Hi guys, Gw penuhi janji gw nih. Gw pingin berbagi cerita sedikit. yang bosen yah, ga apa-apa. yang mules silahkan.
Upaya penggabungan teori Relativitas dengan Quantum dan penggabungan 4 forsa (force, gaya) fundamental alam ternyata membawa misteri baru bagi manusia Setelah teori superstring diperkenalkan, yang tadinya diyakini sebagai teori pamungkas dan kandidat kuat dari 'Theory of Everything', ternyata teori ini pun terpecah menjadi 5 teori. So much for the single theory of everything, eh? ----- Sebelum lanjut, gw tinjau dikit mengenai teori superstring ini ya. Theory supertring mengajak kita memulai pamahaman baru mengenai partikel. kalo dulu kita bayangkan partikel berbentuk bola atau titik, maka di theory superstring, partikel adalah sebuah tali super kecil yang memiliki panjang saja (berdimensi 1), dengan minimum panjang sesuai skala Plank terekecil. (kuecil banget!). Tali (string) nan kecil ini bergetar menghasilkan materi dan energi. Semua partikel materi dan energi adalah hasil variasi getar dari satu species string yang sama. Tidak ada string jenis anu atau yang lain. hanya satu species itu aja. Pemahaman dasar akan bentuk partikel ini merubah segalanya. Teori ini sangat indah dan mampu menggabungkan Relativitas dan Quantum dengan sangat baik. Teori superstring dikukuhkan sebagai teori yang baik setelah sebuah pertikel rekaan yang diramalkan keberadaanya oleh teori ini terbukti. partikel itu adalah graviton (=partikel pembawa gaya gravitasi) Namun ada 3 kendala pada teori ini, yaitu: SATU. forsa gravitasi masih membandel untuk bisa digabungkan. Ada 4 forsa fundamental alam; forsa kuat, forsa lemah, forsa elektromagnetic, dan forsa gravitasi. Menggabungkan keempat forsa ini bertujuan untuk mengerti mekanika big bang, penciptaan alam semesta. 3 forsa berhasil digabungkan, namun gravitasi belum bisa. Teori relativitas dan teori mekanika quantum saling menjatuhkan saat persamaan matematis dibawa ke gaya graviasi di tingkat quantum. DUA. Persamaan matematis teori supertring hanya bekerja baik di semesta 10 dimensi (9 dimensi ruang + 1 dimensi waktu) Mereka sementara itu meyakini bahwa dimensi extra itu ada disekeliling kita namun terpilin (manifold) sangat kecil sehingga kita tidak mampu merasakannya. dua Orang ahli matematika mencoba memvisualisasikan terpilinnya dimensi extra itu yang disebut manifold calabi-yau. TIGA. Toeri superstring terpecah menjadi 5 teori. ----- oke lanjut lagi. Kemudian di tahun 1995, seorang fisikawan Amerika bernama Edward Witten (dianggap sebagai orang tercerdas dan paling genius di muka bumi saat ini, juga disebut sebagai 'the truly successor of Einstein') mengemukakan teorinnya yang berhasil menggabungkan 5 teori superstring.yang ada saat itu. Ia memperkenalkan toerinya; M-Theory. Ia berpendapat bahwa kelima toeri superstring itu sebenarnya sama. seperti menemukan gajah dalam kegelapan, ada yang menemukan kakinya duluan, kepalanya duluan, ekornya duluan, padahal mereka sebenarnya menemukan hewan yang sama, yaitu gajah. M-Theory memberi penerangan dalam kegelapan sehingga mereka mampu melihat wujud 'gajah' itu. M-theory berhasil gemilang dengan melibatkan 1 dimensi ruang lagi. Sehingga persamaan matematis M-theory bekerja sempurna di semesta 11 dimensi (10 ruang + 1 waktu). Semakin aneh ya? Mengapa dimensi extra itu harus kecil dan terpilin, pada M-Theory, dimensi extra tidak harus kecil. melainkan sangat besar. Edward Witten memperkenalkan konsep "membrane" atau disingkat "brane" String2 berdimensi satu itu (= 1 brane) bergetar dengan ujung2 nya bertumpu pada lembaran dua dimensi (= 2 brane). Dan juga ada yang bertumpu pada dua buah lembaran 2 branes Jarak antara lembar-lembar 2 dimensi itu (atau jarak antar 2 branes) adalah dimensi ruang ke-3 (yaitu semesta kita). M-Theory meyakini bahwa kita hidup di sebuah braneworlds - alam semesta yang kita tinggali ini adalah semesta 3 dimensi = 3 branes. Nah perhatikan baik-baik. Dimana dimensi-ruang extra yang ke 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10? Kalau alam semesta kita adalah 3 branes, maka dimensi-ruang ke 4 merupakan jarak antar 3 branes (semesta kita) dengan 3 branes yang lainnya. Membentuk sebuah ruang baru = 4 branes Bayangkan sebuah dunia di dalam televisi. orang2 yang berada di dalam televisi tidak menyadari bahwa mereka hidup di alam 2 dimensi-ruang dan sedang diamati oleh kita yang hidup di alam 3 dimensi-ruang. Jarak antara kita dan televisi adalah sebuah dimensi ruang ke 3 yang tidak dimiliki semesta di dalam televisi. Dimana dimensi-ruang ke-5? Dimensi ruang ke-5 adalah jarak antar 4 branes. Membentuk sebuah semesta ruang baru = 5 branes. Dimensi ruang ke-6 adalah jarak antar 5 branes. Membentuk sebuah semesta ruang baru = 6 branes. Dimensi ruang ke-7 adalah jarak antar 6 branes. Membentuk sebuah semesta ruang baru = 7 branes. Dimensi ruang ke-8 adalah jarak antar 7 branes. Membentuk sebuah semesta ruang baru = 8 branes. Dimensi ruang ke-9 adalah jarak antar 8 branes. Membentuk sebuah semesta ruang baru = 9 branes. Dimensi ruang ke-10 adalah jarak antar 9 branes. Membentuk sebuah semesta ruang baru = 10 branes. Bila semesta kita adalah lapis ke nol, maka: 4 braneworlds = lapis pertama 5 braneworlds = lapis kedua 6 braneworlds = lapis ketiga 7 braneworlds = lapis keempat 8 braneworlds = lapis kelima 9 braneworlds = lapis keenam 10 braneworlds = lapis ketujuh Sudah mulai mules dan pingin ke belakang? silahkan... saya tunggu... hehehe atau semakin menarik pembahasannya? ayo kita lanjutkan sedikit lagi... Perlu diingat bahwa semua ini adalah hasil dari perhitungan persamaan matematis, melibatkan teori2 yang ada (relativitas, quantum, dll) yang pernah terbukti sesuai pengamatan. bukan ide asal-asalan. Bagaimana manusia membuktikan kebenaran M-Theory? Forsa kuat, forsa lemah dan forsa elektromagnetik (cahaya) tidak bisa meninggalkan braneworlds yang menjadi semestanya dalam hal ini 3-branes Cahaya tidak mampu pergi ke 4-braneworlds makanya kita tidak bisa mengandalkan cahaya untuk mendeteksi dimensi extra.begitu pula dengan kedua forsa yang lainnya. Namuan berbeda dengan yang satu ini; yaitu graviton. sebuah partikel penghantar forsa gravitasi. sebuah partikel penting khas toeri superstring yang terbukti keberadaanya. Hanya gravitasi yang bisa meninggalkan braneworld dan berada di braneworld lainnya. String yang bergetar dan membentuk graviton ini merupakan satu2-nya string yang bersifat khusus mampu bertumpu antara braneworlds Dengan bermodalkan pengetahuan ini, maka dibangunlah sebuah fasilitas khusus yaitu "Laser Interferometer Gravitational Wave Observatory" (LIGO) oleh California Institute of Technology (CIT) bekerja sama dengan Massachusetts Institute of Technology (MIT). LIGO berfungsi menangkap gelombang gravitasi khusus yang membawa signature unik dari dimensi lain. Dalam beberapa tahun lagi kita bisa tau apakah M-Theory benar. Tambahan: Lalu, dimana dimensi waktu. Pada pembicaraan ini, dimensi waktu adalah kekal adanya. Sumber: "The Fabric of the Cosmos" by: Brian Greene. "Universe in a Nutshell" by: Stephen W. Hawking must read books!
