Gue jadi nggak enak ati. Selalu aja Eri yang sharing hal-hal kayak gini.
Kita selalu cuma di receiving end. He he he...

 

Yang gue bingung (lebih ke arah salut sebenernya) kok lo sempet-sempetnya
sih, Er, baca buku-buku kayak gini 600 halaman, 800 halaman, dan bukan
dongeng HC Andersen, tapi buku ilmiah berat, dalam waktu yang cepat, dengan
pemahaman yang baik, tanpa (pastinya) meninggalkan pekerjaan? Masih aktif di
milis juga lagi. Gue baca novel Star Trek aja kadang nggak sempet di tengah
waktu yang harus gue bagi di kerjaan dan keluarga gue dan hal-hal kecil
lainnya.

 

Itu baru masalah waktu. Belum bicara kapasitas otak. Gue kalo udah pulang
kerja, otaknya udah terlalu "kenceng" untuk yang berat-berat lagi. Biasanya
dikendorin dengan nonton Heroes, Prison Break, Law and Order SVU atau
Enterprise, atau dengan nembakin zombie sampe kepalanya pecah atau
kebut-kebutan naik Camaro SS atau Skyline GTR sama anak gue. Baca novel Star
Trek atau Harry Potter masih bisa mengendorkan otak, tapi kalo buku-buku
science berat gini sih gue nyerah deh. Yang kayak gini harus bener-bener
disediain waktu di weekend, saat nggak kerja dan nggak ada gangguan apa pun.

 

Salut gue, Er.

 

Ario

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Erianto Rachman



 

Hi,

Pertanyaan mengenai alien teknologi itu membuat gw teringat sesuatu.

Gw baru beli buku berjudul "Supernatural" karangan Graham Hancock. Ini
berupa buku terbarunya Hancock.

http://www.grahamha <http://www.grahamhancock.com/supernatural/>
ncock.com/supernatural/

Judul lengkapnya:

"SUPERNATURAL, Meeting With the Ancient Teachers of Mankind"

Graham Hancock melakukan penelitian berdasarkan dugaan bahwa 50,000 tahun
yang lalu di bumi ini secara tiba2 terjadi ledakan kebudayaan.

Karya seni, teknologi sederhana, dll.. 

Padahal sebelum 50,000 tidak ada satupun peninggalan yang menujukkan
kemajuan kebudayaan manusia.

Graham Hancock melakukan perjalanan ke ke Amerika Selatan dan bertemu para
Shaman.

Ia melakukan ritual dan memminum suatu ramuan hallucinogen yang bernama
'Ayahuasca' 

Kemudian ia dan beberapa orang pergi ke alam lain dalam keadaan sadar dan
bisa saling bercakap2.

---------------

Alam lain ini dihuni oleh makhluk2 yang mirip manusia.

Dalam bukunya, Hancock menjelaskan bahwa dari sinilah asal kebudayaan
manusia.

Makhluk2 itulah yang menjadi guru kebudayaan manusia 50,000 tahun yang lalu.

Interesting?

Gw baru mulai baca. Sekitar 848 halaman.

Ntar kalo udah habis gw baca akan gw share ke sini.

Salam,

Eri






[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke