Bukan. Dia mengakui sendiri. Dia baru menyelami startrek setelah dapat kontrak buat bikin startrek terbaru. Dan tentu saja motivasi utamanya : Box Office... sah2 aja laaahhh... meskipun cannon dan pakem yang udah baku dikorbankan.. toh para old trekkies dan die-hard trekkies sama aja posisinya sama trekkies2 yang laen.. hanya konsumen, mau nonton ok, nggak ya terserah...
--- On Mon, 6/15/09, Roys Pangayoman <[email protected]> wrote: From: Roys Pangayoman <[email protected]> Subject: Re: [Indo-StarTrek] capt Bru log's To: [email protected] Date: Monday, June 15, 2009, 1:53 PM Apa betul JJ Abrams bukan trekkie? Kalo demikian, kan menjawab semua pertanyaan2 capt. Bru. Roys A. Pangayoman, General surgeon -----Original Message----- From: Mochammad Yusuf <cupsk...@yahoo. com> Date: Sun, 14 Jun 2009 23:46:06 To: <indo-startrek@ yahoogroups. com> Subject: Re: [Indo-StarTrek] capt Bru log's Hi all, Maaf baru nimbrung karena selama ini jadi pengamat yang dorman saja tapi dengan segala euphoria ini jadi tertarik untuk comment. Personally, saya sangat suka dengan film ini yang even imho 'it smells and sounds star wars' tapi saya sangat suka dengan engine roomyang besar (walau detailnya terlalu jaman sekarang) dan pengaturan tempo dan tension dalam filmnya bikin film ini menarik untuk ditonton bahkan oleh mereka yang bukan trekkies. Permasalahan alternate reality, menurut saya, mungkin ini cuma strategi untuk memenangkan pasar. Saya yakin kalau nantinya 'alternate reality' ini tidak akan terlalu jauh dari versi timeline awal, karena saya juga berpikir mungkin tujuan awalnya adalah membangunkan kembali trekkies yang dorman atau bahkan menambah populasi trekkies baru tapi tetap penambahan ini tidak boleh mengurangi trekkies fanbase yang sudah ada. Kalau para tetua/die-hard- trekkies jadi benci dengan film ini karena merusak pakem star trek yang lama, maka saya pikir itu sudah merupakan komitmen yang diambil oleh JJ. Abrams dan timnya saat membuat film ini. logika sederhana yang saya bisa pikirkan adalah bahwa untuk bilang film ini jelek, para die-hard-trekkies ini pasti harus menonton filmnya ini sendiri yang artinya penghasilan film ini tidak akan berkurang karena kebencian para die-hard-trekkies. Terakhir, dengan reset ini, IMHO tujuannya selain untuk mendatangkan keuntungan para pembuat film ini tapi tentu saja trekkies juga diuntungkan karena keuntungan besar yang diraih film ini kemungkinan besar akan berarti adanya film2 star trek berikutnya. live long and prosper, Mochammad Yusuf Supriyadi (cupi) ____________ _________ _________ __ From: Fonny Fonny <steffo...@yahoo. com> To: STARTREK <indo-startrek@ yahoogroups. com> Sent: Monday, June 15, 2009 12:57:11 PM Subject: [Indo-StarTrek] capt Bru log's alternative reality tks a lot trekkers u/ jwb atas status 'ibu spock' , ya untuk sementara itulah jwbannya, mesti lihat sequelnya. baru pagi ini bs mencerna isi ST-IX, stlh benak mereview adegan2nya n baca email2 rekan2 bukan mendukung diarynya capt. Bru, tp memang ingat sih saat adegan Kirk melihat Enterprise dirakit, kok ada 'sesuatu' yg ganggu, nih juga seingat/sepengamata n ak aja di serie2 ST+movie, starship dirakit di antariksa, khan disana ada starbase, atau belum ada ya pas jaman Kirk muda, bukannya jaman sekarang juga begitu, keperluan antariksa dirakitnya disana ? komponennya yang dibuat dibumi. yup jiwa vulcan n romulan nya memang kurang, Nero memang bandit tp kurang romulan gitu, apa krn make-up artisnya yg beda dgn karakter Romulan selama ini, lebih mirip bandit bumi, or terikut Nemesis ? hm tenggang waktu Nemesis dan ST-IX memang rada jauh, ya wajar deh kalau ada 'jiwa serie' ini yg hilang, lost in space kali btw kita tunggu sequelnya, smg pelurusan alurnya lebih oke sorry ya all trekker klu tanggapannya spt ini, curhat aja live long n prosper Fonny [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
