Saya menilai topik ini menarik, semoga tidak di judge terlalu cepat
sebagai hal2 yg non-star trek seperti yang terjadi pada waktu yg
terdahulu.
Komentar saya:
Saya percaya bahwa alam itu menyimpan banyak rahasia dan bahkan 'time'
sendiri menyimpan banyak rahasia. Time yg kita tahu berjalan linier
(bahkan di star trek pun masih ada anggapan demikian), tetapi apakah
benar demikian?
Demikian juga dengan makhluk2 ini. Dahulu saya pernah menonton film
'Merlin'. Di akhir cerita, digambarkan bahwa orang2 sepakat menolak utk
mempercayai keberadaan satu spirit - dan akhirnya spirit itu digambarkan
lenyap. Jadi apakah yg namanya 'makhluk'2 ini hanya 'tampil' jika ada
org yg percaya??
Ttg Star Trek, ada satu episode di mana Archer dan crew sampai di rogue
planet..di situ Archer bertemu dengan cewe yg cantik banget dan sedang
lari2.
Parahnya yg diinget Archer, selain cantik dan *ehm* memakai gaun tidur
yg *ehm* tipis....eh..si Archer punya feeling bahwa kok rasanya kenal
ya.......sama cewek ini...ternyata....cewek ini adalah alien yg dapat
berubah bentuk sesuai dengan yg melihat....kebetulan yg dipakai sebagai
acuan adalah memory archer ttg cerita masa kecilnya...
Jadi apakah bentuk 'makhluk dunia lain' yg sering kita bahas adalah
merupakan projeksi dari memori kita????
Kalo dipikir ini layak didiskusikan...silakan lanjut....
________________________________
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Sharif Dayan
Sent: 29. toukokuuta 2007 23:45
To: [Indo-StarTrek]
Subject: [Indo-StarTrek] Dimensi lain (dh: TimeTravel,
Sci-Fi-lagi)
Salam Sejahtera...
Pada Selasa, 29 Mei 2007, E r i menulis:
> wah... "Jin" dong....
> warbird692001 wrote:
> > ternyata mereka adalah juga penghuni bumi ini. Kita gak bisa
liat
> > mereka, mereka juga gak bisa liat kita.
> > Jadi di bumi ini ada reality lain yang mahluk nya gak
humanoid. Lebih
> > seperti dunia insects jaman purbakala karena bentuk nya
besar2 dan aneh2.
Teman kuliah saya dulu ada yang memiliki kemampuan melihat
makhluk yang bukan berada dalam
'tempat' yang sama dengan kita. Kalau saja ia tidak saya kenal
baik selain karena ia saleh
menjalankan syariat keagamaannya, saya pasti akan menyebutnya
pembual.
Makhluk yang ia lihat tidak dapat ia lukiskan menggunakan
kata-kata, yang hanya ia
sebutkan tidak menyenangkan disaksikan berdasarkan wujudnya.
Saya mengetahui hal ini
karena ada yang mengungkapkan bahwa ia ternyata memiliki
kemampuan 'menyembuhkan' orang
yang kerasukan.
Pertanyaannya: apakah kita sedang membicarakan hal yang sama,
terlepas dari baju keimanan
? Alam ini menyimpan banyak rahasia yang pengungkapannya menjadi
menarik ketika digunakan
kerangka keilmuan, baik nyata (real) mau pun khayali (imaginer).
Sharif Dayan
[Non-text portions of this message have been removed]