feeling aja, kayaknya enggak ada tuh, 
gak tahu kenapa yaa, 
kata prequel & kata pasar rada mengganggu.

kalo' kata action atawa sfx sih iya

IMHO
MN

--- In [email protected], "Erianto Rachman"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Hey Ful, loe mengundang gw berkomentar dengan menyinggung
braneworlds. :-)
> 
>  
> 
> You read my mind. Yes! I will be surprised to my very soul if Star
Trek XI
> grabs the modern physics as its base idea.
> 
> I can happily imagine the Enterprise find its way to tear space and
finds
> the higher membrane. Not just subspace, but a serious visualization of
> braneworlds.
> 
>  
> 
> Yang bikin gw cinta Star Trek adalah (deeee cinta. :-) ) bagaimana
mereka
> mem-visualisasikan fenomena yang sulit terbayangkan.
> 
> Sebagai contoh:
> 
>  
> 
> "Warp"
> 
> Apakah ada yang bener2 memperhatikan bagaimana sebuah star ship
melesat dari
> kondisi diam ke warp?
> 
> Pertama warp nacelle menjadi terang, pertanda pesawat sedang menciptakan
> warp field dan mulai membungkus pesawat dalam warp bubble.
> 
> Kemudian bentuk peswat melonjong ke depan dengan cepat semakin melonjong
> kemudian diikui bagian belakang pesawat yang berusaha mengejar bagian
> depannya.
> 
> Pesawat sekejap kemudian melesat hilang dibalik ledakan cahaya.
> 
>  
> 
> Ini adalah sebuah visualisasi sangat teliti bagaimana sebuah star ship
> bergerak dari kecepatan biasa ke warp.
> 
>  
> 
> Dll.
> 
>  
> 
>  
> 
> Info:
> 
> Nah, bagaimana mereka akan memvisualisasikan braneworlds? Wah.. I can't
> wait.!
> 
> Novel Star Trek - Voyager, ada yang judulnya "String Theory". Erdiri
dari 3
> novel bersambung yang menceritakan Voyager terjebak di suatu realm
yang aneh
> dan bertemu alien native di realm itu.
> 
> Gw pingin baca tuh.. 
> 
>  
> 
>  
> 
> Salam,
> 
> Eri
> 
>  
> 
>  
> 
>   _____  
> 
> From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
> On Behalf Of iful_17sb
> Sent: Tuesday, October 02, 2007 4:58 PM
> To: [email protected]
> Subject: [Indo-StarTrek] sci-fi movie Re: 20th TNG
> 
>  
> 
> Sorry nih, soalnya ini masalah persepsi waktu menonton film sci-fi
> aja, bukan meninjau dari hasil pasar lho. Film 'Contact' emang flop di
> pasar (ngga masuk box office) tapi film contact adalah salah satu film
> sci-fi terbaik bagi gue.....lagi-lagi terserah "apa kata dunia".. eh..
> pasar.
> 
> Tanpa melihat background cerita yg diangkat, apakah Godzilla aslinya
> adalah pahlawan anak2, atau apapun cerita aslinya dari Trasnformer, 
> yg asumsi gw, suatu film sci-fi yg bagus (terlepas masalah bakal flop
> dipasaran) adalah visualisasi di layar harus cukup 'menyakinkan'. 
> Sedangkan film Godzilla yg asli, visualisasinya tidak menyakinkan
> untuk dipresentasikan di media layar lebar dan diputar di thn 2000-an
> ini. 
> 
> Spt hal sdr Eka, yg terusik "sense"-nya waktu nonton StarGate layar
> lebar krn senjatanya ngga sesuai dng misi yg 'sophisticated' tsb.
> Karena Eka punya 'knowledge' yg cukup tentang senjata, sedangkan kita
> tidak. Jadi kita nonton SG.. ya.. asyik-asyik aja. 
> 
> Lalu bagaimana kalo penonton terusik pada hal-hal yg umum
> (common-sense) untuk zamannya... Maksud gw, sebagai ilustrasi aja:
> Orang thn 1933 sdh cukup puas dan 'takjub' nonton King Kong dng teknik
> 'stop-motion'. Bagi mereka 'stop-motion' sdh cukup menyakinkan logika
> mereka. [Saya kurang sreg dng King Kong 1978, krn keterbatasan teknik
> film, ceritanya jadi diringkas, misal:ngga ada perkelahian dng TRex]
> 
> So pasti,....King Kong (2005)harus dibuat untuk bisa menyakinkan
> penonton yg memiliki 'common-sense' lebih maju dan lebih luas
> kesadarannya thd 'science' dibandingkan orang2 thn 1933. Peter Jackson
> harus riset lebih lama untuk membuat visualisasi king kong kelihatan
> lebih 'real'. Baik dari segi ukuran, gerak, ekspresi & tingkah-laku
> primata, kedetilan CGI dll.
> Dan Peter Jackson membuat cerita King Kong (2005)masih sama persis
> dengan King Kong 1933......tapi dng pendekatan visual yg lebih
> "scientific".
> Apakah filmya ngga' nebus box office atau kalah dng LOTR(dlm soal
> keuntungnya)? .....ah itu lain cerita.
> 
> Nah...kembali ke Star Trek [ abis kalo dibahas terus, topik 20th TNG
> jadi melebar aja]
> Gene R sendiri ngga pernah berencana membuat Star Trek jadi film yg
> fenomenal. Tapi karena ide-ide visualisasi ilmiah pada filmnya selalu
> 'melompat' dari jamannya (ketika film di release), film star trek jadi
> lebih unik, misal: dibandingkan "lost in space".. 
> Sdh pasti, orang skrng (bukan trekker) nonton TOS bisa tertawa
> terpingkal-pingkal melihat gaya spock & kirk dan bridge NC1701,
> soalnya ngga' sreg dng 'common-sense' anak-anak skrng.
> 
> Bila star trek akan dibuat lagi dan masih tetap ingin dianggap sebagai
> film sci-fi, maka unsur ilmiah(fiksi)nya tetap dinomor-satukan dalam
> ide ceritanya...kalo perlu melompat jauh dan belum terpikirkan oleh
> kebanyakan orang... hmmm misalnya membahas.....implikasi dari
> "braneworld". 
> 
> salam
> /iful
> 
> NB:
> genre cerita sci-fi:
> 
> - ngga pernah atau sulit dimainkan di 'center stage'(panggung), krn
> perlu banget akan bantuan media visual.
> 
> - bukan cerita fantasi, tapi imajinasi ilmiah yg belum
> terdefinisikan/terbukti oleh teori ilmiah yg diakui pada masa/waktu
> tertentu.
> "20.000 mil dibawah laut"- jules verne adalah karangan sci-fi di
> jamannya. Tapi skrng, "20.000 mil" spt cerita petualangan saja, karena
> kapal selam si Nemo yg hebat tsb sdh ngga sehebat kapal selam nuklir
> zaman sekarang + plus ilmu kelautan sdh ngga ekslusive lagi...anak SMA
> juga sdh pada tau. =D
> 
> --- In indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
> yahoogroups.com, "warbird692001"
> <warbird692001@> wrote:
> >
> > 
> > Aslinya, Godzilla adalah pahlawan anak2 jadi tidak boleh digambarkan
> > merusak. Godzilla membela bumi dari serangan monster angkasa luar,
> > misalnya Mothra. 
> > Godzilla hanya merusak di bumi apabila ia diancam. Menurut cerita
> > aslinya, ada sekelompok orang yang akan membunuh Godzilla, tapi selalu
> > dalam kisahnya ada seorang anak yang bisa menyelamatkan nya (biasanya
> > anak itu keponakan, tetangga, atau kenalan seorang professor/scientist
> > yang ikut membela Godzilla). 
> > 
> > Justru film remake yang versi america itu membuat Godzilla menjadi
> > musuh manusia di bumi. TV jepang agak kaget setelah tau bahwa tokoh
> > pahlawan mereka dijadikan musuh, karena itu, setelah film Godzilla
> > versi usa itu, Jepang membuat film lanjutannya, dimana Godzilla yang
> > asli datang membela manusia bumi dan membunuh anak2 godzilla usa yang
> > tersisa itu. Of course the battle between the two godzilla is the
> > best!! And of course, the american one has to die. he he he...
> > 
> > Godzilla asal katanya God-Lizzard, dewanya para kadal.
> > 
> > Jadi, science background gak banyak berguna juga kalau ide pembuatan
> > film nya nyolong punya negara lain terus di ubah versinya. Visualisasi
> > juga gak menolong, kalau sepanjang film kejadiannya malam hari terus
> > dan di lorong2 terus... nyuri scene dari film Alien dan Aliens??? Di
> > asia film itu gak laku karena penggemar film asia tau Godzilla yang
> > asli. Gak laku di amrik juga, karena dalam film jagoannya orang
> > perancis... ha ha ha... gara2 biar ada scientific background karena
> > kapal milik perancis yang sering bawa2 nuclear ke pulau dan ke laut
> > sampai di protes negara2 yang dilewati. 
> > 
> > I guess, dalam hal film Godzilla, justru scientific background killed
> > the story. Gak ada lawan monster dari angkasa luar, ya apa bagusnya
> > kisah Godzilla? Gak ada jagoan anak kecil yang bersahabat dengan
> > Godzilla, mana ada anak2 yang suka? Dianggap film dewasa lha koq mirip
> > film aliens. Jagoan tentara perancis apa gak salah pilih, lha wong
> > orang amrik hobbynya ngeledekin orang perancis... tentara perancis
> > lebih canggih daripada US Army, dll yang asal tembak itu, ya gak
> > sukses di amrik lah. 
> > 
> > IMO kalau pendekatan2 scientific membuat film gagal total di pasaran,
> > mending gak usah dipakai. Yang original is much better. Fantasy has
> > sky as the limit kalau dihilangkan, it falls flat. Contoh nya film
> > Troy. Mengeliminasi mythology malah membuat film itu terkesan menjadi
> > drama yang lambat, sampai2 saat itu banyak diledek "Troy in 5 minutes"
> > karena tanpa mythology yang melatar belakangi, kisah Troy sebetulnya
> > bisa selesai dalam 5 menit saja... ha ha ha... 
> > 
> > My point is: Never change an original idea. It is so hard to come up
> > with just one, it will be a disaster to remake it in a different way. 
> > 
> > Salam,
> > Indie
> > 
> > 
> > 
> > 
> > --- In indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
> yahoogroups.com, "iful_17sb" <iful.spock@> wrote:
> > >
> > > Gw bukan penggemar 'Transformer' yg asli (seri tv) ataupun
'Godzilla',
> > > tapi ke dua film tsb telah dibuat ulang dng pendekatan
visualisasi yg
> > > lebih 'sci-fi' menjadi enak dan diterima oleh pikiran gw.
> >
> 
>  
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke