@bung roy: mantab. Betul, memang kl ada yg bergerak, time dan eksistensi
itu baru ada.
@bung Andi:
Kalau sesuatu relatif terhadap yg lainnya, maka kita setuju utk
mengatakan bahwa ada titik yg tdk bergerak namun tidak
absolut.
Mengenai titik absolut, seharusnya ada dan menurut saya ada, apalagi
bung Andi ambil teori big bang.
Kalo bicara big bang, kita bicara singularity - dimana sebelum ada
singularity, there is no space at all. Jadi ada satu titik awal
yg secara absolut diam. Di mana titik ini berada? Hubble pernah motret
galaksi2 yg ternyata termasuk ke dark ages (yaitu galaksi2
yg umurnya di bawah 400 juta tahun dari titik big bang) ini sangat dekat
sekali dengan 'titik' ini karena umur universe kita yg sekarang kl ga
salah 13 miliar tahun.
Bagi yg mengadopsi teori big bang yg mengatakan bahwa space dan galaksi
itu pergi menjauh dan berkembang,
maka harusnya seseorang percaya akan adanya singularity - atau titik
awal - yg tidak akan (dan mungkin) berubah atau bergerak, sebab jika
dia bergerak maka, dia tidak akan disebut singularity karena singularity
tidak hadir dalam 'space' (dimana dia bisa bergerak),
tetapi dia menciptakan space.
begitulah :-)
-
Kalo soal warp technology, silakan baca di sini:
http://en.wikipedia.org/wiki/Warp_drive
terutama gambar ini:
http://en.wikipedia.org/wiki/Warp_drive
-
________________________________
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Roys Pangayoman
Sent: 23. huhtikuuta 2009 11:07
To: [email protected]
Subject: Re: [Indo-StarTrek] Re: Free will vs Parallel Universe
Setuju dgn pendapat bung Andi. It's all relative.
Even in our sleep, kita tidak pernah "diam". Mata bergerak
(rapid eye movement), dada bergerak (nafas), darah bergerak, usus
bergerak (buktinya ada tukang kentut kalo lagi tidur), apalagi otak,
selalu bergerak. Saya lebih setuju dgn pendapat: di dalam keberadaan
(existance), tidak ada yang "diam".
Roys A. Pangayoman, dr., SpB, FInaCS
-----Original Message-----
From: "Kuntadi, Andi (NSN - ID/Jakarta)" <[email protected]
<mailto:andi.kuntadi%40nsn.com> >
Date: Thu, 23 Apr 2009 12:02:28
To: <[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> >
Subject: RE: [Indo-StarTrek] Re: Free will vs Parallel Universe
Semuanya ya... tergantung pada "frame of observation"...
Saat kita diam memperhatikan kereta bergerak, orang di kereta
melihat
kita bergerak relatif terhadap mereka.
Kita "diam" pun karena kecepatan relatif kita terhadap tanah =
0.
Kita berdiam di atas bumi, yang selalu berputar --> semua yg ada
di bumi
bergerak relatif terhadap poros bumi.
Bumi berputar mengelilingi matahari --> semua yg ada di bumi
bergerak
relatif terhadap matahari.
Tatasurya (matahari dan semua pengikutnya) bergerak relatif
terhadap
poros galaksi Bima Sakti
(galaksi Bima Sakti berputar pada porosnya).
Galaksi Bima Sakti, secara keseluruhan, bergerak seiring dengan
Galaksi
Cluster, mengelilingi poros cluster.
Cluster galaksi bergerak relatif satu terhadap yang lainnya.
Seluruh alam semesta bergerak saling menjauh, mengikuti gerakan
dari
awal Big Bang.
Coba cari... apakah ada titik di alam semesta yang berada dalam
kondisi
absolut diam?
Jadi pernyataan "tidak mungkin semuanya bergerak" susah
dibuktikan
kebenarannya.
Teknologi Warp dalam ST adalah FTL travel -- Faster Than
Light...
Artinya, Enterprise saat warp sedang memiliki kecepatan relatif
yang
lebih besar dari kecepatan cahaya.
IMO, tidak ada teknologi Space Warping di dalamnya (CMIIW).
Serial
StarGate-1 baru bisa dikatakan menggunakan
space warp... dengan melangkahi gate-nya, kita sudah berada di
tempat
lain.
Kalau jumlah energi... kang ER?
BR,
Andi.
________________________________
From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
[mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of ext Alidjaja
Ivan
Sent: Thursday, April 23, 2009 9:07 AM
To: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
Subject: RE: [Indo-StarTrek] Re: Free will vs Parallel Universe
Kalo segala sesuatu konstan bergerak, maka harus ada yg diam -
baik itu
absolut atau tidak absolut. Tidak mgk semuanya bergerak.
(tapi yg di atas sih menurut saya lho...)
Ambil contoh saja, ketika kita meng-observasi tentang waktu,
ruang,
materi dan pergerakan.
Ambil contoh yg gede, misalnya universe. Agar waktu itu ada,
maka perlu
ada massa dan ruang
dan juga pergerakan.
Ketika Massa = bergerak, Ruang = tidak bergerak, Waktu = Ada.
Kl ga salah, di Star Trek, ketika Enterprise masuk warp, yg
bergerak
adalah: Ruang (kalo istilah Manto = seperti melipat kertas)
sedangkan massa (Enterprise): tidak bergerak, Waktu= ada.
Kl pas impulse, Enterprise bergerak, Ruang tidak bergerak,
Waktu= Ada.
- Moga2 bisa dikoreksi sama ahlinya..:- ) dan moga2 diskusinya
bisa
manjang -
-
Kl soal jumlah energi, pendapat saya (mgk agak kuno), jumlah
energi itu
konstan
di universe ini tetapi densitas-nya bervariasi. Hawking berkata
energinya universe itu 0 (katanya lho)
-
.
<http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=9045198/grpspId=1705043695/m
<http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=9045198/grpspId=1705043695/m
>
sgId=18174/stime=1240452521/nc1=1/nc2=2/nc3=3>
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]