[cmiiw], bukan nya romulan & sebagian klingon di beta-quadrant?? [/cmiiw] MN
--- In [email protected], "Faris Syauki" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > DS9 emang rada boring di season-season awal, gw juga awalnya memandang sebelah mata, karena udah ngebayangin ah palingan ceritanya statis nggak ngejelajah, karena stay di space station, ternyata dengan cerdiknya dibuat kisah perang yg seru dengan kekuatan setara, ala world war 2, dimana starfleet digambarkan nggak sempurna, pake tipu daya segala agar Vulcan mau join the alliance melawan dominion, alians ama klingon sempat putus tapi trus balik lagi, bumi sempat diserang dan jutaan jiwa lenyap, dan semua ras berperang bukan demi federasi, bukan demi klingon atau vulcan, tapi demi Alpha quadrant.... > > > ----- Original Message ----- > From: ER > To: [email protected] > Sent: Saturday, March 29, 2008 1:26 AM > Subject: RE: [Indo-StarTrek] Vic Fountain! it changed me! > > > Betul mas Budiss, saya akui saya telah keliru menilai. > > Tetapi memang setelah yang kedua kalinya nonton barulah saya kepincut dengan > Vic Fountain. > > Kehadiran Vic disitu bener2 ide brilliant (IMHO). Sangat "membumi" sekali > kesan yang ditimbulkan. > > Gimana tidak? DS9 adalah stasiun umum tempat berkumpulnya alien dari > berbagai tempat. > > Sumpek rasanya... sangat ramai, asing dan tegang. Bahkan tokoh Quark tidak > bisa melumerkan ketegangan. > > Dengan hadirnya Vic, suasana langsung berubah. Vic melumerkan suasana. > > Sejak itu DS9 mejadi tempat yang homie sekali. > > Sejak Season 6, DS9 seperti mengalami transformasi. Disela peperangan > dahsyat yang terjadi, tidak sampai meninggalkan suasana santai saat tokoh2 > utama berkumpul di Vic's Lounge. > > DS9 memang diakhiri dengan sangat baik. Tidak menggantung sama sekali. > > Tokoh2nya juga mengalami perubahan. Quark jadi sangat bersahabat dan > menjunjung tinggi persahabatan. Adegan dia bermain "Tango" berduaan dengan > Jadzia, romantis banget. > > Rom juga tidak terlihat bodoh lagi (tampang bloon sih tetep). Dia menjadi > tokoh penting di DS9. > > Garak! Jadi tokoh yang gw gemari. Ketegangan di mukanya berubah, dan dia > bisa menjadi sahabat baik dan setia. > > Dan tentunya Worf! Worf itu Klingon yang bukan Klingon hehehehe. maskud gw, > he has become more than klingon. A Romantic Klingon with good sense of humor > (thanks to jadzia, hehe). > > Odo! Hahahaha. saat dia berlatih gerakan2 wasit baseball.. tanpa disadari > Kira Nerys ngeliat dari belakang dan ketawa sendiri... KAKAKAKAKAK kocak > banget. "Safe!" dan "You're Out!" > > Ezri Dax! Whow. she is soooo cute!!! > > I mean it. she is different! Inget ga adegan dia jadi pelayan casino saat > casino-nya Vic direbut Mafia?. trus ada satu adegan (diakhir episode) dia > memandang/melirik dari kursi bar. lirikannya itu loh. oh my God!!! She was > so.. HOT!!!!!! So damn SEXY and HOT!!! > > I watched that scene over and over and over and over... > > Sekai lagi. Episode yang paling bikin gw ketawa abis adalah saat mereka main > Baseball lawan Vulcan. > > Haaaaaaah kocak banget dah! > > OK, bagi yang belum "dong" dengan DS9. semoga bisa menuai pengalaman yang > sama dengan gw. > > Kalo ngarepin gaya TNG atau Voyager di DS9 sih ya.. Ga bakal kena. > > Mungkin perlu nonton sekali lagi. :-) > > Salam, > > ER > > _____ > > From: [email protected] [mailto:indo- [EMAIL PROTECTED] > On Behalf Of Budiss > Sent: Friday, March 28, 2008 10:14 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [Indo-StarTrek] Vic Fountain! it changed me! > > Saya nonton sampai 3 kali lebih. > Saya setuju bahwa Seri DS9 termasuk yang paling romantis. > Dan bagi saya episode2 dimana Vic Fountain menyanyi termasuk > episode yang emosional, apalagi melihat mimik wajah Jadzia Dax > yang ikut bahagia tetapi surprise, saat melihat Odo dan Kira Nerys > akhirnya menyatakan cinta mereka dengan French Kiss yg membara. > Padahal Odo itu alien yang sangat sulit menampilkan emosinya. > > Juga saat akhirnya Worf menikah dengan Jadzia Dax dan Sisko ikut > berbahagia akan kebahagiaan "Old man friend's" nya, Jadzia. Lalu runtuh > semua ketika akhirnya Jadzia perlaya. > Kalau kita ikuti kisah romansa si-seram Worf mulai dari ST:TNG s/d > ST:DS9, maka saat sangat menyedihkan ketika Worf meratapi keper- > gian Jadzia, seolah berulang kembali ketika sebelumnya juga ditinggal > pergi oleh K'Ehleyr, keduanya sama2 perlaya secara kesatria. > > DS9 juga menampilkan kebahagian keluarga Sisko, Kira, Bashir, Worf, > Miles O'Brien dan lainnya, banyak adegan keluarga disamping petualangan > dan peperangan. > > DS9 juga satu2nya serial StarTrek yang menampilkan perang frontal yang > menampilkan sangat banyak space-ship, bahkan hingga ribuan pesawat. > Hanya di DS9 kita jumpai 3 Battle besar sekaligus: > 1. Battle of Bajor > 2. First Battle of Chin'toka dan > 3. Battle of Cardassia atau Second Battle of Chin'toka > Melibatkan 1.000 lebih, space-ship Federation, Klingon, Romulan dan > pemberontak Cardassian. > > Boleh dibilang serial DS9 cukup lengkap, kecuali tidak ada Q ;) > hanya ada Alien penghuni Wormhole, endingnya juga bagus dan tidak > menggantung, menurut saya Sisko sudah jelas nasipnya. > Pecinta StarTrek rugi kalau tidak nonton DS9 dan dari awal dengan teliti. > > Makanya saya agak bingung saat anda menjawab pertanyaan saya dulu > bahwa DS9 rada mirip serial opera sabun ;) > Saya saat itu mengatakan didalam hati kalau anda sudah benar2 ikuti > suasana emosional didalam DS9 pasti berpendapat lain ;-)) > > Salam, > Budiss. > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ > On 27/03/2008 at 22:29 ER wrote: > > > Hi guys, > > Gw dua kali nonton DS9 komplit. > > Dan sekarang gw bener2 mengidolai Frank Sinatra. > > Duh. bener2 deh. gw sampe setel tuh CD dimana pun. > > Even I am listening to them at this very moment.. > > > > DS9 itu cerita Star Trek yang terindah. terutama season 6, kemudian > > memuncak emosional di season 7. > > > > Asli deh. DS9 itu sangat mempengaruhi gw. > > > > Di season 6, Dr Julian Bashir membeli holodeck program istimewa. > > Di sinilah romantisme dan emosi kita mulai dimainkan. > > "Vic Fountain", seorang penyanyi di sebuah club casino di Las Vegas > > era abad 20. > > Dia menyanyikan lagu2 Frank Sinatra. > > > > Worf dan Jadzia, Bashir dan Esri, Odo dan Nerys, Sisko dan Kasidy, > > Rom dan Lyta, semua menuai "rasa" di club ini. > > Termasuk si Sarcastic 'Quark' bisa betah main kartu sama Vic di sini. > > Nog menyembuhkan luka psychology-nya di sini.. lagu "All the Way" -nya > > Frank Sinatra di putar dan dinyanyiin terus oleh Vic di sini.. > > > > Ending DS9 juga ditutup oleh Vic yang menyanyikan lagu Frank Sinatra. > > Bener2 serial ST yang paling indah! > > > > Satu-satunya serial ST yang ending-nya complete dan happy. (Ga nanggung > > atau ngegantung seperti serial lainnya) > > > > Ceritanya jadi bagus sekali. penuh haru dan gembira. lucu dan kocak.. > > Hahaha > > > > Apalagi yang mereka tanding baseball lawan Vulcan. hihihihi.. > > Ah. menyenangkan.. Enjoyable banget! > > > > Here you go, phally! > > Enjoy the music.. > > > > Salam, > > Er > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
