Ya menarik sekali betapa ada kemiripannya antar ajaran-ajaran itu.

 

"Tingkat Kesadaran"?

Saya masih belum mengerti maksud dari "kesadaran" itu.

Bisa dijelaskan lebih jauh?

 

Salam,

Eri

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Sharif Dayan
Sent: Thursday, October 11, 2007 6:33 AM
To: [Indo-StarTrek]
Subject: [Indo-StarTrek] Buddhisme (dh: moksa/ascend to higher brane)

 

Salam Sejahtera...

Pada Selasa, 9 OKtober 2007, warbird692001 menulis:

> Ngomong2 Ascended being, kalau di SG Universe ada 2 macam. Dilihat
> dari perspective manusia ada satu yang evil dan satu yang good. Tapi
> kalau dilihat dari perspective gue sebagai penonton... dua2 nya both
> evil and good terhadap manusia. Hmmmm...

Menurut pencerapan kita, yang ada hanyalah Baik dan Tidak Baik. Namun pada
tingkatan lain, entah di 'bawah' entah di 'atas', bisa jadi berbeda.

BTW, rasanya kita sedang berbicara mengenai ajaran Buddha, yaitu mengenai
tingkatan-tingkatan kesadaran (plane of existence). Saya berpikiran bahwa
ajaran 
ini saling melengkapi dengan ajaran Abraham/Ibrahim (Abrahamic/Ibrahimic 
religions), karena berkaitan denga kehidupan sesudah mati. Bedanya, ajaran
Buddha 
-bedakan dengan Siddharta Gautama- berbicara tentang tingkatan kesadaran.

Moksa adalah keadaan ketika makhluk -dalam hal ini adalah manusia- musna
dari
kehidupan, tanpa terjejaki.

Sementara itu dikenal juga Arahat, yaitu ketika makhluk telah mencapai
kesempurnaan, tingkatan 'tertinggi', karena telah memutuskan lingkaran
samsara /
roda kehidupan. Ia tidak akan dilahirkan lagi. Inilah yang disebut telah
mencapai
Kebuddhaan.

Bagi yang pengikut ajaran Buddha, mungkin dapat membantu mengenai hal itu,
karena
-menurut pemahaman saya- pembicaraan tentang "brane" adalah mengenai
tingkatan
kesadaran tersebut.

Sharif Dayan

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke