tulisan menarik.....senang baca-nya....Saya belum pernah ke India apalagi ke 
Kathmandu.....Melalui tulisan ini jadi bertambah informasi dan wawasan.....

Mau tanya aja....Bandara Delhi rame ngga ya....? Apa di sana banyak 
calo....? Juga di Kathmandu.....kira-kira airline apa aja yang masuk ke 
sana....

salam

Robert Adolf

----- Original Message ----- 
From: "joko santoso" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, April 12, 2005 9:26 PM
Subject: [indobackpacker] Kathmandu


>
> Di Delhi, internasional flight mengharuskan calon penumpang check in 3 jam 
> sebelum keberangkatan.  Itu sebabnya jam 07.45 kami sudah meluncur dari 
> hotel.  Mesti masih pagi, kemacetan menghadang.  Macetnya Delhi lebih 
> parah ketimbang Jakarta di seputar jam kerja.  Belum jaun dari hotel ada 
> arak-arakan jalan kaki.  Mereja membawa bendera merah berlambang palu arit 
> bertuliskan CPI.  Memang pekan lalu poster-poster CPI alias Partati 
> Komunis India marak menyambut konggres besar mereka.  Disamping poster 
> kutipan kata-kata bertuah dari Lenin dan Stalin tak lupa sisertakan. 
> Ideologi ternyata belum mati.  India belum memasuki 'Clash of 
> Civilization' Huntington ataupun 'End of History' Fukuyama.
>
> Indira Gandhi Airport terlihat sibuk, terlebih antrian check in ke Karachi 
> yang persis di sebelah antrian Jet Airways ke Kathmandu.  Pada petugas 
> saya minta tempat duduk di sisi kiri agar bisa menatap Himalaya.  Terus 
> terang banyak tanda tanya di dalam hati.  Apakah ke Kathmandu di saat 
> political unrest melanda Nepal bukan sebuah kenekatan?  Apalagi kami pergi 
> dengan mengajak anak?  Bagaimana pula dengan service maskapai dari India? 
> Tak jauhkah dari kondisi angkutan daratnya?
>
> Servis Jet Airways benar-benar profesional dan di luar dugaan.  Meski 
> hanya 1 jam 7 menit, kami menikmati sajian menu vegetarian yang lezat. 
> Sebagai vegetarian saya serasa menemukan sorga di India.  Tak sampai jarak 
> selemparan batu, rumah makan vegetarian gampang ditemukan.  Harganya pun 
> lebih murah ketimbang Jakarta.  Setelah lepas dari kegersangan India, 
> deretan awan putih muncul di kaca cendela.  Saya perhatikan 
> sungguh-sungguh, ternyata lebih putih dari awan.  Tak salah lagi itulah 
> rangkaian Himalaya!  Tak seberapa lama, panorama menakjubkan lembah 
> Kathmandu segera terlihat.  Pesawat mulai menurun, goncangan terasa keras 
> walau tak sekeras yang saya rasakan saat mendarat di Athena 4 tahun lalu.
>
> Bandara Tribhuvan terlihat lengang.  Di  sebelah Boeing 737 milik Jet 
> Airways terparkir raksasa Airbus milik Thai Airways.  Beginikah suasana 
> bandara saat pemberontakan berkecamuk?  Di bagian imigrasi, atmosfir Nepal 
> yang ditulis di koran-koran sama sekali lenyap.  Lebih dari 200-an orang 
> antri aplikasi visa.  Karena visa di tangan dan tak ada yang perlu 
> dideklarasi segera saja kami melenggang menerobos jalur 'red channel'.  Di 
> luar bandara kami tukar uang dan mencari penjemput dari hotel yang telah 
> dibooking.  Saya booking hotel Utse, milik orang Tibet, di daerah Jyata, 
> Kathmandu.
>
> Di luar bandara suasana perang langsung menyergap.  Baru 50m, polisi 
> menghentikan mobil jemputan dan meminta identitas sopir.  Tak jauh dari 
> situ, masih di pintu bandara, tumpukan karung pasir dijaga 2 tentara 
> bersenjata lengkap.  Anehnya, kegiatan sehari-hari masih terus 
> berlangsung.  Mobil memasuki kota dari arah tenggara, melewati Ranipokari 
> (kolam Ratu), di perempatan membelok ke kiri (barat).  Tepat di kanan 
> perempatan berdiri istana kerajaan.  Jalan menyempit, kemacetan tak 
> terhindar lantaran becak Nepal (mirip becak India) berebut 
> jengkal-demi-jengkal dengan moda transportasi lain.  Kawasn tempat hotel 
> Utse berada mirip dengan Prawirotaman atau Malioboro.  Gang-gangnya 
> sempit, di kiri-kanannya mengapit toko-toko souvenir.
>
> Salam dari Kathmandu,
> Santoso



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/6iY7fA/5WnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Indonesian Backpacker Communities
visit our website at www.indobackpacker.com
"No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately"

untuk bergabung kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke