---------- Forwarded message ----------
From: Syaiful Bahri <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Feb 6, 2008 2:52 PM
Subject: Fw: [stereofoto-id] Mulai Sering Film-Film 3Dimensi (stereoskope)
dibuat
To: [EMAIL PROTECTED]


----- Forwarded Message ----
From: Bahri Syaiful-QSG2540 <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, 6 February, 2008 2:45:00 PM
Subject: [stereofoto-id] Mulai Sering Film-Film 3Dimensi (stereoskope)
dibuat

  Yg berlanggan dan baca Majalah National Geograpic Indonesia edisi bulan
lalu, tentu tidak ketinggalan membaca artikel rencana UB40 yg konsernya akan
direkam dalam format 3D.

Saya tidak ngefan dng penyanyi Hannah Montana, namun film concertnya yg
dimodali oleh Walt Disney dan disajikan dlm format 3D, ......ini telah
menjadi nomor 1 BOX OFFICE di Amerika minggu lalu.
beritanya dapat dibaca di
http://www.billboard.com/bbcom/news/article_display.jsp?vnu_content_id=1003706030

http://www.eonline.com/news/article/index.jsp?uuid=3fe0b24d-cdc4-4a3f-b5ed-a5980adf89b0&entry=index

Ini pola yg menarik,
Mengingat sejarah masa lampau, ketika TV mucul pertamakali, bioskop langsung
sepi. Namun perkembangan kinematografi yg berwarna dan bersuara, membuat
bioskop ramai kembali.
Ketika TV warna muncul, pengunjung bioskop kembali turun, Tapi, suara
multichannel dan special effect yg canggih diperkenalkan di bioskop. Maka
Film Superman hanya enak dilihat di bioskop.
Kemudian, orang bisa punya tata suara bioskop dirumah, bioskop kelas rendah
gulung tikar. Menonton Bioskop yg bagus hanya menjadi opsi hiburan saat
waktu senggang.

Jika HD-DVD, BluRay telah 'merakyat' (spt yg sdh terjadi di negara maju) dan
projector high definition ada di rumah-rumah dan membuat home
theater sekualitas bioskop saat ini. Kondisi ini sdh terjadi di negara maju
dimana hiburan high defintion sudah masuk ke ruang keluarga kelas
menengah.........Jadi
satu-satunya cara untuk menarik orang kembali rame nonton di bioskop  adalah
dengan
- membesarkan tampilan Layar (IMAX)
- dan/atau film-film disajikan dalam 3Dimensi plus kaca mata 3D.
kedua cara di atas rasanya masih sulit untuk dikejar sebagai media hiburan
di rumah-rumah, bukan? - paling tidak saat ini.

Berita-berita film-film 3D baru di negara lain cuma bisa membuat
kita melongo.
Plus, buat tambah sedih lagi kalo ternyata film Beowulf yg pernah
lewat dibioskop-bioskop di tanah air ternyata tidak ada satupun ada gedung
bioskop yg memutarnya dalam format 3D, apalagi yg 3D IMAX.

salam
iful
http://gambar3dimen si.wordpress. com/<http://gambar3dimensi.wordpress.com/>
 


------------------------------
Sent from 
Yahoo!<http://us.rd.yahoo.com/mailuk/taglines/isp/control/*http://us.rd.yahoo.com/evt=51949/*http://uk.docs.yahoo.com/mail/winter07.html>-
a smarter inbox.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke