Wah..tanya saja sama si bulenya yg bikin teknologi itu.
  Saya hanya memaparkan saja bahwa ada teknologi darurat, murah dan bukan saya 
penemunya.
  Pemda disana juga tentu punya alasan khusus kenapa itu yg dipilih dan dipakai.
  That's all
  Herdi
  wassalam

warbird692001 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          
Botol aqua dan/atau botol plastik lainnya tidak boleh dibiarkan
ditempat panas atau terkena sinar matahari, apalagi dijemur, karena
kimia plastik nya bisa terurai dan mengkontaminasi air nya. You drink
from it too often, you'll get cancer, mate.

Why is it so hard for you to believe that the cheapest and safe way to
drink water is to boil it before drinking? 
Of course minumnya kalau air nya udah dingin, kalau drinking boiling
water... that would be stupid! (Koq gaya gue jadi kaya lelucon Mel
Brooks gini ya.. ha ha ha) 

One honest question: were you born in the 12th century and only woke
up a couple of days ago? 
(That would make you the Vampire Lestat)... hmmm... are you??

Salam,
Indie

--- In [email protected], riz aircooled <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Untuk air bersih bakteri pada tingkat tertentu mungkin utk darurat
bisa dipraktekan teknologi murah dari Swiss utk penduduk di sekitar
gunung kidul kalau saya tidak salah.
> Tanpa perlu memasak. Ambil botol Aqua, cat salah satu sisinya dgn
warna hitam dgn rata dan tebal, isi air, lalu jemur di bawah matahari
selama 6-8 jam dgn sisi hitam di bagian bawah, walah... anda
mendapatkan air bersih..
> 
> Wassalam
> Herdi
> 



         

 
---------------------------------
TV dinner still cooling?
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke