oke-lah, 
1. ganti kata logika dengan : harapan   ;)
2. jadi inget pelajaran smp, 
   memetakannya mungkin seperti memetakan bilangan imajiner,
   ada sumbu : 
   + riil;
   + imajiner
  
   yang riil yaa itu tadi (x,y,z) u/ kartesis

   begitu seterusnya u/ tiap kali penambahan sumbu

3. PR nya nanti aja Pak, masih lebaran, biasanya juga ngerjainnya di
sekolah hehe

:)
MN 

--- In [email protected], Sharif Dayan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Salam Sejahtera...
> 
> Pada Rabu, 10 Oktober 2007, Ario Wirawan menulis:
> 
> > sehingga logikanya kita pasti dikasih
> > kesempatan (baca: waktu) untuk bisa menembus 1-2 brane sebelum
umat manusia
> > expired.
> 
> Itu logika kita....tapi omong-omong apa landasan logika Anda itu ?
> 
> Pada awalnya, kita mengenal depan-belakang-kiri-kanan-atas-bawah
berdasarkan 
> anggota tubuh kita, yaitu mata dan tangan. Ini kemudian berkembang
menjadi konsep 
> atmosfir 360 derajat diametral. Akhirnya itu diwujudkan dalam sumbu
Cartesius, 
> sehingga semua titik dapat dipetakan dalam notasi [x,y,z]. Inilah
yang kemudian 
> diterjemahkan sebagai alam yang dibangun oleh tiga 'kaki'.
> 
> Yang kemudian dipertanyakan adalah: bagaimana memetakan suatu titik
dalam ordo 
> yang lebih besar dibandingkan 3 ? Apa pula dasar-dasar matematis
yang harus 
> dibangun untuk memungkinkan itu ? Apakah notasi integral lipat 3
atau lipat n+1 
> dapat dijadikan pembuka pintunya ?
> 
> PR: dapatkah Anda menggambarkan tingkatan alam di 'atas' kita,
berikut susunan 
> fisika, kimia, sosiologi dan seterusnya yang pada akhirnya
memberikan gambaran 
> logika yang berlaku menurut alam tersebut ? Anggaplah itu sebagai
tempat 
> bermukimnya Q.
> 
> 
> Sharif Dayan
> di Palembang
>


Kirim email ke