Kalau IMO sih, ini masalah identitas musik. Semacam new labelling gitu. Kalau di amrik kan yang di label dansa seronok ada di hip-hop music. Nah Indonesia mau ikutan, di label dansa seronok itu dangdut, gue rasa biar berbeda dengan musik India dan Melayu.
Karena kan udah banyak lagu2 dangdut yang mirip musik Melayu, nah kalau udah gitu, dinyanyikan oleh orang malaysia terus keliatannya itu musik mereka. Gue rasa sih, dengan adanya gaya dansa tersendiri dalam musik dangdut, walaupun banyak yang menganggap vulgar tapi buktinya bisa diterima baik di negri sendiri maupun di internasional. Inul dan Trio Macan udah sering manggung keluar dari asia tenggara dan membawa nama baik buat Indonesia. Asia kan ukuran nya masih di timur juga! Trio macan malah pernah menerima penghargaan karena membawa budaya Indonesia ke dunia internasional dan mendapat sambutan meriah. Salam, Indie --- In [email protected], "Keanu R" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > mungkin maksudnya belum bisa sutrimo, > negara kita khan pake budaya timur, > kalo' negara lain vulgar mah gak pa pa, > > so, sekarang ketimuran kita itu masih timur gak sih?? > > TanyaAja > MN >
