http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=6348
2

coba yg ini..



________________________________

        From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Bowo
        Sent: 11. maaliskuuta 2009 8:52
        To: [email protected]
        Subject: Bls: [Indo-StarTrek] KUMPULAN PENGGILA STAR TREK
        
        

        Link nya kok tidak bisa di buka ya? 
         
        saya hanya menemukan link ini di Pikiran Rakyat online: 
        
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=2891
0
<http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=289
10> 
         
        Ivan, Link nya bisa tolong di kirim sekali lagi gak ya? 
        
        ~ LIVE LONG and PROSPER ~
        Bowo T. Suharso
        http://trekphilosophy.blogspot.com/
<http://trekphilosophy.blogspot.com/> 
        http://www.indo-startrek.org/promo/STXI/
<http://www.indo-startrek.org/promo/STXI/> 
        Mobile: 0815 810 1242
        
        --- Pada Rab, 11/3/09, Alidjaja Ivan <[email protected]
<mailto:ivan.alidjaja%40formin.fi> > menulis:
        
        Dari: Alidjaja Ivan <[email protected]
<mailto:ivan.alidjaja%40formin.fi> >
        Topik: [Indo-StarTrek] KUMPULAN PENGGILA STAR TREK
        Kepada: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        Tanggal: Rabu, 11 Maret, 2009, 8:30 AM
        
        http://newspaper. pikiran-rakyat. com/prprint. php?mib=beritade
tail&id=6348
        2 
        
        SIANG masih terasa sejuk saat gerombolan penggila Star Trek
Indonesia
        kumpul bareng di kawasan Dago Atas Bandung. Sinar matahari
menerobos
        sekumpulan awan yang memayungi mereka saat berfoto. "Waduuh...,
kasihan
        Eri. Dia kejebak macet," ujar Bowo Trahutomo tentang salah satu
        anggotanya yang bernama Erianto yang masih belum tiba di lokasi.
        
        Hari itu, Sabtu (7/3), pukul 12.00 WIB, merupakan long weekend
paling
        menyenangkan bagi anggota Indonesia Star Trek Community atau
lebih
        dikenal dengan Indo-StarTrek. Betapa tidak, orang-orang penggila
Star
        Trek Jakarta dan Bandung ini berkumpul bersama dalam event
"Gathering
        Bandung 2009".
        
        Sebenarnya, kata Bowo, penggila Star Trek tersebar di hampir
sebagian
        kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang,
Surabaya,
        dan Medan. Akan tetapi, bila melihat jumlah terbanyak, tetap
didominasi
        Jakarta dan Bandung. Saat ini, terdapat tiga ratus lebih anggota
yang
        bergabung di komunitas ini. Usianya pun beragam, mulai dari 7
tahun
        sampai 58 tahun.
        
        "Star Trek itu pesan-pesannya manusiawi banget. Meskipun mereka
        merupakan suatu community yang sudah sangat maju dengan
penguasaan
        teknologi paling canggih, tetapi lebih mengutamakan persaudaraan
dan
        perdamaian," ujar Abrianto (44), yang sudah menggilai tokoh dan
segala
        hal tentang Star Trek sejak puluhan tahun lalu.
        
        "Tidak ada ketamakan, tidak ada perebutan kekuasaan, segala
emosi
        semuanya sudah selesai, yang ada hanya damai. Ini bukan sesuatu
yang
        utopis, melainkan sebuah peradaban yang kelak mungkin kita bisa
capai
        bila peradaban bumi sudah betul-betul sama dengan mereka," ujar
        Budisastra menambahkan.
        
        Obrolan kian ramai saat Ismanto Hadi Saputro atau akrab
dipanggil Manto
        datang bergabung. Manto termasuk orang paling sibuk dalam
menyiapkan
        gathering ini. Ia bukan saja memboyong para penggila Star Trek
ke
        Bandung, melainkan juga membawa aneka merchandise Star Trek,
termasuk
        game Battle of Starships hasil ciptaannya sendiri.
        
        "Begini nih kalau pergi jauh-jauh. Semua serba dibawa. Akan
tetapi,
        tidak apa-apa, yang penting seru, rame," ujarnya sambil
nimbrung. Manto
        menjabat sebagai ketua komunitas sedangkan Bowo, lebih sering
dianggap
        sebagai penggerak. Menurut Manto, meski tidak ada struktur
organisasi
        yang baku, komunitas ini berjalan dengan baik. Dari sisi gender,
anggota
        komunitas 80 persennya terdiri atas pria dan 20 persen wanita.
        
        Sebutan khusus
        
        Para penggila Star Trek ini sebenarnya punya sebutan khusus,
yakni
        trekkies" yang sekarang disebut trekker. Sebutan ini telah resmi
diakui
        dan dicatatkan dalam "Oxford English Dictionary". Konvensi Star
Trek
        diadakan setiap akhir tahun paling sedikit di empat kota di
Amerika
        Serikat (AS). Setiap tahunnya berhasil berkumpul lebih dari
300.000
        penggemar Star Trek di AS dan diperkirakan sudah lebih dari satu
juta
        penggemar di seluruh dunia. 
        
        Terbentuknya komunitas penggemar Star Trek di Indonesia, berawal
pada
        tahun 1990-an saat "Star Trek: The Next Generation" tengah
ditayangkan
        televisi lokal. Komunitas USS Batavia, USS Parahyangan,
Trekkieslist,
        hingga id-StarTrek turut meramaikan pilihan komunitas penggemar
Star
        Trek di Indonesia dengan jumlah anggota ribuan orang.
        
        Setelah berakhirnya serial terakhir Star Trek, "Enterprise"
(2005),
        penggemar Star Trek di Indonesia yang masih merasakan semangat
dan
        pengaruh positif Star Trek, berkumpul kembali di sebuah
komunitas baru
        yakni Indo-StarTrek. Pada awal pendiriannya di Indonesia, kata
Bowo,
        belum begitu banyak anggota yang bergabung. Namun, setelah era
internet
        mendobrak segala batas wilayah, peminatnya bertambah seru.
"Apalagi
        setelah mailing list dan Facebook berkibar, kita bisa melihat
potensi
        anggota itu ternyata begitu banyak," ujar Bowo.
        
        Komunitas ini, kini sudah menjadi bagian dari komunitas serupa
di dunia.
        Selain Amerika Serikat sebagai pusat, komunitas ini juga ada di
        Malaysia, Singapura, Filipina, dan beberapa negara lain. Mereka
kerap
        berhubungan satu sama lewat dunia maya. Kegiatan komunitas
antara lain
        saling berbagi informasi terbaru tentang Star Trek. Selain itu,
diskusi
        juga merupakan hal penting. Pasalnya, kata Bowo, segala pengaruh
positif
        dari Star Trek akan lebih positif bila didiskusikan dengan
sesama
        pencintanya. 
        
        "Dengan berbagai sudut pandang para anggota, diskusi sangat
diwarnai
        topik-topik beragam. Mulai dari cerita, setting film, kostum,
teknologi,
        fisika, filosofi, hingga ilmu-ilmu lain seperti manajemen,
organisasi,
        dan kepemimpinan, " ujar Bowo yang mengaku menerapkan
nilai-nilai
        kepemimpinan Star Trek ke dalam pekerjaannya sehari-hari.
        
        Kegiatan lain adalah kumpul-kumpul, nonton bareng, dan
mengadakan costum
        day. Yang dimaksud costum day adalah kegiatan bersama yang
dilakukan
        anggota untuk membuat kostum-kostum tokoh idola mereka. Kegiatan
ini
        sangat diminati anggota karena bisa saling berbagi kreasi.
Kegiatan yang
        tidak kalah menariknya adalah Indo Comsumunity Expo (ICE) yang
digelar
        terakhir November 2008 lalu. Ada juga "Oktroi Gathering", dan
"War
        Games", serta "Book Day". Semua ragam kegiatan ini, dasarnya
hanya satu,
        Star Trek sebagai sumber inspirasi.
        
        Salam "Vulcan"
        
        Fiksi ilmiah dalam Star Trek, menurut Bowo dan Wanto, bukan
fiksi
        khayal, tetapi fiksi yang bisa dibuktikan oleh berbagai disiplin
ilmu.
        Mulai dari matematika, fisika, bumi antariksa, maupun teori
kuantum.
        Kendati begitu, Star Trek juga mengisahkan persoalan-persoalan
seputar
        roman, percintaan, dan persoalan-persoalan manusia lainnya.
"Pokoknya,
        Star Trek itu maket kehidupan yang difilmkan," ujar Bowo.
        
        Karena minat yang berbeda itulah, bila sudah saling berdiskusi,
ramainya
        bukan main. Yang satu fasih membeberkan tentang teori-teori
fisika, yang
        lain lagi heboh membandingkan kehidupan alam Star Trek dengan
kehidupan
        di bumi. 
        
        Yang unik, komunitas ini mempunyai salam khusus yakni "Salam
Vulcan".
        Salam ini dilakukan dengan cara mengangkat telapak tangan kanan
sejajar
        dengan wajah. Posisi ibu jari direnggangkan dengan telunjuk yang
merapat
        dengan jari tengah. Sementara itu, kedua jari ini direnggangkan
lagi
        dengan jari manis dan kelingking yang juga saling merapat.
"Salam
        Vulcan" mengandung arti "Semoga panjang umur dan selalu makmur".
Salam
        ini disampaikan bila sesama trakker saling bertemu. Ke depan,
komunitas
        ini ingin menerbitkan antologi cerpen yang bernuansa fiksi
ilmiah.
        (Eriyanti/"PR" )*** 
        
        [Non-text portions of this message have been removed]
        
        Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka
dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!
http://id.messenger.yahoo.com/invite/
<http://id.messenger.yahoo.com/invite/> 
        
        [Non-text portions of this message have been removed]
        
        

        



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke