rasanya masih jauuuh yah tentang hierarki kebutuhan manusia: untuk maju ke tahap berikut kan simple aja: tahap sebelumnya harus terpenuhi. sedangkan di sistem kapitalisme tidak mengenal pemerataan kesejahteraan: yang kaya makin kaya dst. sedangkan kapitalisme merupakan katalis untuk pertumbuhan ekonomi.. Tiongkok aja sampe mau mengubah komunisme nya jadi 3 kaki: melibatkan pengusaha.
jadi semuanya kembali ke manusia, not system. karena eksekutor system kan manusia juga. lha manusianya masih mau kaya sendiri, menang sendiri.. mau bagaimana systemnya ntar bakal diakali juga.. BTW kalo replicator bisa memenuhi kebutuhan dasar.. kenapa tidak mereplikasi latinum? maap nda tau soalnya gw nda pernah nonton TNG series... --- In [email protected], "Alidjaja Ivan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Jika berkenan dan dilihat sebagai topik yg menarik, apakah kita bisa > membicarakan > ttg Sistem Baru ini (yg di dunia nyata)? > > Sistem perekonomian yg sekarang berkata bahwa siapa saja yg dapat > menguasai, mengeksplorasi > dan memanfaatkan sumber daya akan mempunyai competitive advantage di > dunia perekonomian. > Yg harus kita tanyakan adalah: Mengapa manusia berlomba-lomba untuk > mempunyai competitive advantage ini? > Salah satunya adalah : kebutuhan... > > Kl kita inget lagi pelajaran jadul ttg Maslow's hierarchy of needs: > > http://en.wikipedia.org/wiki/Maslow's_hierarchy_of_needs > > > > > > ada kebutuhan: > 1. self-actualisation > 2. esteem > 3. love/belonging > 4. safety > 5. physiological > > (dibaca dari bawah - karena 5 adalah yg basic dan 1 adalah yg > top-nya) > > -- > > Negara kita masih di level 5 , masih dlm taraf kebutuhan > dasar... > > Di negara2 yg sudah mapan, sudah di nomor 2 dan 3... > > Saya pikir, jika umat manusia bisa sampai ke tahap 1 dengan > adanya sebuah sistem baru yg dibentuk , maka > Indonesia sudah masuk jaman 'star trek'... > > Nah, pertanyaannya: Sistem apakah yg bisa dipakai utk 'memaksa' > manusia agar sampai ke nomor 1 dan masuk ke jaman 'ST'? > > -- > > Capt. Unyil... > > > ________________________________ > > From: [email protected] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Yohanes Damian > Sent: 14. joulukuuta 2007 0:08 > To: [email protected] > Subject: [Indo-StarTrek] Re : Blue Energy > > > > Posted by: "Alidjaja Ivan" [EMAIL PROTECTED] > <mailto:ivan.alidjaja%40formin.fi> alidjajaivan > Tue Dec 11, 2007 5:21 pm (PST) > > Sepertinya memang begitu mas..di ST, mereka sudah dalam taraf > hidup > 'nyaman' dan 'stabil'.. > ..cm yg saya nggak ngerti, jika di jaman ST, semua itu 'sama', > apakah > ada yg kaya atau yg miskin > di jaman ST? > > Jika boleh bertanya: ..bagaimana dunia ekonomi di jaman ST itu? > > :) > > Saya > newbie juga... > > Translated from wikipedia: > > United Federation of Planet (selanjutnya disebut Federasi) > umumnya > digambarkan sebagai utopia sosialis, situasi ini dimungkinkan > karena > kondisi sumber daya yang berkelebihan (state of abundance), > karena > adanya tekhnologi replikator yang berarti setiap orang dapat > menghasilkan sendiri sumber daya yang mereka perlukan dan > kelangkaan > hilang. Di bumi, tidak ada lagi kemiskinan dan perang. > Masing-masing > individu bekerja untuk meningkatkan potensi dirinya dan bukan > lagi > untuk imbalan uang. Namun demikian kondisi ini tidak mencakup > lingkungan di luar Federasi dimana substansi seperti latinum > digunakan sebagai mata uang yang lazim digunakan juga dalam > perdagangan antar kebudayaan. Juga terdapat referensi ke istilah > credit unit yang terkadang digunakan dalam Federasi. > Dalam Star Trek : Voyager di episode Dark Frontier, Tom Paris > mendeskripsikan hal ini sebagai "New World Economic" yang > berawal > pada akhir abad 22 yang akhirnya menjadikan uang tidak lagi > digunakan. > > Referensi lebih lanjut bisa dicari di wikipedia dengan keyword > United > Federation of Planets. > > Mungkin karena serial ini muncul sebelum fenomena open source > populer > sehingga kondisi ini lebih diakibatkan karena adanya tekhnologi > replikasi. Tapi saya membayangkan kalau mentalitas yang > terkandung dalam > fenomena open source ini dapat diterapkan ke bidang-bidang lain, > mungkin > kita tidak membutuhkan tekhnologi replikasi untuk sampai ke > tingkat > tersebut. > > Selain itu saya juga agak ragu bahwa sistem ekonomi yang ada > sekarang > mampu mendukung perkembangan tekhnologi maupun kebudayaan secara > > berkelanjutan. beberapa waktu lalu saya membaca laporan dari > Intel > mengenai pembiayaan yang mereka perlukan untuk mengembangkan > prosesor > serta membangun fasilitas produksinya. Kesimpulan dari laporan > tersebut > menyatakan bahwa akhirnya yang akan menghentikan perkembangan > tekhnologi > prosesor adalah ketiadaan sumber daya (dalam hal ini uang). > Laporan ini > terbit sudah agak lama dan saya juga sudah lupa > detail-detailnya, namun > dinyatakan bahwa pada titik tertentu, pengembangan tekhnologi > prosesor > ini akan stagnan karena tidak feasible secara ekonomi. Hal ini > rasanya > juga berlaku untuk bidang lain seperti pembangunan stasiun ruang > > angkasa, maupun pembangunan LHC yang mencapai 8 billion dollar ( > 8 > milyar dolar). Dari sini saya melihat diperlukan suatu sistem > baru jika > umat manusia mau mencapai tahap seperti yang dicapai dalam Star > Trek > Universe. Dan salah satu alternatifnya adalah pengembangan > sistem > seperti yang berlaku di dunia open source ke bidang lain di luar > > pengembangan software. > > Regards > John D. > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
