Aaarrrghhhh! I hate time travel! :-))
Salam, Eri Arlandi Landjono wrote: > > > --- Ario Wirawan <[EMAIL PROTECTED] <mailto:ario%40startrek.or.id>> > wrote: > > > > > Dengan maneuverability yang lebih rendah, cube tentunya tidak sempat > > menghindar dan nyemplung langsung ke dalam rift. Di tengah jalan (posisi > > cube setengah masuk rift) chief engineer starship menutup rift tersebut > > sehingga cube yang baru setengah masuk itu terpecah di tengah2 dan > seluruh > > crew bersorak kegirangan. > > > > > > > > Gimana caranya supaya Borg nggak tahu starship membuka rift in > space? Nggak > > tahu juga sih. Tanya Eri? He he he... > > > > hehehehe... > gue gak yakin eri akan setuju kalau rift in spacenya sampai membuka > lubang ke another time in the > past like i'm going to suggest below > > > Atau alternatif lain adalah, riftnya bukan bikinan, tapi natural > phenomenon > > yang opening and closing at certain interval yang telah diketahui > oleh crew > > starship sebelum bertemu cube. Kalo seperti ini, yang diperlukan > cuma main > > timing. > > > > or, > rift buatan memang bisa menghancurkan borg cube > tapi ternyata ledakan gak total menghancurkan borg cube yg berada di > "sisi satu lagi". > one single borg is alive and floating in space somewhere in the past > > a.r.l.a.n > > ________________________________________________________ > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! > http://id.yahoo.com/ <http://id.yahoo.com/> > > -- Salam, Eri tix-oi sak-khet se-veh ("Live Long and Prosper")
