Jadi ingat di TOS, waktu si Sulu belari2 di dalam Enterprise menakut-nakuti crew dengan pedangnya sambil bertelanjang dada .. ke ke ke
--- On Tue, 12/5/09, ER [Energy Revolution] <[email protected]> wrote: From: ER [Energy Revolution] <[email protected]> Subject: RE: [Indo-StarTrek] Canon (WAS: notes dari provokator) To: [email protected] Date: Tuesday, 12 May, 2009, 9:18 PM @ Ario Jangan kawatir soal Pakem deh. Udah pasti berubah abis..! Ini bener2 film Star Trek baru yang bener2 di reboot hampir 90% Masa depan universe Star Trek ini menjadi sebuah kemungkinan yang membebaskan penulis untuk menulis ulang cerita Star Trek untuk seterusnya. Seperti kertas putih siap ditulis ulang. (maaf kalo terlalu extreme) Tapi gw bisa ngabayangin fans baru pasti akan sangat senang. Mereka bisa memulai menyukai Star Trek tanpa harus nonton sejarah film2 lamanya ST. Kita ga tau bakal seperti apa sequel Star Trek setelah ini. Kirk: "What kind of hand to hand combat.?" Sulu: "Fencing!" Yang ini ga berubah. Huahuahuahuahuahua Salam, ER ____________ _________ _________ _________ _________ ____ Visit our special site for The New STAR TREK Movie: <http://www.indo- startrek. org/promo/ STXI/> www.indo-startrek. org/promo/ STXI/ Save Paper! Save Trees! Before printing, think about the Environment. Support Energy [R]evolution Now! www.human-earth. blogspot. com http://www.solargen eration.co. cc/ _____ From: indo-startrek@ yahoogroups. com [mailto:indo-startrek@ yahoogroups. com] On Behalf Of Budiss Sent: Tuesday, May 12, 2009 6:31 PM To: indo-startrek@ yahoogroups. com Subject: Re: [Indo-StarTrek] Canon (WAS: notes dari provokator) Gimana yah? Kalau saya bicarakan pakem pada ST XI secara keseluruhan nanti akan menjadi spoiler. Saya batasi saja di sekitar adegan saat2 para tokoh kita masih kecil/remaja, memang seperti kupasan mas Ario. Saya katakan, jadi vulcan bukannya tidak boleh marah, apalagi saat masih kecil, masih belum menyelesaikan pelajaran disiplin Vulcanian, Kolinahr, and to remove all emotions. Jadi begitu diejek temannya maka langsung saja dia keluarkan bogem. Pada adegan di trailer 2 ST XI kan ada anak remaja naik mobil merah ngebut, lalu dia menuju jurang sampai akhirnya dia terpaksa harus ngepot dan dia loncat dari mobilnya, akhirnya mobil itu terjatuh ke jurang. Dia ngebut dikejar polisi. Anak remaja itu bernama James Tiberius Kirk. Udah dikejar2 gitu dan mobil ortunya udah jatuh kejurang, begitu berhadapan dengan polisi yg mengejarnya dia berkata: "Is there a problem sir?". Jadi di ST XI itu digambarkan bahwa demikianlah masa kanak2 Kirk dan Spock. Hal itu tentunya untuk menggambarkan sifat2 para tokoh kita itu. Saya pikir ST XI tidak keluar dari pokok2 pakem terdahulu. Hanya jauh lebih entertaine dan pace nya beda jauh dgn ST sebelumnya, cepat benar dan kita hampir2 tidak diperbolehkan menarik napas panjang, ketegangan demi ketegangan cepat sekali saling susul menyusul. Saya akan butuh nonton ulang berkali-kali lebih banyak dari ST sebelumnya. Salam, Budiss. ----- Original Message ----- On 12/05/2009 at 1:15 Ario at Yahoo dot Com wrote: > Saya belum cukup beruntung untuk bisa nonton, tapi bukan hanya karena > reboot Star Trek saja Vulcan nggak boleh marah. Khusus untuk point ini > saja, karena saya belum nonton, jadi belum tahu sisi cerita yang lainnya, > menurut saya film ini tidak lepas dari canon. > > Seperti kita ketahui, Vulcan itu sifat alaminya sangat violent. Mereka > menjadi seperti sekarang ini karena memilih (maksudnya dengan sengaja dan > penuh niat) untuk mengendalikan emosi mereka dengan mengikuti ajaran > Surak. Jadi kalau ada adegan Spock muda (apalagi cilik) berantem, ya > sah-sah aja. Namanya juga anak lagi belajar, masa nggak boleh lepas > kendali? > > Dari komentar2 yang sudah bermunculan, kita tahu bahwa film ini seru dan > sangat entertaining. Tapi ini kan memang sudah diduga jauh sebelum ini, > dengan keterlibatan JJ Abrams di dalamnya. Yang saya mau tahu sebetulnya, > bagi yang sudah nonton, adalah mengenai canon/pakem yang dipertahankan > atau dilanggar. Apakah akhirnya terlalu banyak/jauh dilanggar sehingga > menghina (atau membuat kesal) penggemar lama seperti kita, atau bagaimana? > > Seperti saya dulu pernah bilang, saya termasuk orang yang tidak begitu > peduli kalau pakem dilanggar, asalkan bikin ceritanya tetap bagus, karena > Orci-Kurtzman (minimal di mata saya pribadi) punya track record yang > sangat buruk. Tujuan utama me-reboot Star Trek toh untuk menghidupkan > kembali franchise Star Trek yang sudah mati (bukan sekarat lagi) ini bagi > generasi iPod dan pada akhirnya mempertahankan mimpi, visi dan misi Gene > Roddenberry tetap hidup selamanya. > > Ario > > ____________ _________ _________ __ > > From: Budiss bsgiarto-aseli@ <mailto:bsgiarto- aseli%40yahoo. co.id> yahoo.co.id > > Di ST XI : A New Beginning sudah tidak bisa mengatakan: > "sebagai vulcan ngga boleh marah", saat adegan awal aja Sp**k cilik > udah berantem baq.. biq.. buq.. karena panas kupingnya dengar... > Uuff sorry spoiller yah. > > Salam, > Budiss. > ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~ > ----- Original Message ----- > On 12/05/2009 at 4:39 iful_spock wrote: > > > sebagai vulcan ngga boleh marah. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
