kayanya udah ditemukan bos..
 
the next frontier buat manusia pada saat ini adalah warp 1....(gw
terlalu science fiction ga ya?)..
 
________________________________



        From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of ERI
        Sent: 29. elokuuta 2007 9:10
        To: [email protected]
        Subject: Re: [Indo-StarTrek] Astronomi di Indonesia (dh: TIDAK
BENAR; bumiakan memiliki 2 bulan.)
        
        

        Kalau ingin anti-gravitasi, maka materi tersebut harus
senantiasa 
        bergerak minimal secepat 11.2 km/detik vertical terhadap
permukaan bumi. 
        ini adalah "escape velocity" bumi (bisa baca di : 
        http://en.wikipedia.org/wiki/Escape_velocity
<http://en.wikipedia.org/wiki/Escape_velocity> )
        
        Jadi bagaimana caranya agar materi pesawat bisa bergerak dengan 
        kecepatan itu? Jawabnya: Ya dengan menempelkan roket di pesawat
seperti 
        yang telah dilakukan NASA selama ini.
        Roket itu membawa pesawat terbang vertical dengan kecepatan 11.2
km/detik.
        
        Adakah cara lain? apakah maksudnya untuk kita menemukan materi
alamiah 
        yang sejak terciptanya sudah bergerak 11.2 km/detik?
        
        Mungkin bisa saja dengan cara membungkus materi dengan medan
energi yang 
        memiliki gaya tarik negative sebesar 11.2 km/detik.
        sehingga saat materi di-charge dengan medan energi, ia akan
melayang 
        tanpa beban. dan terus melayang hingga ke orbit.
        
        hmmm... gimana?
        
        Salam,
        Eri.
        
        Eka Budhiman wrote:
        >
        > Hi Ivan,
        >
        > Sampai saat ini masih belum kelihatannya.
        > Manusia belum punya teknologi utk sampai ke taraf itu.
        > Gosip beritanya NASA sedang bikin percobaan utk
        > menciptakan matter-antimatter engine persis spt yg
        > dipakai federation.
        > Kalau ini menjadi kenyataan baru seru.... itupun kalau
        > mereka bisa menemukan cara utk membuat internal
        > damper. kalau tidak begitu pesawat accelerate, semua
        > manusia didalamnya akan tergencet gepeng ke dinding
        > belakang.
        > Lalu musti ada main deflector, bila tidak meteor
        > sekecil apapun akan menembus pesawat sampai bolong2.
        > Jadi masih jauh deh ... :(
        > Not in our lifetime... too bad....
        >
        > Eka
        > --- Alidjaja Ivan <[EMAIL PROTECTED]
<mailto:ivan.alidjaja%40formin.fi>  
        > <mailto:ivan.alidjaja%40formin.fi>> wrote:
        >
        > >
        > > tanpa bermaksud ngehayal...
        > > kalo NASA udah kirim org ke bulan puluhan tahun yg
        > > lalu, mustinya
        > > sekarang anti-gravity udah ditemukan (kt-nya sih
        > > udah)..
        > > kok ga dipake ya? masih pake roket dan cara2
        > > konvensional seperti ini?
        > >
        > >
        > > ________________________________
        > >
        > > From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>  
        > <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
        > > [mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>  
        > <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>] On Behalf Of
        > > Eka Budhiman
        > > Sent: 28. elokuuta 2007 14:14
        > > To: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>  
        > <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
        > > Subject: RE: [Indo-StarTrek] Astronomi di Indonesia
        > > (dh: TIDAK
        > > BENAR; bumi akan memiliki 2 bulan.)
        > >
        > >
        > >
        > > Hi Thio,
        > >
        > > Nambahin aja nih.
        > > Launching dari udara tidak memungkinkan utk
        > > mengangkut
        > > roket atau pesawat yg mau diluncurkan di dalam
        > > maupun
        > > di punggung pesawat.
        > > Posisi yg paling memungkinkan adalah di bawah
        > > pesawat
        > > pengangkut.
        > >
        > > Dibutuhkan banyak sekali bahan bakar utk bisa
        > > mengorbit dan bila pesawat / roket diangkut di
        > > dalam
        > > pesawat pengangkut roket tsb tidak bisa besar
        > > ukurannya yg berarti tidak bisa bawa banyak fuel.
        > > Saat launching juga susah, karena utk membuka pintu
        > > cargo di ketinggian agak susah karena akan menambah
        > > drag utk pesawat tsb, lagi pula setelah diluncurkan
        > > susah utk roket tsb mencari posisi yg tepat sebelum
        > > menembakkan boosternya. Selain itu juga bisa
        > > menabrak
        > > atau bahkan menghancurkan pesawat pengangkutnya.
        > >
        > > Bila dipunggung pesawat, saat menyalakan booster
        > > pesawat, semburan apinya akan menghancurkan pesawat
        > > pembawanya.
        > > Di internet, bila melihat ada space shuttle yg
        > > diangkut di punggung pesawat, itu hanya utk
        > > transport
        > > saja, bukan posisi peluncuran.
        > >
        > > Posisi yg paling memungkinkan utk meluncurkan
        > > adalah
        > > di bawah / perut pesawat. Sama seperti missile di
        > > pesawat fighter.
        > > Missile tsb waktu ditembakkan, akan mentrigger
        > > pelepasan dockingnya dan setelah jatuh dalam jarak
        > > aman dari pesawat akan menyala boosternya.
        > > Namun utk hal ini, perlu dipikirkan bagaimana
        > > susunan
        > > pesawat pengangkut, karena kalau roketnya (yg harus
        > > besar karena mengangkut bahan bakar banyak) ada di
        > > perut pesawat, bagaimana pesawat pengangkut bisa
        > > take
        > > off dari landasan pesawat? :)
        > > Berapa panjang landing gear pesawat pengangkut agar
        > > bisa mengakomodir roket di perutnya?
        > > Sehingga kelihatannya hanya mungkin utk roket
        > > berukuran kecil saja, tidak bisa terlalu besar.
        > >
        > > Susah juga ya, science ngak bisa ditawar-tawar.. :)
        > >
        > > Eka
        > >
        > > --- "Thio [EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]
<mailto:titan%40indo.net.id>  
        > <mailto:titan%40indo.net.id>
        > > <mailto:titan%40indo.net.id> > wrote:
        > >
        > > > Alternatif lain adalah launch bukan dari darat,
        > > tapi
        > > > dari udara. Jadi
        > > > Roketnya diangkut dulu dengan pesawat super gede
        > > > punya Rusia (ntah diangkut
        > > > di dalam badan pesawat atau diangkut di punggung
        > > > atau perut pesawat itu)...
        > > > nanti sesudah sampai di ketinggian optimal, baru
        > > > roket itu dilepas, lalu
        > > > diluncurkan ke orbit. Dengan cara ini, jauh lebih
        > > > irit...
        > > >
        > > > Thio
        > > > ________________________________________
        > >
        > >
        > >
        > __________________________________________________________
        > > Be a better Globetrotter. Get better travel answers
        > > from someone
        > > who knows. Yahoo! Answers - Check it out.
        > >
        > >
        > http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469
<http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469>  
        > <http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469
<http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469> >
        > >
        > <http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469
<http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469>  
        > <http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469
<http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469> >>
        > >
        > >
        > >
        > >
        > >
        > >
        > >
        > > [Non-text portions of this message have been
        > > removed]
        > >
        > >
        >
        > __________________________________________________________
        > Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life,
your 
        > story. Play Sims Stories at Yahoo! Games.
        > http://sims.yahoo.com/ <http://sims.yahoo.com/>
<http://sims.yahoo.com/ <http://sims.yahoo.com/> >
        >
        > 
        
        

         



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke