Setahu gue sih, Homo Floresiensis itu tidak membuat teori evolusi
Darwin menjadi gugur.

Adanya Homo Floresiensis hanya membuktikan bahwa anggapan kita sebelum
ini bahwa dalam suatu masa dalam sebuah civilization hanya bisa
berkembang 1 dominant species ternyata tidak selalu benar. 

Homo Floresiensis membuktikan bahwa dalam satu kurun waktu tertentu, 2
 dominant species bisa berkembang secara bersamaan dan hidup
berdampingan. Namun tetap saja, dominasi hanya berlaku untuk satu
species. Walaupun dalam kurun waktu yang sama species yang satu tidak
melakukan eliminasi terhadap dominant species yang lain, namun dalam
kenyataan nya homo floresiensis berevolusi semakin menyerupai homo
sapiens. 

Kalau nonton National Geographic Specials, ada liputan mengenai orang2
di kampung Flores itu. Sampai hari inipun, species homo floresiensis
masih ada. Mereka dalam setiap generasi nya bertambah tinggi karena
hasil kawin campur dengan manusia homo sapiens. Selain itu jumlah
mereka semakin sedikit karena misalnya dalam satu keluarga kawin
campur yang mempunyai 4 anak, maka 3 diantaranya tumbuh normal dan
hanya satu saja yang tetap seperti hobbit. 

Mungkin 500 tahun dari sekarang, para manusia Flores ini akhirnya akan
berevolusi menjadi homo sapiens sepenuhnya. 
 
Oh ya, mungkin dalam mendalami masalah teori evolusi ini, perlu
dipertimbangkan bahwa kedua species baik Homo Sapiens dan Homo
Floresiensis yang hidup di Flores ini tidak bersifat agressive
sehingga memungkinkan species homo floresiensis berkembang
berdampingan tanpa adanya friction yang berarti dalam perkembangan
budaya, adat, dan kebiasaan dalam kehidupan sosial maupun individual
nya. Maka masalah apakah homo floresiensis exist sebelum atau sesudah
homo sapiens bukan lah masalah, karena kedua nya melakukan compromise.

Hal yang berbeda tentu akan terjadi apabila sifat dari kedua species
manusia ini salah satunya sangat aggressive. Pastinya homo
floresiensis yang dari segi fisik lebih lemah dari homo sapiens akan
dengan mudah dieliminasi. 

Kemusnahan sebuah species bisa ada 2 macam. Bisa terjadi karena
evolusi membawa mereka beradaptasi (seperti yang terjadi sekarang),
bisa juga karena revolusi yaitu di eliminate melalui aggression dimana
 yang berlaku adalah hukum rimba (survival of the fittest).

Salam,
Indie



--- In [email protected], "Alidjaja Ivan"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>  
> gugur nya bagaimana?
> 
> 
> ________________________________
> 
>       From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Keanu R
>       Sent: 25. syyskuuta 2007 8:37
>       To: [email protected]
>       Subject: [Indo-StarTrek] Re: Final Frontier
>       
>       
> 
>       eh baru nyadar, 
>       berarti sejak ditemukan nya Homo Floresiensis 
>       berarti gugur dong teori evolusi ??
>       ato minimal sangat dipertanyakan ??
>       
>       Salam
>       MN


Kirim email ke