Bagi para penganut paham Pro-Time Traveler, memang kadang mereka merasa 
diberikan "misi" oleh Yang Maha Kuasa untuk membetulkan beberapa bolong-bolong 
"kesalahan" yang terjadi dalam sejarah, baik itu secara kolektif yang terjadi 
pada sebagian besar umat manusia, maupun perjalanan sejarah pribadi seseorang. 
Hal-hal ini misalnya yang dianut oleh para creator/producer film spt contohnya 
serial TV Quantum Leap (Scott Bakula), film bioskop Back to the Future, DeJavu, 
Time after Time, Star Trek: First Contact, 12 Monkeys
 
Sedangkan para penganut paham kontra Time Traveler, adalah mereka yang 
berpandangan, bahwa ada unsur-unsur dari masa depan yang kadang mereka bisa 
membuat kekacauan kalau mau ikut campur dalam permasalahan yang terjadi dimasa 
lalu dan garis sejarah bisa berubah, atau bahkan rusak total, evolusi 
berantakan dlsbnya karena campur tangan manusia yang mau bertindak sbg "sok 
jadi pahlawan" dengan merubah-rubah masa lalu; dan memiliki semacam pesan moral 
bahwa, sebaiknya kita jangan mencoba-coba melakukan Time Traveller atau 
berusaha merubah masa lalu yang bisa mengakibatkan konsekuensi kurang 
mengenakkan, atau lebih buruk lagi, bisa menyebabkan bencana. Misalnya 
saja film 'Butterfly Effect", Flight of the Navigator, Frequency, The Time 
Machine (HG Wells), Minority Report, Time Bandits, Lake House, Premonition, dan 
masih banyak lagi.
shg ada suatu kata-kata yang sangat bijaksana sekali di film Terminator II dan 
di Back to The Future-III adalah bahwa "the Future has not been written yet" 
mengandung makna bahwa marilah kita di saat ini, present time, melakukan segala 
daya upaya yang terbaik, yang bisa kita pikirkan dan lakukan, berikanlah segala 
energi yang terbaik demi kehidupan dan keluarga dan semua orang yang di sekitar 
kita di saat ini. Karena waktu dan kesempatan tidak datang dua kali. Lakukan 
yang terbaik dalam kehidupan kita saat ini untuk 'menulis' sejarah masa depan 
yang indah di masa depan. 
 
Kesimpulan: saya tidak pro dan tidak kontra Time Travel, karena, bila Tuhan 
mengijinkan, ada beberapa hal yang ingin saya rubah dimasa lalu, untuk 
memperbaiki bbrp hal yg saya sesali sekarang. namun, mungkin krn itulah Tuhan 
tidak mengijinkan saya, agar saya bisa belajar kesalahan-kesalahan di masa 
lalu, untuk menjadi lebih bijaksana dan belajar menjadi orang yang lebih baik 
lagi dimasa yang akan datang. 

Best Regards,
Bowo T. Suharso
Facebook: 
http://www.facebook.com/home.php?#/profile.php?id=596444100&ref=profile


--- Pada Sen, 22/12/08, Thio Agustinus <[email protected]> menulis:

Dari: Thio Agustinus <[email protected]>
Topik: {Disarmed} RE: [Indo-StarTrek] Time Travel
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 22 Desember, 2008, 7:48 PM






Inget TNG : Time's Arrow?

Awalnya (Masa sekarang nya TNG), tim arkeologi di Bumi menemukan bukti
kehadiran E.T di bumi, pada abad 18.

Ternyata... mereka menemukan kepala Data.

So, away tim... balik ke abad 18. Dan akhirnya. Data tertinggal di abad ke
18, yang mengakibatkan kepalanya terputus, dan tertinggal di abad ke 18...
sampai ditemukan oleh arkeolog pada jaman sekarang (nya TNG, which is abad
ke 24)

Jadi, kalau misalnya mereka nggak balik ke abad 18, kepala Data nggak bakal
tertinggal, dan sejarah justru akan berbeda.... mungkin Samuel Clemens (Mark
Twain) nggak bakal menulis cerita Tom Sawyer dan Huckleberry Fin. Dan yang
jelas... pertemuan antara Guinan dan Picard bakal berbeda...

Time travel justru untuk menggenapi sejarah dimasa lalu.... Justru sejarah
'butuh' time traveler.

Nggak usah repot-repot mikir sejarah akan berubah atau nggak. Sejarah yang
sudah tertulis, nggak bakal berubah hanya karena time traveler. 

Justru sejarah akan berubah, kalau mereka nggak travel through time

Thio

_____ 

From: indo-startrek@ yahoogroups. com [mailto:indo-startrek@ yahoogroups. com]
On Behalf Of ER [Energy Revolution]
Sent: 22 Desember 2008 10:54
To: indo-startrek@ yahoogroups. com
Subject: [Indo-StarTrek] Tme Travel

Gw ubah aja subject nya. :-)

Time Travel menurut Michio Kaku, kalu kita travel back in time dan appear di
suatu titik waktu du masa lalu, maka sebenarnya kita telah
membuat/menyebrang ke realita lain atau Parelel Universe.

Sejarah jadi bercabang oleh gangguan tersebut. Sejarah pada time line si
pelaku tidak beribah sama sekali.

Yeah.. I hate time travel.

Salam,

ER

____________ _________ ______

Save Paper! Save Trees! Before printing, think about the Environment.

Support Energy [R]evolution Now!

www.human-earth. blogspot. com

http://www.solargen <http://www.solargen eration.co. cc/> eration.co.cc/

_____ 

From: indo-startrek@ <mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com>
yahoogroups. com [mailto:indo- startrek@
<mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com> yahoogroups. com]
On Behalf Of Thio Agustinus
Sent: Monday, December 22, 2008 10:44 AM
To: indo-startrek@ <mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com> yahoogroups. com
Subject: RE: [Indo-StarTrek] Teknologi shield federasi melawan Borg

Kalo gue punya prinsip..

Time travel (kalau memungkinkan) nggak bakal merubah sejarah. Gue lebih
percaya bahwa sejarah yang sudah tertulis, nggak bakal berubah. Kalau ada
yang bisa time travel, justru dia yang akan melengkapi, menggenapi, malah
justru dia yang membuat sejarah itu terjadi. 

Jadi sejarah, dimasa lalu itu, bisa terjadi justru karena ada orang yang
bisa time travel. Niatnya time travel mau mengubah sejarah, tapi justru
malah jadi pelaku sejarah.

Tapi.... lama-lama, ketularan Eri nih....

I hate time travel...

_____ 

From: indo-startrek@ <mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com>
yahoogroups. com [mailto:indo- startrek@
<mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com> yahoogroups. com]
On Behalf Of ER [Energy Revolution]
Sent: 22 Desember 2008 10:05
To: indo-startrek@ <mailto:indo- startrek% 40yahoogroups. com> yahoogroups. com
Subject: RE: [Indo-StarTrek] Teknologi shield federasi melawan Borg

Tapi bro Arland,

Pertimbangan 'menyentuh' time line biasanya adalah reaksi dari musuh yang
lebih dulu mengacau time line.

Kalo diambil contoh First Contact, Picard memutuskan mengejar Borg karena
Borg yang "mulai duluan".

Tetapi kasus Voyager, ini bener2 dimulai dari janeway sendiri karena rasah
berasalahnya itu.

Dalam salah satu episode di Voyager, Chakotay menegur Janeway karena Janeway
punya sifat memendam rasa bersalah yang terlalu besar bila menyangkut crew
yang dipimpinnya.

Seperti seorang Ibu yang rela berbuat apa saja demi menyelematkan anaknya.

Di masa depan-nya Star Trek, akan ada unit khusus di StarFleet yang menjaga
"Temporal Prime Directive". Salah satu starship nya adalah "USS Reltivity".
Tugasnya Cuma me-scan timeline kalo2 ada yang orang iseng yang mencoba
merubahnya. --> jadi sifatnya defensive lah. --> menurut gw sih jadi seperti
playing god.

Ini disinggung di Voyager.

Di serial Enterprise juga disinggung tuh, si Daniel sang polisi waktu.
Mungkin jamannya lebih ke depan lagi setelah Relativity.

Gitu deh.. yang jeasl, I hate time travel.

Hehehe

Salam,

ER

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

 














      Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman 
ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke