Hi,

 

Plan gw untuk baca buku Graham Hankock "Supernatural" terkandaskan gara-gara
gw tertarik baca buku yang lain.

Gw baca "Endless Universe, Beyond the Big Bang" oleh Paul J. Steinhardt and
Neil Turok. (http://endlessuniverse.net/)

 

Well, gw cukup ngeri mendapati kemajuan dari string theory dan M-Theory
membawa cosmologist masa kini ke kesimpulan bahwa Big Bang bukanlah momen
penciptaan.

Terus terang gw sangat yakin bahwa Tuhan menciptakan alam ini dari ketiadaan
menjadi ada. "Jadilah!"

Tapi bukan Big Bang. Big Bang bukanlah peristiwa penciptaan itu.

 

[mules mode: ON]

 

Model baru yang dikenalkan adalah "Cyclic Universe", bahwa Big Bang itu
adalah seuatu peristiwa di masa lalu yang tidak unik dan terjadi berulang2.
Terus begitu sampai nanti di masa depan.

Setiap kejadian Big Bang, akan memuncratkan radiasi dan materi baru yang
akan membentuk galaxy2, bintang dan planet2 baru.

 

Steinhardt dan Turok menganalisa beberapa teori2 yang ada saat ini dan
menemukan kejanggalan-kejanggalan; sbuah teori yang terlihat sangat indah,
namun bila ditemukan ketidaksempurnaan, maka taori lain diciptakan untuk
menutup kekurangan itu. Demikain seterusnya sehingga semakin kompleks dan
rumit.

Satu kejanggalan pada teori Big Bang adalah - mengapa alam semesta terlihat
smooth/mulus dan seragam?

Kejanggalan ini ditutup oleh sebuah teori yaitu "Inflationary" - yaitu
sepersekian detik setelah bigbang, terjadi suatu inflasi penyebaran materi.
Sebuah percepatan yang sangat besar yang meratakan penyebaran materi
keseluruh penjuru alam.

 

Steinhardt dan Turok berpendapat, teori inflasi ini tidak benar.

Jawabannya sederhana, alam semesta ini smooth dan seragam karena alam
semesta ini sudah ada lebih dulu sebelum bigbang.

Apa yang membuatnya smooth dan seragam? Adalah Dark Mater dan Dark Energy.
Dua komponen yang saat ini mendominasi jumlah materi dan energy di alam
semesta kita.

Dua komponen inilah yang bertanggung jawab atas akselerasi per-kembang-an
ukuran alam semesta kita dan yang membuat semesta kita smooth, tenang, dan
anteng.

 

Daripada alih-alih, mendingan kita ralistis aja deh. Begitu mungkin dalam
pikiran Steinhardt dan Turok.

Tapi sungguh meyakinkan sekali memang apa yang mereka ajukan ini.

 

(mulai dari sini, bagi yang pernah ngikutin tulisan gw mengenai "braneworld"
akan ngerti)

 

Kita hidup di sebuah braneworld. Ehm.. bayangkan aja selembar kertas yang
melayang2. Kita tinggal di dalam kertas itu. Kertas itu adalah our universe.

M-Theory mengatakan bahwa braneworld kita tidak unik. Ada braneworld lain
yang sejajar dengan kita (parallel universe)

Suatu ketika dua buah braneworld saling mendekat. Kemudian bersenggolan.

Inilah "bigbang"

 

Big Bang adalah peristiwa tabrakan antara dua buah membrane.

 

Teori ini mejelaskan apa itu Dark Mater.

Dark Mater ditemukan orang melalui observasi. Namun tidak ada yang tau apa
itu. Apa pertikel penyusunnya? Tidak ada yang tau. Seperti hantu. Misterius.

 

Di teori Cyclic Universe ini, dijelaskan bahwa Dark Mater dan Dark Energy
adalah komponen yang berada di luar membrane.

Ketika dua buah membrane mendekat, timbul sebuah energi yang berputar bagai
spiral yang membuat permukaan membrane bergelombang.

Energy itu semakin kuat ketika jarak semakin dekat.

Setelah membrane bertabrakan Dark Energy ikut meledak dan ikut merambat
sepanjang permukaan membrane.

Seperti tangan kita memberi sapuan di permukaan seprei tempat tidur yang
berantakan. Tangan kita akan membuat seprei rata dan rapih. Dark Energy
membuat alam semesta smooth.

Itulah yang terjadi saat big bang. 

 

[Mules mode: OFF]

 

 

Terus terang gw masih shock nih.

Alam semesta kita tidak diciptakan melalui bigbang!!!! Lalu bagaimana
penciptaannya???

Aaaaaaarrrrggghhhhh!!!!!! Ga bisa tenang gw deh.

 

 

 

Salam,

ER

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke