Nggak usah bingung, Mas Dwi. Secara kasar, replicator itu bisa dianggap alat 
re-cycle. Kalo di masa kini kita bisa menghancurkan botol-botol plastik Aqua 
lalu dibentuk lagi jadi tali plastik pengikat paket (yang kalo di Bandara 
dipake untuk nyegel kopor sebelum masuk ke bagasi itu lho) atau kertas bekas 
dihancurkan jadi bubur kertas, tintanya dibuang, lalu bubur kertasnya dipakai 
lagi untuk membuat kertas kosong lagi...

Maka replicator bekerja dengan konsep dasar yang sama, tapi pada tataran 
molekuler. Jadi gelas plastik bekas, seragam Starfleet yang udah setengah 
rusak, peralatan elektronik atau motherboard yang kebakar dan semuanya dibuang 
itu dibongkar dalam tataran molekuler, lalu disusun lagi menjadi barang baru. 
Organik atau anorganik semua itu sama kok, terdiri dari susunan molekul-molekul 
dan atom-atom. Mungkin replicator mengambil atom hidrogen dari sana, mengambil 
atom okisgen dari sini, dicampur jadi air, terus ngambil molekul ini molekul 
itu dari barang ini barang itu, lalu keluar deh secangkir teh earl grey. Kenapa 
enggak?

Gimana caranya secara persis dan teknis, saya sama sekali nggak tahu, tapi 
kurang lebih konsep dasarnya begitulah.

Ario


________________________________
From: Dwi Santoso <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, March 23, 2010 6:03:28 PM
Subject: Re: [Indo-StarTrek] Replicator

  
Aku jadi bingung...nguuuung. ...

Cheers,

Dwi Santoso
------------ --------- --------- --------- -------
YM = anto_ti96
FB = dwisant...@gmail. com
------------ --------- --------- --------- -------


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke