Mas Ario, betul memang 'tugas kita' bukan hanya tugas manusia.
Kita disini kan banyak yang aliens.

Gitu yah... di jakarta gak bilang2. 
Gak ketemuan... 
Banjir di jakarta mah biasa.
Kalau macet ya dinikmati aja. Makanya kalau berkendara di jakarta bawa
salah satu dari items ini:

1. HP yang bisa 3G buat browsing.
2. E-book atau e-comic buat bacaan. Majalah atau novel juga boleh.
3. CD music atau MP3 yang lagu nya okeh.
4. Temen ngobrol di mobil (bisa temen, supir, atau via telpon / chatting).
5. Camera. Kalau macet bisa motret2 dan sering dapat object foto menarik. 
6. Laptop dengan dvd player, biar bisa re-run star trek sendiri. 

Kalau udah ada itu biarin macet sampe 2 jam, kita tetap enjoy.

Oh iya, Mas Ario, lu kebanyakan berpikir.
Kalau gue memang tidak mau memakai product makanan yang dibungkus
styrofoam karena peduli lingkungan. Gue gak gitu peduli apakah orang
lain mau melakukan itu atau tidak, yang penting gue percaya what I
have done will make a difference. If not for the world or for human
race, it makes a difference for myself. 
I do it because I care. I do not wish to take part in ruining our
homeworld. That's enough reason for me. 

Buat apa memikirkan apakah orang lain melakukan atau gak?
The facts are there for everyone to know. It's been informed to us.
So what we are going to do about it makes each individual different
from others. Kalau mikirin orang lain, maka gak akan ada tuh yang mau
jadi aktifis Green Peace. 

Sayang nya, sewaktu gue apply ke Green Peace, lamaran gue ditolak
dengan alasan kurang pengalaman. Geez... padahal I've been in and out
the jungles, naik turun gunung, keluar masuk kampung terpencil dan
kumuh, dll... it's still not enough. Mungkin di wilayah iklim tropis
atau di gunung gue udah pengalaman, gue mengaku sih belum ada
pengalaman di wilayah extreme yang 4 musim. Kemungkinan besar karena
itu gue ditolak. 

Ternyata gak gampang jadi member  Green Peace. Padahal waktu itu gue
ketemu Anggota Green Peace lagi mau menangkap basah perburuan ikan hiu
dan paus di ambon loh... Jadi gue apply ke Green Peace nya juga lewat
channel orang dalam. Tetep di tolak. Waaaaaks!!!

Salam,
Indie

--- In [email protected], "Ario Wirawan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>

> Sebaliknya, kalo gue berpikir "Ngapain repot-repot, toh orang lain nggak
> repot." Maka orang lain juga bisa aja berpikir seperti gue (juga nggak
> peduli). Akibatnya kalo gue sendiri menambah 1 ton limbah styrofoam
dalam
> setahun, maka 1000 orang yang berpikir sama dengan gue akan menambah
1000
> ton limbah styrofoam setahun.
> 
>  


Kirim email ke