42 km/sec = 2520 km/minute = 151 200 km/hour...
Kecepatan cahaya kl ga salah 300 000 km/hour ya?
Berarti setengahnya dong...
But...
Kalo soal pindah memindah sih, di Indo ini (kl ngomongin mistik) banyak
yg bisa kaya gitu...
ga aneh....istilah kerennya sistem teleportasi
tradisional......begitulah....
Seharusnya yg dianggap 'mistik' sekarang itu dikaji oleh science, siapa
tahu bisa di 'science'-kan dan dibuat teleportation yg mirip2 di star
trek itu...
________________________________
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of rizaircooled
Sent: 2. toukokuuta 2007 0:40
To: [email protected]
Subject: [Indo-StarTrek] Buku
Assalamu'alaikum
Ketika kemarin saya jalan2 ke toko buku Wali Sanga nggak sengaja
ngelihat buku dengan judul yg agak mengejutkan, Dajjal "Sudah"
Muncul
di Khurasan.
Buku ini saat ini amat laris sudah memasuki cetakan ke 9.
Buku ini menceritakan seseorang bernama Sai Baba yg memiliki
ciri 90%
kemiripan dengan Dajjal yg muncul diakhir jaman.
Diantaranya: Ia muncul di desa sebelah timur Khurasan di India,
jutaan
orang telah menjadi pengikutnya dari berbagai suku agama dan
negara,
memiliki kemampuan merubah sesuatu menjadi emas, mampu
menurunkan dan
menghentikan hujan seketika, mampu mengeluarkan tepung roti dai
tangannya, dan yang menarik mampu berpindah tempat secara
sendiri
maupun dengan seseorang jemaahnya dengan kecepatan 42 km/detik
dll.
Saya kira kecepatan 42km/detik kalau benar adalah merupakan
kecepatan
tertinggi alat transportasi saat ini yg dilakukan manusia.
Kalau memang benar Dajjal telah muncul di fase pertama, maka
segala
teknologi yg terus dikembangkan para ilmuwan untuk mencapai Star
Trek
Teknologi sepertinya tidak akan pernah tercapai secara
menyeluruh. Dan
berkaca pada sejarah manusia dimana banyak bangsa begitu maju
musnah
entah kemana, kaum Aad, kaum Saba dsb. Hanya fragmen misterius
yg
menjadi buktinya (www.world-mysteries.com,
www.sacred-texts.com)juga
reruntuhan bangunan.
Saya agak pesimis tapi anggaplah ini sebagai peringatan, dan
tetap
harus optimis, "Jikalau kiamat sudah di depan mata dan di
tanganmu ada
sebiji tanaman, maka tanamlah biji tersebut"
Wassalam
Herdi
[Non-text portions of this message have been removed]