Wa'alaikumussalam wr wb
  Ok thank Arlan
  Jadi tetap bisa ngirim topik religius lagi dong..?
  Wassalam
  Herdi

Arlandi Landjono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          
Assalamualaikum Herdi,

gue coba menjawab dalam role gue sebagai salah satu admin milis

sebenernya sih, milis Open2 aja kalau ada yg mau ngirim topik OOT. 
yg jadi masalah, karena milis ini gak cuma berisi orang2 yg cara berpikirnya 
sama, takutnya dari
tulisan2 di email akan menyinggung perasaan dari member yg lain. dan juga, 
karena email itu gak
ada penggambaran raut muka dari si penulisnya, gampang sekali utk menjadikan 
salah paham. 

mungkin A dan B udah saling kenal lama, dan mereka udah biasa diskusi/debat yg 
heboh. suatu waktu
mereka diskusi di milis seperti biasanya mereka diskusi. heboh. dg kata2 yg 
heboh pula. ternyata
ada member C yang ngikutin diskusi itu (karena milis, jadi setiap member pasti 
terima email kan)
jadi tersinggung. C membalas dg email yg panas. member D baca itu, jadi kebakar 
emosinya. balas
juga dia lewat email. akhirnya yg ada Flame-war di milis.

itu yg para admin takutin terjadi di milis. karena efeknya bisa jadi akan 
banyak member yg jadi
males, dan akhirnya cabut. udah sering terjadi di milis yg anggotanya banyak, 
riwayat milisnya
berakhir kayak gini. 

jadi yg dihentikan adalah diskusi yg menurut pertimbangan admin sudah memanas. 
bukan menghentikan
topik yg dikirim. toh kalau ada yg mengirim topik apa aja, admin gak 
menghalangi, karena email yg
masuk ke milis ini gak di-screening dulu. udah beberapa kali kan kejadian masuk 
email dari para
"Ferengi"?

--- riz aircooled <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assalamu'alaikum Eri,
> 
> Setelah saya off beberapa lama saya tdk tahu perkembangan diskusi dari 2 
> topik yg saya angkat.
> Apakah ternyata perkembangannya jadi begitu mengkwatirkan sekali sehingga 
> harus dihentikan?
> Setelah saya baca aturan sepertinya tidak ada yg dilanggar dari 2 topik yg 
> diangkat.
> 
> Kalau menurut saya lihat, masih biasa saja.
> Bukankah selama order baru kita dilarang berdiskusi ttg hal spt ini walau dgn 
> topik berbeda.
> Lalu kita menjadi takut membicarakannya ? Apakah ternyata kita belum dewasa 
> sampai saat ini ? 
> Bukankah 2 topik yg sy angkat adalah jendela atau sarana utk kita berlatih 
> open mind ?
> Open mind ada karena ada pendapat yg berbeda.
> Walaupun ada kekukuhan dalam perdebatan selama tidak menjadi debat kusir 
> bukankah itu adalah
> suatu hal yg wajar?
> 
> Toh dalam memupuk kedewasaan untuk memahami satu dgn yg lain, wilayah publik 
> seperti mailing
> list adalah sarana berlatih yg sangat bagus sekali. 
> Dalam sejarah Indonesia Natsir yg seorang tokoh Islam berdebat kuat dgn 
> seorang tokoh Katolik
> (maaf saya lupa namanya) dalam parlemen Indonesia dahulu. Tidak hanya dalam 
> masalah kenegaraan
> tapi juga masalah idiologi dan keyakinan. Kalau saja orang tdk mengenal 
> mereka pasti mengira
> mereka sdg ribut besar dan merusak keharmonisan negara. Tapi diluar 
> perdebatan dan diluar
> parlemen mereka terkenal sebagai 2 org sahabat yg erat, sering ngopi berdua, 
> keluarga mereka
> bahkan berhubungan sangat erat.
> Saat ini saya kira bangsa Indonesia tgh belajar seperti mereka kembali. 
> Mencoba utk tidak
> takut membicarakan perbedaan di tataran publik.
> Anda bisa lihat tulisan saya dan replay yg saya berikan, hanya paparan, bukan 
> hasutan, tdk ada
> nada serangan, bersikukuh dgn pendapat saya iya memang, tapi sejauh ini 
> adalah hanya tulisan
> opini utk memaksakan kehendak saya kira secara logika kan tdk bisa dan tdk 
> mngkin, apalagi dalam
> mailing list seseorang tidak dapat dan tdk mungkin memaksakan kehendak 
> pikirannya kepada org
> lain, karena sarananya hanya tulisan saja. Anda bisa lihat malah beberapa 
> tulisan sangat jelas
> menyerang 2 tulisan saya tsb tapi toh tdk saya tanggapi dgn serangan jg kan.
> 
> Apakah anda sebagai moderator sdh memikirkan hal ini fairly,wisely and deeply 
> ?
> Dan sebagai moderator memang andalah yg berhak memaksakan topik ini harus 
> berhenti.
> Dan saya menurut saja.
> I rise my hand of my keyboard 
> Apakah ini berarti saya tdk bisa menulis lagi baik ttg topik religius dan 
> topik lainnya ?? 
> 
> Terima kasih
> Wassalam
> Herdi
> 
> Eri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Hi
> 
> Saya menjadi khawatir atas diskusi yang sedang berlangsung akhir-akhir ini
> di milis kita.
> Saya harap diskusi bisa dihentikan.
> 
> Diantara subject yang saya maksud untuk dihentikan diskusinya adalah:
> 
> - Siapakah Penemu Teori Relativitas Sesungguhnya?
> - Air Hujan dari Sisi Religius
> - Ozon Layer and Making a difference
> 
> ----------------------------------------------------------
> 
> Diskusi dihentikan bukan kanrena topiknya tidak bagus, melainkan karena
> salah satu atau beberapa pihak merasa terusik dan berpotensi menjadi konflik
> berkepanjangan mengenai prinsip; yaitu Agama. Harap semua anggota milis
> mengerti himbauan ini dan turtut mendukung demi keharmonisan dan
> kelanggengan milis kita.
> Jikalau penasaran ingin melanjutkan, silahkan menggunakan jalur pribadi.
> 
> Star Trek mengajarkan keterbukaan pikiran kepada kita semua dan sama sekali
> tidak mengajarkan superioritas satu komunitas terhadap komunitas lainnya.
> Milis ini terbentuk karena kita adalah pencinta Star Trek yang mengambil
> intisari positif dari film tersebut.
> Boleh saja berdiskusi corss-over antar satu agama dengan agama yang lain,
> tapi tidak saling kukuh, masing-masing harus bisa dan mau menerima pendapat
> orang lain walaupun dirasa tidak mengena atau tidak pas. Diskusi tidak harus
> berakhir dengan berpihak di satu kelompok, melainkan cukup dengan sharing
> knowledge; yaitu satu anggota memahami pendapat anggota lainya.
> 
> Demikian, Atas pengertiannya saya ucapkan terima kasih.
> Milis ini sangat menarik dan sangat dinamis, mari kita jaga bersama kondisi
> ini.
> 
> Salam kompak,
> Moderator.
> 
> -- 
> tix-oi sak-khet se-veh
> ("Live Long and Prosper")
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> We won't tell. Get more on shows you hate to love
> (and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> [EMAIL PROTECTED]
> *Milis Komunitas Star Trek Indonesia
> http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek
> "...to boldly go where no Indonesian has gone before."
> ----------------------------------------------------------
> Website: http://www.indo-startrek.org
> Email: indostartrek @ yahoo . com
> Forum: http://www.indo-startrek.org/forum
> Friendster: http://www.friendster.com/indost
> =/\= ================================================= =/\= 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 

a.r.l.a.n


________________________________________________________ 
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai perlindungan terbaik terhadap spam. 
http://id.mail.yahoo.com/


         

 
---------------------------------
Need a quick answer? Get one in minutes from people who know. Ask your question 
on Yahoo! Answers.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke