gue berombongan 7 orang, waktu itu naik gunung arjuno dan welirang di daerah malang(?) sebenernya dah diwanti-wanti juga, naik gunung jangan ganjil jumlahnya. ah namanya juga anak muda, tetep aja nekat. dah gitu ada anak satu yang baru naik gunung, kerjaannya misuh-misuh (mengumpat) mulu. dikasih tau gak mau, tenang aja kita khan dah bawa kompas dan peta. masak mau tersesat, gitu dia bilang klo dikasih tau. lewat alas (hutan) lalijiwo di lereng arjuno memang diyakini jalur paling menyeramkan, tidak seperti jalur welirang yang jalannya sudah dibuat berbatu karena juga dipakai untuk naik turun orang angkut belerang. gile bener tuh penambang belerang, bawa beban belerang dibawa turun. pasti berat banget tuh eh, hampir lari lagi turunnya, cepet banget. kita yang bawa backpack jadi malu ati juga sbab jalannya sudah tertatih-tatih;) nah ceritanya tuh ketika lewat lalijiwo, kita mengikuti anak panah warna merah di atas dahan pohon, memang bukan lewat jalur biasa, yah pengin yg alternatif. jalan setapaknya pun dah kayak hampir ilang tertutup semak. hari sudah merambah malam, waktu itu kita turun dari puncak arjuno mau menuju welirang. mulai pulalah temenku mengumpat-umpat karena hutan tak tambah berkurang lebatnya. cek peta dan kompas kami kehilangan arah! muter2 cari tempat buat bikin rujukan di peta gak ketemu. cari jalan, jalan yg dilalui tambah rimbun mendekat ke gelap. akhirnya kami cari tempat agak lapang buat diriin tenda. nah waktu malam tuh mulai refleksi... mungkin apa karena kelakuan kami yang gak sopan gituu... ya udah kami doa bersama menurut agama masing2;) smoga dapet jalan, karena persediaan mulai menipis, minta maaf juga sama 'penunggu'. eh malemnya kok gue yang dikasih mimpi ada orang nunjukin jalan, terus gue ngikutin orang itu beberapa lama. bangun2 gue cerita ke temen2 terus ngikut petunjuk orang dalam mimpi gue... hah ternyata bener! kami nemu jalur utama! selamatlah kami! ihh gue aja masih merinding pas nulis ini...
salam, #budipru On Wednesday, March 16, 2005 9:57 AM [GMT+1=CET], ::Aris <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> Hahaha... Mba ambar, setuju sekali..... Sama seperti saya, >> Saya dulu suka sekali naik gunung keroyokan, bukan hanya rame di Bus, >> kereta, tapi gunung pun..... Tak ketinggalan...hehe! >> >> Bener banget, tak heran.. Kalau di gunung.. Kita akan ketemu banyak >> grafitti of love.. Hehehe! >> >> Misalnya. >> Ada teman yg bangga, bisa motret orang baduy dalam.... >> Padahal aturannya sudah di jelaskan dengan sejelas2x nya, di larang >> motret ketika anda berada di baduy dalam. >> >> Yach, begitulah kita... >> >> Eh, iya.... Ada yg punya kisah unik tentang klenik gunung??? >> Cerita dong.... >> >> Salam >> >> ARIS ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/6iY7fA/5WnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Indonesian Backpacker Communities visit our website at www.indobackpacker.com "No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately" Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
