Nguji kemampuan gue ah. mau coba jawab :D OK begini Cara konvesional untuk mengirim pesawat keruang angkasa adalah dengan roket, yang diluncurkan dari darat. Lokasi peluncuran ini sangat penting, karena memanfaatkan rotasi bumi secara maksimal dan lebih memudahkan mencapai orbit. Selain itu, biaya lebih murah dan daya angkut lebih besar. Makanya, US meluncurkan shuttle nya dari Cape Canaveral - Florida (duhh jadi inget dulu serial the Cape, ada Bobbie Phillips.cakep oiii) yang dekat dengan Katulistiwa, dan European Space Agency dari Kourou, Guyana Perancis.
Alternatif lain adalah launch bukan dari darat, tapi dari udara. Jadi Roketnya diangkut dulu dengan pesawat super gede punya Rusia (ntah diangkut di dalam badan pesawat atau diangkut di punggung atau perut pesawat itu)... nanti sesudah sampai di ketinggian optimal, baru roket itu dilepas, lalu diluncurkan ke orbit. Dengan cara ini, jauh lebih irit... Nah Biak akan dijadikan pangkalan peluncuran ini. Jadi roketnya dirakit di Biak, dan pesawat juga parkir di Biak. Tempat ini namanya kosmodrom. Pemda Biak dan Lapan sudah nego dengan pemerintah Rusia untuk membangun kosmodrom ini... Cuma hasil searching, ada berita kurang enak nih : "Lapan Gonjang-ganjing, Proyek Biak Kelap-kelip? Gara-gara perombakan eselon I, Lapan bergejolak. Pejabat baru dituding masih tersangkut kasus di Kejaksaan Agung. Proyek kawasan lepas landas roket di Biak terancam gagal?" Mau baca berita selengkapnya nggak bisa, kudu bayar atau cari di majalah gatra http://www.gatra.com/2007-04-30/majalah/beli.php?pil=23&id=104332 Kalau ada salah-salah tolong dikoreksi... Thio ________________________________________ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Alidjaja Ivan Sent: 28 Agustus 2007 9:53 To: [email protected] Subject: RE: [Indo-StarTrek] Astronomi di Indonesia (dh: TIDAK BENAR; bumi akan memiliki 2 bulan.) Bung Syarif Perlu di-refresh ttg Kosmodrom Biak project ini.. Bisakah? IS
