eit...selama 'memilih' itu juga suatu pilihan lho =D
jadi tetap aja sampai ke masa depan, tul ngga?

/iful
kecuali ngga milih jodoh.....itu baru lain ;p


--- In [email protected], "Alidjaja Ivan"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> milyaran pilihan utk menuju masa depan ini ditentukan oleh pilihan pada
> masa kini..
> jadi selama anda 'memilih' di masa kini, anda nggak akan sampe2 di masa
> depan..
> hehehe...
>  
> itu aja udah problem..
>  
> --
>  
>  
> 
> 
> ________________________________
> 
>       From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of iful_17sb
>       Sent: 31. lokakuuta 2007 18:22
>       To: [email protected]
>       Subject: Balasan: RE: [Indo-StarTrek] Re: Mastering Space-Time
>       
>       
> 
>       Sekedar nimbrung...
>       Mungkin perlu disamakan definisi 'time travel', apakah
> perjalanan
>       beserta fisiknya juga ikut jalan-jalan atau sekedar "time
> travel"
>       secara visual (image) saja? 
>       
>       Terlepas dari teori-teori fisika yg membuat mules:
>       .. so...time travel ke belakang(mundur) adalah mengobservasi
> kejadian
>       yg sudah lewat - terlewat atau dng kata lain 'tercatat' di alam
>       semesta. Tapi untuk melihat 'catatan' tsb, 'harus' dng gerakan
> waktu
>       yg maju ke depan, iya khan. 
>       
>       Dan time travel ke depan adalah "memprediksi" kejadian apa yg
> bakal
>       "tercatat". Ambil contoh, seseorang ketika menuju suatu tempat,
> dia
>       akan dihadapkan milyaran pilihan. Setiap pilihan akan ada
>       kemungkinan-kemungkinan kejadian krn pilihan pertama..dst..dst.
> akhir
>       nya terbentuk 'path' catatan. Bila orang tadi membawa handycam,
> di
>       tempat tujuan orang tadi dpt dng mudah melihat catatan dari awal
>       perjalanan (time travel kebelakang).
>       
>       Yg mengusik pikiran adalah....diumpamakan saja handycam tadi
> mempunyai
>       kemampuan 'time travel'. Maka Orang tadi juga bisa
> meng'obeservasi'
>       keselamatan perjalan hingga sampai tujuan (masa depannya). Jadi
>       handycam tadi akan bisa "memprediksi dng pasti" dan
> mem-visual-kan
>       suatu masa di mana pilihan-pilihan kejadian belum "terbentuk"
> (baca:
>       tercatat).
>       Misalnya lagi, bila "path" tsb terjadi kecelakaan, orang tadi
> tentu
>       akan memilih jalan lain khan....so...."masa depan" yg
> ditampilkan oleh
>       handycam super tadi menjadi tidak valid lagi...artinya perjalan
> masa
>       depan dari handycam tidak terjadi. Wah pusing khan....jadi yg
> masa
>       depan yg sebenarnya yg MANA?
>       
>       Oke lah ..itu baru time travel secara visual....akan lebih
> khusyut
>       lagi bila time travel juga secara materi ikut bertamasya waktu
>       ....tentu mesin waktu harus bisa mengisolir perjalanan waktu
> dari 
>       usia si traveller untuk tidak ikut-ikutan maju atau mundur
>       
>       /iful
>       walah...tambah pusing tenan
>       
>       --- In [email protected]
> <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> , Arlandi Landjono
> <arlandi@>
>       wrote:
>       >
>       > 
>       > --- Erianto Rachman <erianto.rachman@> wrote:
>       > 
>       > > Gw bilang sih ya time travel ke masa depan itu tidak
> mungkin.
>       > > 
>       > 
>       > yg mungkin itu "time travel" ke masa depan, tapi gak bisa
> balik
>       > 
>       > 
>       > 
>       > 
>       > a.r.l.a.n
>       > 
>       > 
>       > 
>       > ________________________________________________________ 
>       > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
>       > http://id.yahoo.com/ <http://id.yahoo.com/> 
>       >
>       
>       
> 
>        
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke