Saya juga berpikiran sama.

Satu celeb internasional, satu atau dua celeb local.

Tapi alasan saya bukan semata2 bisnis. Alasan saya mengajukan celeb local
adalah karena kita tuan rumahnya.

Tentunya dengan sedikit rasa cinta bangsa (sedikit hehehe). membangkitkan
gairah dan penyampaian pesan go green ini di masyarakat Indonesia harus
melalui local ambassador --> celeb local.

Ga harus actor/aktris/artis, celeb juga bisa pejabat, atau produsen film,
atau dll.yang ada hubungannya dengan lingkungan.

 

Salam,

ER

 

 

-------------------------------------------------------------

Support Energy [R]evolution Now!

www.human-earth.blogspot.com

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of Ario at Yahoo dot Com
Sent: Monday, 4 January 2010 10:23 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [Indo-StarTrek] bentuk kegiatan dan acara Sci-fi Expo yang
Ideal menurut kalian seperti apa?

 

  

Zoe Saldana tidak menarik.

Lho, saya tidak bicara untuk diri sendiri. Tapi kita jujur aja, Zoe pernah
main di film apa? Pirates (peran kecil), Losers (belum main) dan Star Trek.
Siapa yang kenal dia? Siapa pula yang kenal Chris Pine, Simon Pegg, Karl
Urban? Hanya Zach Quinto yang mungkin cukup dikenal di sini. Itu pun masih
tidak ada artinya dibanding ramainya pengunjung kalau yang hadir itu
Anjasmara dan Happy Salma.

Oke, memang ini hanya bicara fakta, belum tentu merupakan sesuatu yang kita
inginkan. Sekarang kita tinggal pertimbangkan aja, target kita apa?
Mengumpulkan massa sebanyak mungkin (dan membuat para sponsor happy) atau
benar-benar menjaring target audience kita (dengan risiko event menjadi
"sepi.") Atau mungkinkah kita bisa ketemu di tengah jalan? Target audience
kita juga terjaring sementara massa "umum" juga datang? Kan tinggal
mengelola jadwal dengan efisien.

Jadi benci tidak benci pada sinetron Indonesia, kalau mau massa ya libatkan
artis Indonesia. Karena content kita sci-fi ya cari yang sedikit-banyak
terkait sci-fi.

Kenapa massa penting? Karena idealisme harus disejajarkan dengan bisnis.
Bagi sponsor, bisnis nomor satu, sementara kita tidak bisa jalan tanpa
sponsor. Win-win solution, IMHO. Alasan lain, kalau kita terlalu idealis
pun, yang hadir hanya target audience kita, maka tema Go Green yang diusung
menjadi tidak terlalu efektif. Kenapa? Karena target audience kita sudah
punya wawasan dan pikiran (setidaknya basic) yang kurang-lebih sama dengan
kita. Paling mereka mendapat informasi tambahan dari event kita. Sementara
kalau massa "umum" banyak yang hadir, maka tema kita menyentuh jauh lebih
banyak "orang baru."

My two cents aja ini sih, untuk diusung ke rapat, berhubung saya pasti nggak
bisa hadir. At least udah urun rembug. Content lain yang bisa
dipertimbangkan: ajak artis komik Indonesia. Udah banyak lho. Nanti mereka
ngapain? Memamerkan komik mereka sendiri dan membuka kesempatan menggambar
audience dengan gaya menggambar mereka, dengan catatatan, suasananya
(suasana hasil gambarnya maksudnya) bernuansa sci-fi. Misalnya muka si
pengunjung tadi digambar dengan baju dan background Star Trek atau Star
Wars. Nanti pengunjung harus bayar untuk itu, 20-30 ribu masuk akal
kayaknya. Hasilnya kita nanti ffty-fifty sama si artis.

Kira-kira gitulah.

Ario

________________________________
From: Arlandi Landjono <arla...@yahoo. <mailto:arlandi%40yahoo.com> com>
To: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com
Sent: Mon, January 4, 2010 1:45:12 AM
Subject: Re: [Indo-StarTrek] bentuk kegiatan dan acara Sci-fi Expo yang
Ideal menurut kalian seperti apa?

jumpa artis. zoe saldana and others. ;)

a.r.l.a.n

[Non-text portions of this message have been removed]





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke