Mungkin suara saat spaceship lewat itu buat efek dramatis kali ya, karena kalau 
pas external shots, di ruang hampa...yang ada hening total.

Nah gw setuju nih, itu pas terjun ke vulcan masa gak kebakar karena gesekan 
dengan udara, apa udara vulcan tipis bgt?

Red matter, hmm kalau setetes aja bisa menyedot planet Vulcan, harusnya yang 
terjadi lebih besar lagi pas kapal Spock nabrak Narada pas endingnya.

By the way, black hole ini kok menghancurkan ya? padahal Spock dan Narada pada 
awalnya juga terhisap oleh balckhole, dan terlempar ke masa lalu 




________________________________
From: B. Adi Nugroho <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, June 23, 2009 9:55:15 AM
Subject: [Indo-StarTrek] Fisikanya ST: TFB





dear all,

semalem gw akhirnya kesampaian nonton lagi di Citos setelah percobaan terakhir 
yg gagal rabu kemarin di mana separo Citos termasuk 21 korslet.

kalo plot cerita ga usah dibahas lah yaa, udah banyak yg ngebahas. sehubungan 
Fisika Star Trek lg ON, pengen sharing aja hal2 yg berhubungan sama Fisika... 

1. Seperti biasa, suara yg perlu media buat merambat tetap dilanggar hehehe... 
tapi ternyata di film ini ada adegan yg tidak melanggar hal tsb... pas USS 
Kelvin diserang habis2an Narada di awal cerita, ada bagian di mana salah satu 
bagian kapal ketembak & officernya teriak "liutenant!" sambil pegangan karena 
tertarik sama udara yg keluar karena bolong. sesaat kemudian doi kelempar 
keluar & hening... begitu pula dgn saat Olson, Kirk, & Sulu dilempar ke 
Vulcan...
2. Nah, soal terakhir nih... Saya belum coba iseng menghitung, tapi koq melihat 
cara jatuhnya Olson, Kirk, & Sulu itu bukannya agak beresiko yah? gesekan udara 
yg tinggi dari atmosfer Vulcan bisa membakar mereka ber3, ingat bahwa USS 
Columbia -pesawat ulang alik- meledak ketika re-entry ke Bumi karena salah satu 
keping keramiknya copot padahal cara re-entrynya tidak langsung lurus ke bawah.
3. Masih soal mereka ber3, koq hebat amat yah parasut yg ukurannya cuma berapa 
m^2 itu bisa nahan mereka supaya bisa mendarat dgn selamat di mesin drillnya 
Romulan.
4. Ketika mendarat di atas mesin drillnya Romulan, ketinggian mereka dari 
permukaan tanah Vulcan itu masih sekian km, tapi koq seperti ga ada angin di 
situ yah... padahal kalo di Bumi karena efek Coriolis pada ketinggian sekian km 
hampir dipastikan ada angin yg cukup kencang.
5. Ketika red matter dijatuhkan ke pusat Vulcan, otomatis red matter tersebut 
ter-ignite & menjadi singularity (black hole). Nah kalo emang gitu berarti kan 
harusnya secara tiba2 ada tarikan gravitasi yg lebih kuat dari sebelumnya, tapi 
Kirk & Sulu seolah ga nyadar ada apa2 segera setelah red matter jadi 
singularity. Padahal harusnya saat itu juga percepatan gravitasi jadi jauh 
lebih tinggi...
6. Masih nyambung dari poin sebelumnya, aneh sekali dengan percepatan gravitasi 
yg jauh lebih tinggi si Spock bisa lari2an dgn cukup mudah buat njemput para 
tetua Vulcan.
7. Black hole tercipta di tengah2 Narada. Secara teoritis yg namanya black hole 
itu pusat gravitasi, okelah Narada punya gravitasi buatan, tapi mestinya kan 
kalah sama tarikan gravitasi black holenya. Koq Nero dkk masih bisa napak di 
tempatnya yg tadi yaa?

8. Ketika Narada tersedot black hole, Enterprise nembakin abis2an & kemudian 
berupaya kabur. ketika berupaya kabur tampak bridge yg mulai retak2. 
Pertanyaannya sederhana... di dalam kapal terdapat udara bertekanan, di luarnya 
hampa udara, koq ga ada udara kesedot keluar yah? Padahal kalo dibandingin sama 
pesawat di Bumi, sedikit bocor aja udah bikin tekanan turun drastis sehingga 
masker oksigen otomatis keluar.Sepertinya segitu aja temuan saya, cmiiw yah...

rgds,
Adi N.

[Non-text portions of this message have been removed]


   


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke