God, how do you know all this? Dari baca jurnal science pas nungguin hasil analisis nebula yang lo temuin dalam perjalanan ke Thallon (sector 221-G) waktu lo ikut USS Excalibur? Gue jadi curiga lo ini sebenernya orang masa depan yang pindah waktu ke masa kini deh, Er. And you know what, it really does make years of my belief go down the drain. He he he... dan kayaknya bukan karena kita dengerin walkman atau ngantuk di kelas.
Tell me one thing, mister science officer, sir... just out of curiosity. Jadi gravity itu (let's say, gravity on Earth) nggak ada hubungannya dengan rotasi Bumi? So whether Earth is rotating or not doesn't make a difference and it would still have gravity? Please, this would really make my day. Ario Ps: It's interesting you said, "Tanpa disadari atom-atom pada telapak kaki kita..." Betul, tanpa disadari! Oleh kita-kita "orang biasa" di sini. But not to you. Bisa jadi lo ini seperti Kes. You can actually hear what these atoms and particles are saying to one another. Fascinating, really! _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of ERI untuk asal usul gravitasi: Jawabannya akan panjang... :-) tentunya "massa" suatu benda menentukan besak kecilnya gaya gravitasi. partikel dengan massa = 0, yaitu cahaya, dimungkinkan tidak memiliki gravitasi, atau gravitasinya kuecil sekaleeee... = nol. kenapa massa berbanding lurus terhadap gravitasi? begini: gravitasi adalah suatu gaya / force yang di-hantar-kan oleh pertikel koresponden (boson) bernama "graviton" boson bernama graviton ini adalah partikel fundamental yang ada di setiap partikel. nah, banyak-nya partikel dalam penyusun suatu benda menunjukkan besar massa dari benda tersebut. maka, semakin besar massa suatu benda maka graviton yang dipancarkannya pun semakin banyak jumlahnya. INI ARTINYA; semakin besar massa, semakin banyak graviton, semakin besar pula gravitasi benda tersebut. Lalu bagaimana gravitasi "mempengaruhi" benda lainnya? begini: suatu benda A mengirimkan graviton A ke benda B di sebelahnya. graviton A membawa pesan, "halo.. saya bernama graviton A... saya akan menarik kamu..." graviton dari benda B bernama graviton B juga melakukan hal yang sama kepada benda A. graviton B bertemu Graviton A dengan pesan, "halo juga... saya graviton B juga akan menarik kamu ya... boleh kan?" akhirnya graviton A dan Graviton B saling bertukar pesan yaitu "Tarik". Inilah peristiwa saling tarik menarik antara dua buah benda. =========== Tanpa disadari atom-atom pada telapak kaki kita juga menghantarkan graviton kepada bumi dan bumi pun menghantarkan gravitonnya ke telapak kaki kita... inilah kenapa kita tetap menempel pada bumi. Salam, Eri [Non-text portions of this message have been removed]
