebuah peswat
yang baru melesat dalam warp akan meninggalkan jejak/residu, berupa ion2
atau partikel seperti tachyon. Computer bisa melakukan perkiraan arah
perginya pesawat itu.
Di ST juga dikenal Long-ranged scanner dan subspace scanner. Yaitu pemindai
subspace. Scanner ini mampu mendeteksi apapun di normal space dan di
subspace.
Salam,
Eri
--
tix-oi sak-khet se-veh
("Live Long and Prosper")
[Non-text portions of this message have been removed]
[EMAIL PROTECTED]
*Milis Komunitas Star Trek Indonesia
http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek
"...to boldly go where no Indonesian has gone before."
-----------------------------------------------------------
Website: http://www.indo-startrek.org
Email: indostartrek @ yahoo . com
Forum: http://www.indo-startrek.org/forum
Friendster: http://www.friendster.com/indost
=/\= ================================================= =/\=
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/