Suara-Suara Bunga

Bunga .....
itulah salah satu perlambang alam yang cukup banyak digunakan sekaligus 
dibicarakan. Bagi pengagum dan pelayan cinta, bunga adalah lambang cinta yang 
mengagumkan. Buktinya, di banyak kesempatan bunga digunakan sebagai wakil-wakil 
cinta yang menggetarkan.

Remaja yang mau menemui kekasihnya, sahabat yang mau menjenguk keluarga di 
rumah sakit, ucapan selamat sekaligus duka cita, mengungkapkan rasa cinta pada 
keluarga yang sudah terlebih dahulu meninggal, bahkan sampai sarana upacara di 
tradisi tertentu,
menggunakan bunga sebagai alat cinta. 

Bagi petani lain lagi, bunga juga memendam rasa rindu. Sebab, bunga adalah 
tanda-tanda awal akan datangnya hasil yang ditunggu-tunggu. Setelah bunganya 
lenyap, buahnya muncul kemudian. Dan dari buah terakhir inilah, seluruh tetesan 
keringat kerja keras akan dibayar oleh kehidupan dan semesta. Bunga bank lain 
lagi, ia tidak saja menjadi motif bagi pemilik uang untuk rajin menyimpan, juga 
menjadi penggerak mesin-mesin perekonomian. Dari bunga banklah, sebagian lebih 
aktiva masyarakat bergerak dari wilayah kurang produktif ke wilayah-wilayah 
produktif. 

Bunga, itulah salah satu perlambang alam yang cukup banyak digunakan sekaligus 
dibicarakan. Bagi pengagum dan pelayan cinta, bunga adalah lambang cinta yang 
mengagumkan. Buktinya, di banyak kesempatan bunga digunakan sebagai wakil-wakil 
cinta yang menggetarkan.

Remaja yang mau menemui kekasihnya, sahabat yang mau menjenguk keluarga di 
rumah sakit, ucapan selamat sekaligus duka cita, mengungkapkan rasa cinta pada 
keluarga yang sudah terlebih dahulu meninggal, bahkan sampai sarana upacara di 
tradisi tertentu,
menggunakan bunga sebagai alat cinta. 

Bagi petani lain lagi, bunga juga memendam rasa rindu. Sebab, bunga adalah 
tanda-tanda awal akan datangnya hasil yang ditunggu-tunggu. Setelah bunganya 
lenyap, buahnya muncul kemudian. Dan dari buah terakhir inilah, seluruh tetesan 
keringat kerja keras akan dibayar oleh kehidupan dan semesta. Bunga bank lain 
lagi, ia tidak saja menjadi motif bagi pemilik uang untuk rajin menyimpan, juga 
menjadi penggerak mesin-mesin perekonomian. Dari bunga banklah, sebagian lebih 
aktiva masyarakat bergerak dari wilayah kurang produktif ke wilayah-wilayah 
produktif. 

Bunga-bunga kehidupan lain lagi. Setiap bentuk manusia yang berjalan di 
jalan-jalan kejujujuran, ketulusan dan keikhlasan disebut sebagai bunga 
kehidupan. Sehingga orang tua manapun yang memiliki putera-puteri yang jujur, 
tulus dan ikhlas seperti sudah menghasilkan bunga-bunga kehidupan. Mirip dengan 
bunga yang sebenarnya, ia tidak saja indah dan sedap dipandang, melainkan  juga 
menebar bau wangi di mana-mana. 

Entah kebetulan, entah ada kesengajaan, segala sesuatu yang bercahaya di alam 
semesta - dari matahari, bulan sampai dengan bintang - ada unsur-unsurnya yang 
serupa dengan bunga. 

Bentuknya yang bundar, ada bintik-bintik terang di sekitarnya, ada titik pusat 
dari mana cahaya berasal, menarik perhatian dan yang paling penting mewakili 
keindahan. 

Sehingga dalam totalitas, kalau betul pendapat yang mengatakan jika Pencipta 
seorang penari, maka ciptaannya adalah sebentuk tarianNya. Dengan demikian, 
bunga rupanya lebih dari sekedar lambang keindahan yang menebar bau wangi. Ia 
juga pembawa suara-suara makna.

Kalau hal-hal yang paling sepele saja di semesta membawa makna, apalagi bunga 
yang amat berguna dan diperhatikan dari berbagai segi. Pasti ada rangkaian 
makna di sana.

Dibimbing oleh suara-suara kejernihan, ada bagian-bagian tangan di dalam yang 
mencoba membuka kelopak-kelopak bunga. Untuk apa lagi, kalau bukan merajut 
makna dari sana. Rupanya, hampir semua bunga menengadah ke atas. Entah itu 
mencari cahaya, entah karena sebab lain yang jelas, seperti ada makna di balik 
kesukaan bunga menengadah ke atas. 
Kedua, setelah menengadah ke atas, setiap bunga memiliki titik pusat. Dari 
titik pusat inilah, semuanya bermula sekaligus berakhir. Bunga tumbuh dan mekar 
dari sana. Bunga kemudian layu dan mati, juga dimulai dari titik pusat yang 
sama. 
Ketiga, dari pohon apapun bunga itu berasal. Semua bunga mudah sekali dikaitkan 
dengan satu hal: keindahan! Dan terakhir, setelah selesai melakukan tugas-tugas 
keindahan, dengan ikhlasnya bunga melakukan tugas berikutnya: mempersubur 
Ibunya. 

Bercermin dari sini, bunga ternyata bersuara. Ia wakil dari serangkaian makna. 
Mari dimulai dengan muka bunga yang hampir selalu menengadah ke atas. Dalam 
bahasa lain, bunga tercipta seperti mau memberikan sebuah pertanda : 
celebration of vertica . Sebuah perayaan ke atas! 

Serupa dengan setiap perayaan seperti ulang tahun, peresmian, lebaran, natal 
sampai dengan tahun baru, bunga juga melakukan perayaan. Bedanya, kalau 
perayaan seperti tahun baru sebagian lebih adalah perayaan horizontal (lengkap 
dengan pestanya), bunga sepenuhnya melakukan perayaan ke atas.Seperti 
mengingatkan kepada seluruh ciptaan lainnya, ke atas itulah perjalanan seluruh 
hidup bergerak dan berjalan.

Setelah perayaan ke atas, bunga juga membawa makna tentang titik pusat. Mirip 
dengan pendapat seorang pejalan kaki di dunia kejernihan : step back to the 
center, you will set yourself free. Begitu melangkah kembali ke pusat, siapa 
saja akan memasuki wilayah-wilayah kebebasan. Makna tentang pusat memang masih 
amat terbuka. 

Ada yang menyebut dari mana kita datang sebelum lahir, dan kemana kita pergi 
setelah mati. Ada yang menyebut dengan Pencipta. Ada yang memberi judul 
kebenaran. Ada yang mengkaitkan dengan kata mengalir. Dan tentu saja masih ada 
lagi yang lain. Pusat ini memang teramat sulit untuk diabsolutkan. Lebih mudah 
bila dibiarkan terbuka, dan tugas masing-masing untuk menemukan wajahnya. 

Tentang keindahan, bunga seperti memberikan peringatan, untuk itulah guna 
setiap kehidupan. Kehidupan manapun (dari pohon, binatang sampai dengan 
manusia) memiliki daya guna yang maksimal bila sampai di sebuah titik yang 
bernama keindahan. 

Sebutlah tokoh-tokoh besar yang manapun. Dari Nelson Mandela, Kim Dae Jung, 
Mahatir Muhammad sampai dengan Dalai Lama.

Semuanya indah dan sedap dipandang sekaligus didengar. Dan yang paling indah, 
ketika tugas-tugas keindahan selesai dilakukan, bunga rela layu, mati dan 
melakukan tugas-tugas berikutnya yakni mempersubur sang Ibu. Untuk kemudian 
berputar lagi bersama-sama irama-irama keikhlasan. Adakah telinga-telinga 
kepekaan yang tergetar mendengar suara-suara bunga?

Gede Prama


=================================
 (�`�._ http://acorbusie.multiply.com _.���)
=================================




                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Yahoo! Sports -  Sign up for Fantasy Baseball.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/6iY7fA/5WnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Indonesian Backpacker Communities
visit our website at www.indobackpacker.com
"No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately"
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke