Mas Ario,
Tanggal 15 Sept itu hari Selasa, bukan minggu. Mohon dkonfirmasi. Salam, ER ____________________________________________________ "and no message could have been any clearer; If you want to make the world a better place, take a look at yourself then make the change." -- Man in the Mirror - by Michael Jackson Support Energy [R]evolution Now! www.human-earth.blogspot.com www.ameltingpot.blogspot.com _____ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Ario at Yahoo dot Com Sent: Wednesday, September 16, 2009 12:25 PM To: Indo-StarTrek Subject: [Indo-StarTrek] Lihat komet Rekan-rekan, Saya tidak tahu apakah ini ada di internet atau tidak, atau di media konvensional. Saya google sih kelihatannya cuma ada komet Lulin yang terlihat di Indonesia pada tanggal 24 Februari lalu. Saya juga tidak tahu apakah ini benar-benar seperti yang saya lihat. Ceritanya, hari Sabtu-Minggu kemarin melayat ke pemakaman paman istri saya di Sidoarjo. Berhubung beritanya dadakan (yaaah, kalau berita kematian biasanya sih dadakan, soalnya nggak ada yang tahu dirinya akan mati) maka Sabtu malam jam 10 baru berangkat naik mobil. Sampai sana subuh, langsung acara gini-gitu, sore jam 3-an langsung pulang lagi ke Semarang. Saya capek banget nyetir panjang, tidur cuma 2 jam, plus terik matahari khas Jawa Timur membuat saya mengerenyit menahan silaunya matahari selama mengemudi (saya berkaca mata, jadi tidak bisa pakai kaca mata hitam dan posisi visor mobil tidak selalu tepat untuk menutupi matahari) sampai kepala saya sakit. Entah karena semua faktor-faktor yang membebani ini membuat saya halusinasi, saya juga tidak tahu, tapi saya tanyakan pada orang-orang lain yang ada di mobil itu sih mereka lihat hal yang sama dengan saya, yaitu: dalam perjalanan dari Lamongan menuju Tuban, sebuah komet melintas di langit yang terang benderang (saat itu sekitar jam 5 sore) dengan ekor berwarna jingga terang (orange). Komet tersebut melintas perlahan (relatif dari jarak pandang kita di Bumi) tepat di depan saya, sehingga saya bisa terus mengamati komet tersebut sampai ukurannya betul-betul mengecil selama kurang lebih 15-20 menit, hingga saya terpaksa harus belok dan pandangan tidak lagi lurus dengan komet tersebut. Bagi saya, itu adalah pemandangan paling... apa ya? Eerie adalah istilah paling tepat yang saya tidak dapat padanannya di bahasa Indonesia, yang pernah saya lihat. Pastinya bukan pesawat terbakar, bukan roket kembang api dan bukan benda lain yang mungkin tampak seperti komet. Itu adalah komet atau meteor yang jatuh memasuki atmosfer sehingga terbakar. Aneh betul saya melihat pemandangan tersebut, tetapi sama sekali tidak ada beritanya di media konvensional maupun internet. Ada yang tahu tentang ini? Minggu, 15 September 2009, sekitar pukul 17.00 WIB, mungkin terlihat di mana-mana, tapi kebetulan saya melihatnya di jalur pantura, antara Lamongan - Bantul. Eerie... Ario [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
