Salam Sejahtera... Pada Selasa, 18 September 2007, Keanu R menulis:
> Ngomong2 soal mati masuk surga, > apa yang terjadi kalo' sdh di surga yaa? > berapa 'lama' itu?? > apa gak bosan disurga?? > jangan2 itu cuma holodek dengan pilihan program2 yang menyenangkan ? Pada kisah Pandawa Seda, diceritakan Pandawa akhirnya menetap di Neraka, sementara Kurawa di Surga. Tapi ternyata itu hanya 'tipuan'. Pernah terbersit dalam benak saya, bahwa yang kita kenal dan kita tuju nanti sebetulnya menjadi bagian perjalanan yang masih panjang. Mungkin ada pengaruh ajaran Buddhis di sini, tapi yang jelas jauh sebelumnya saya sudah 'tercerahkan' melalui cerita anak-anak karangan HC Andersen berjudul "Puteri Duyung". Menurut cerita itu, masih ada tahapan lain yang dilalui makhluk fana sebelum sampai pada tempat peristirahatannya. "The Matrix" juga menjadi bagian 'pencerahan' itu, juga mengenai "Q Continuum". Masakah segala sesuatu yang gegap gempita yang kita kenal ini harus berakhir karena sel-sel sudah tidak berkemampuan berregenerasi ? Sang Pencipta yang kita yakini esa adanya itu jauh berada di luar segala kemampuan kita. Di luar 'kulit' yang kita perbincangkan dalam subyek "xBrane" ini, entah seberapa lagi 'lapisan' yang menunjukkan ketidakterlukiskan Yang Mahakuasa. Itulah yang menyebabkan saya menganggap ST menjadi bagian penting dalam kehidupan saya, karena ia serupa jendela, untuk memandang ke 'luar sana' dan belajar untuk mendapatkan gambaran tentang Sang Pencipta ! Sharif Dayan di Palembang "There is no spoon" (The Matrix)
