Hi,

Cuma pingin sharing sedikit mengenai fenomena dekade 2000-an ini dalam hal
perkembangan teknologi komunikasi.
Dengan turut menyambut baik hadirnya teknologi dan fenomena ini, ada sisi
negatifnya. paling tidak menurut saya, yang saya ingin sharing di sini.

hampir setiap orang di Jakarta (contoh saja) sudah memiliki device yang bisa
dibawa kemana saja untuk bis aonline dan chatting dengan sesama.
dimanapun kapanpun. Bahkan saya sering melihat orang chatting di lift,
sambil belanja di pasar, di mobil, di jalan, dll.

Dan saya juga pernah di -buzz di YM saya atau FB saya oleh banyak orang,
hanya untuk say hi.
Menurut saya fenomena ini sangat mengganggu. Dan orang perlu tau etika
berkomunikasi yang baik.

Di perusahaan tempat saya bekerja, kami memakai Skype untuk berkomunikasi
baik tulisan (chat), maupuan voice dan juga video.
Cara komunikasi chatting ini bahkan hanya text saja adalah pentng bagi kami.
dan kami menghargai setiap waktu pribadi orang lawan chatting kami.
Sehingga untuk chatting pun kami harus jadwalkan. kirim invitation melalui
Outlook untuk conference via Skype.
dan "DURASI" dari percakapan juga kami batasi mengingat kesibukan dari
masing2 orang.

misal: conference chat (skype) 10 May, 2 pm - 3 pm.

Nah, bagaimana dengan orang yang dengan santai dan isengnya menyapa saya
(nge-buzz) hanya untuk say hi?
Saya akan menanggapinya dengan serius dan menunggu setiap jawaban dengan
waktu khusus.
Tapi yang terjadi adalah, lawan chat saya sering langsung off line atau
sangat lama merespond walaupun cuma 1-2 kata saja.
Ini sangat mengganggu. Orang harus tau etika berkomunikasi yang baik.
Orang harus sadar bahwa lawan bicara menantikan jawaban.

Jadi, Chatting yang baik harus ada awal dan akhir. harus ada kata pembuka
dan penutup.
Waktu adalah sesuatu yang harus dihargai.

Jadi saya cuma menghimbau. walaupaun gadget atau device sudah sangat sanggih
(seperti BlackBerry misalnya) yang bisa selalu online. hargailah waktu orang
lain. dan terapkankanlah etika dan budaya komunikasi dengan baik.


Salam,
ER


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke