Lanjutan, ini juga oleh2x dari jalan-jalan dengan gaya backpacker style dan sekaligus Belajar Jadi guide.
Waktu itu, kami punya tujuan jkt-malang-bromo-lumjang-probolinggo - lalu Solo -lanjut ke Yogya--borobudur, kaliurang, prambanan, nonton ayam di parangtritis sekalian mancing di pantai (tidur di terminal umbul harjo, satu tikus tenyata ikut nebeng backpack sampe ke purwokerto. Lalu ke pangandaran - lanjut grandcanyoon, lalu nongkrong di cadas pangeran.... Dan pulang ke jakarta lagi.. Arek Malang, kalau lagi nonton bola, buat penyemangat, mereka tidak seperti JAKMania, dan Tidak pula teriak ramai2x dengan menyubut "arema... Oeuu.. Oeiiioooo"... Tapi.... Ndesoooo..... Ndesoooo, suara gemuruh ttg teriakan Ndessooooooooo Ndessooooooooo menggaum di gelapnya terowongan kereta mendekati kepanjen. Gara-gara2x artikel ini pula, beberapa temen banyak yg protes dan kritik... Saya coba naik ke atap kereta, rasanya mau matii.... Ketika besi jembatan melibas hanya beberapa centi dari kepala. .... "fanatisme di negeri ini adalah fanatisme buta, atas nama organisasi, komunitas, teman dan kolega, kelompok, demi kepentingan....meraka akan membela kelompoknya. Dan semua nya akan di anggap benar, walaupun kenyataannya adalah sangat salah". Selamat membaca lagi... Salam ARIS Subject: [Lingk] ...rileks dikit: fanatisme supporter 05:00 AM kereta rakyat yg saya tumpangi tiba di stasiun solo balapan, ketika sebagian besar penumpang sedang tertidur lelap, mereka tersentak bangun dan sangat panik. maklum, namanya kereta rakyat kelas ekonomi. Tak ada lampu yang menyala, kaca-kaca jendela sebagian besar pecah atau dipecahkan. kepanikan pun terjawab, ternyata ada ribuan supporter fanatisnya Arema yang dari sore menunggu kereta Tiba. mereka masuk ke kereta tidak lagi melewati pintu yg tersedia, tapi melompat lewat jendela-jendela kereta yang kacanya sudah tidak ada. Karena kereta tak mampu menampung jumlah mereka, tidak hanya WC kumuh dan bau pesing yg dijejali oleh pendukung fanatisme Arema, tapi tempat barang pun diisi oleh Manusia dan atap keretapun di jejali oleh supporter fanatisme bola ini dengan resiko maut mengancam di depan mata. Diatap kereta itu lah, seorang dari mereka bercerita tentang resiko yang akan diterimanya bila naik diatap kereta. pada posisi tidur diatap kereta ada jarak 5 cm antara tubuh manusia dengan palang jembatan dan kabel yang melintang. ada puluhan jembatan dan kabel plus 2 terowongan yang gelap gulita. yang paling didepan wajib memegang bendera, mirip seperti akan berangkat perang. bendera ini dijadikan kode Kapan harus tiarap dan kapan boleh duduk diatap kereta. dalam perjalanan kereta Malang - Solo, 6 org rekan mereka terlempar dari atap kereta, ada yang tersangkut dijembatan, ada yang terseret kabel yg melintang dilintasan kereta. mereka tak tahu, apakah rekan mereka yang terjatuh dari atap kereta mati atau tidak !?, tapi yg jelas darah berceceran di badan kereta dan kereta tak akan pernah peduli pada mereka, dan herannya lagi mereka pun tetap bisa tertawa dan bercanda palang jembatan siap memecahkan kepala mereka setiap saat, kabel yg melintang siap menjatuhkan mereka dari atap mereka , demi sang pujangga demi kemenangan tim sepakbola kesayangan mereka. dalam perjalanan pulang, solo - malang, satu orang rekan merekapun terlempar dari atap kereta, tak satupun diantara mereka akan membantu, Maklum kereta tak dapat dihentikan...!!!! inilah secuil kisah tentang supporter fanatisme, rela berkorban nyawa, rela berdiri sambil berdesak-desakan di sebuah kereta rakyat, rela meninggalkan temannya yang mati mengenaskan..... fanatisme supporter demi sebuah kemenangan sesa'at..!!!!.. -----Original Message----- From: :: Aris [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, March 18, 2005 8:21 AM To: [email protected] Subject: [indobackpacker] OOT : Ndeso... Ndesoo.. Dear teman, Kemarin saya ketemuan dengan Pak Santoso, dia datang kesini untuk mengurus Visa Ke India, untuk persiapan bulan depan. Katanya. salam buat semua member milist. Gara-gara nonton MTV (metrotv red), saya lihat anggota DPR kayak preman, berteriak atas nama Rakyat, dalam hati Cuma mikir, rakyat yg mana? Kampungan! Ini kata sering saya dengar dari mulut orang kota ketika sedang marah-marah, Dalam sebuah kemarahan, tidak akan menemukan kata Benar, yg adalah adalah pembenaran, Dan merasa paling benar! Setelah itu, dia akan timbul sifat iri dengki, sakit gigi, dll.. demi untuk kepentingan sesaat. Nah, cerita ttg BBM, saya setuju BBM ikut harga Pasar International, asal Sekolah gratis, Kompensasi BBM sebagian uangnya di Buatkan Pabrik Pupuk dan di jual ke petani dengan harga subsidi, beras petani di beli oleh pemerintah. Dan orang Indonesia semua nya bisa Makan. Kalau Makan sudah bisa, pasti bisa belajar, dan Insya Allah.Indonesia Menjadi Negara yg di kagumi bangsa lain Gara2x ini pula, saya inget cerita lama ttg ndesooo.. ndeso.yg pernah saya posting di milist lingkungan beberapa tahun lalu. Oleh2x dari jalan-jalan ke sebuah desa terpencil di lampung. Salam ARIS ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Indonesian Backpacker Communities visit our website at www.indobackpacker.com "No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately" Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
