INILAH.COM, Jakarta - Ilmuwan menyalakan ulang pemukul atom paling besar di
dunia beberapa hari mendatang. Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN)
mempersiapkan untuk mengungkap rahasia alam semesta.

Large Hadron Collider (LHC) senilai Rp 56 trilun itu ditutup pada Desember
dan siap untuk tabrakan pada tingkat paling energi. Mesin itu sudah
dinyalakan selama beberapa minggu setelah berhasil dihidupkan kembali dari
kerusakan selama 14 bulan.

Partikel collider - yang ada di dalam terowongan 27-kilometer perbatasan
Prancis-Swiss dekat Jenewa - bertujuan untuk memahami asal-usul alam semesta
dengan menciptakan kondisi yang mengikuti Big Bang.

"Kita harus menyalakan lagi LHC antara Senin hingga Rabu, dengan tabrakan
energi tinggi pertama, sehingga awal dari penelitian sebenarnya dua hingga
empat minggu kemudian," kata juru bicara CERN James Gillies.

"Itu sebagaimana dijadwalkan ketika dimatikan pada bulan Desember."

Pada minggu-minggu sebelum dimatikan karena masalah teknis, collider telah
mencapai tabrakan lebih dari satu juta partikel proton dan dipercepat ke
tingkat energi tidak pernah dicapai sebelumnya, menurut CERN.

Collisions mencapai rekor energi tertinggi 2,36 teraelectronvolts (TEV), dan
ilmuwan bisa memulai mengumpulkan data.

Tapi CERN ingin mencapai 7,0 TEV untuk menciptakan kondisi yang dekat dengan
Big Bang, dan menjalankannya pada level tersebut selama 18 sampai 24
bulan.[ito]

 

 

-------------------------------------------------------------

Support Energy [R]evolution Now!

www.human-earth.blogspot.com

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke