Tarif Baru Garuda Diumumkan Akhir April


Manajemen PT Garuda Indonesia menyatakan, struktur tarif baru Garuda akan 
diumumkan pada akhir April bersamaan dengan komitmen direksi baru yang akan 
menyampaikan hasil kajian dan terobosan untuk memperbaiki BUMN penerbangan ini.


"Ya betul, akhir bulan ini, tarif baru akibat kenaikan BBM, avtur dan avigas 
beberapa waktu lalu akan diketahui dan diumumkan akhir bulan ini," kata 
sumber-sumber di lingkungan BUMN penerbangan itu, Kamis (14/4).


Sebelumnya,  Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) 
mengimbau kepada para anggotanya untuk menaikkan harga tiket pesawat udara 
mulai Rabu (6/4) dengan tambahan sampai dengan Rp75 ribu per jam terbang per 
penumpang. Hal ini menyusul akibat terdongkraknya harga avtur 20 persen dan 
avigas 14 persen sejak 1 April 2005. "Keputusan tersebut diambil berdasarkan 
hasil Rapat Anggota INACA," kata Sekjen INACA Tengku Burhanuddin saat itu.


Harga avtur sebagaimana diakui Pjs Manager Humas Pertamina, Adiatma Sardjito, 
naik dari Rp3.765 menjadi Rp4.565 atau 21,2 persen akibat tingginya harga 
minyak mentah dunia pada Maret 2005 yang mencapai 50 dollar AS per barel dan 
nilai tukar rupiah terhadap dollar AS Rp9.500.


Menurut Vice President Marketing Product & Strategy Garuda, Prijastono 
Poerwanto, pihaknya kini sedang mengkaji besaran rencana kenaikan tarif baru 
itu. "Semua aspek sedang dihitung. Kami belum tahu angkanya," ujarnya usai 
menerima penghargaan dari Musium Rekor Indonesia (MURI).


Garuda menerima penghargaan MURI, karena pesawat B-737-400 rute Jakarta-Bangkok 
(GA-822) pada 4 April 2005, seluruh kelas ekonomi "disulap" menjadi "ruangan" 
layaknya penyelenggaraan suatu seminar dan peluncuran buku di angkasa. Ini 
adalah yang pertama di Indonesia.


Menurut Prijastono, penghitungan struktur tarif untuk rute internasional lebih 
rumit ketimbang rute domestik. "Di rute internasional, segalanya lebih rumit. 
Jadi, memang agak lama," katanya.


Rute selektif


Sementara itu, menurut Kepala Komunikasi Perusahaan Garuda, Pujobroto, kalau 
pun ada kenaikan tarif sebagai sesuatu yang tak bisa dihindarkan, besarannya 
akan ditekan seminimal mungkin. "Kami akui, sumbangsih avtur terhadap biaya 
bagi kami sekitar 20-25 persen atau tepatnya sekitar 22 persen. Jadi, ya pasti 
naik," ungkap Pujobroto.


Hanya saja, tegasnya, kenaikan akibat BBM tersebut akan dilakukan secara 
selektif sehingga tidak semua rute akan mengalami kenaikan tarif. 
"Pengkajiannya masih berlangsung," tambah Pujobroto.


Komposisi penerimaan Garuda sejauh ini 55 persen dipasok oleh rute-rute di luar 
negeri, sedangkan sisanya (45 persen) adalah rute-rute domestik. Saat ini, 
Garuda mengoperasikan 62 pesawat modern yang terdiri dari pesawat berbadan 
lebar dan sedang, serta melayani 24 kota internasional dan 30 kota di domestik. 
(Ant/Ima)






=================================
 (�`�._ http://acorbusie.multiply.com _.���)
=================================





                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Indonesian Backpacker Communities
visit our website at www.indobackpacker.com
"No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately"

untuk bergabung kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke