Ternyata pemikiran kita sama, aku juga sering kesal jika mendapat pernyataan yang diiringi oleh "katanya", "kata orang dulu" tanpa bisa memberikan argumentasi yang kuat. Jika orang Indonesia masih banyak seperti itu maka akan sulit mengejar peradaban negara-negara maju, tak usah Eropa tapi kejar dulu Malaysia dan Korea Selatan.
Tentang UFO di Kendari, aku sudah berkali-kali (jika tak salah hitung, sudah 8 kali) memotret matahari secara langsung dengan memakai kamera ponsel yang murahan. Ternyata tidak ada efek Black Sun seperti yang diklaim oleh beberapa pakar dan blogger. Walaupun ketiga siswa SMPN 9 Kendari memakai ponsel murahan namun teknologi masa kini sudah bebas efek Black Sun. Sekilas lalu mereka memakai ponsel mirip iPhone ... CMIIW Lantas, gambar apakah yang diabadikan oleh ketiga siswa SMP itu? Dan apa pula bola-bola kecil yang tampak mengelilingi (rotasi) benda UFO itu? Cheers, Dwi Santoso ---------------------------------------------- YM = anto_ti96 FB = [email protected] ---------------------------------------------- 2010/6/15 iful <[email protected]> > Hmm ,,, analisa yg sangat kumplit. > Tidak perlu dilanjutkan ke tingkat II, karena perkakasnya lagi dipakai > beramai-ramai untuk menganalisa gambar UFO yang lain (Unknown Film Object) > =) > > BTW, > mengintip diskusi kaskus tentang matahari padam, sungguh menggelikan tapi > juga menyedihkan. Tak sedkit umumnya orang yg "ignorant" dng fenomena > alam. > Gemesnya...sekali ketemu langsung buat posting yang "heboh-heboh". > > Soal ini, ngga heran, banyak juga orang ditanya secara dadakan (bahkan anak > SMU yg pastinya masih segar belajar), bagaimana bumi berputar (rotasi), > searah jarum jam atau berlawanan arah jam? jawbannya langsung glagapan. > anu > eh anu.. > > Bahkan umumnya para orangtua (dan yg merasa dewasa), pengetahuan dasar ttg > alam dan fenomena-fenomena lainnya dianggap konsumsi anak kecil saja.... > [yah seperti nasibnya film sci-fi. ] > [Non-text portions of this message have been removed]
