Don't count me in. Gue ndak setuju.

Masa harus dipaksa menerima e-mail... memang nya bayi yang harus
disuapin. Terserah gue dong, mau masuk ke restoran yang mana dan pilih
makanan apa... 

Gue sih ikutan mail list yang anggota nya ribuan dari seluruh dunia,
tetap aja boleh browse lewat web. 
Bedanya, kalau kita reply, gak langsung masuk mail list, tapi semuanya
moderated. 

Salam,
Indie

--- In [email protected], "Keanu R" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> yah...nama nya juga anggota,
> bisa nya hanya menerima :)
> 
> tapi kalo' boleh usul,
> coba lihat statistik nya,
> kalo' masih 1 dalam 2 bulan sih,
> masih sehat-lah.
> 
> untuk ngumpulin persetujuan dalam jumlah yang memenuhi qourum berapa
> lama/? lebih efektif keputusan di-ambil oleh dewan admins, terus di
> kasih alasan nya. saya kira hampir semua setuju2 aja.
> 
> Salam 
> MN
> 


Kirim email ke