--- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:
> 
> Hai Teman-Temin,
> Seru juga ya perjalanan ke Karimun. Mohon maaf kalo Omigo terpaksa 
mbatalin
> keikutsertaan karena ada acara yg lebih urgent. (Wah, Omigo musti 
berpikir
> keras untuk ngerti "Adakah yg lebih urgent drpd backpacking??" 
hahaha)

========> saya juga mohon maaf krn gak jadi ikut ke karimun, cuma 
bisa nengok sebentar di parkir timur....tapi seneng juga baca catper 
dan liat foto2nya....(tapi gak perlu sewot ahh...)
 

> Boleh komen dikit yach.
> Umang2 itu sama nggak dgn keong kecil yg biasa diperdagangkan waktu 
kita SD
> dulu? Yang kalo mau jalan mesti di kasih bau jigong dulu (di 
dekatkan ke
> mulut, lalu di hembus, "hahh...hahhhhh" gitu) ???

=========> kasihan keongnya donk mas.....mestinya kamu gosok gigi 
dulu biar wangi....
 
> Seiring dengan bertambahnya pengalaman dan semakin tebalnya rasa 
bersahabat
> dengan alam, Omigo merasa bahwa apa yang aku lakukan dulu waktu SD 
adalah
> suatu bentuk PENGANIAYAAN terhadap alam.  Umang2 juga perlu hidup. 
Bukan
> buat dijual sebagai komoditi, dijual, dianiaya, lalu mati sia-sia.
> 
> Mudah2an, lain kali, pada saat menikmati keindahan alam, teman2 di
> indobackpacker dan teman2 di Nature Trekker, juga teman2 pecinta 
alam
> lainnya....... sepakat membiarkan keindahan alam apa adanya....

======> saya setuju

> Mas Aris,
> Kok dibiarkan sih pesertanya ngambil kerang begitu?
> Saya aja JELAS2 melarang Natrekker mengambil kerang di 
Peucang/Ujung Kulon
> meski hamparan kerang yg indah-indah tak terhitung jumlahnya.

=====> hebat.....! hebat....!


> KHUSUS BUAT MBAK INDAH : Tinggalkan hobby lama Anda....!!!! Biarkan 
kerang2
> indah terhampar disana.  Biarkan Umang2 hidup di alamnya....
 
======> apakah ini perintah jenderal Igo ? sebaiknya Anda tidak 
langsung main tuding. 
kerang dan karang, dua hal yg berbeda.....dari ejaan dan bunyinya aja 
beda. kerang biasa dikonsumsi, kulitnya bisa dijadikan hiasan. 
dipinggir2 pantai biasanya banyak ditemukan kulit2 kerang warna-
warni...gak ada yg salah kalau ini diambil. kalo kerang diambil 
hidup2, maka ia seharusnya utk dikonsumsi. ini biasa saya makan di 
kaki lima.
(terumbu) Karang, saya setuju kalo ini gak boleh diambil atau dirusak 
krn dia juga makhluk hidup
 
> Salam hangat,
> 
> Igo Indra Susena (a.k.a. Omigo)
> Moderator milis NATURE TREKKER INDONESIA ====> So what gitu lho ?
> 

salam kenal,
erwin (a.k.a. ewing)



> 
> indah games <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> untuk mengisi waktu kemudian, saya kembali menekuni profesi lama 
sebagai
> pengumpul kerang demi menambah koleksi kerang-kerang dari berbagai 
pantai
> yang ada di rumah. Tapi sayang, disini jaraaaang sekali saya temukan
> benda-benda menarik untuk di koleksi, bintang laut yang menjadi 
salah satu
> benda terfavorit untuk dikoleksi bahkan tidak dapat saya temukan 
satupun
> juga.
> Malah disini saya kehilangan 4 ekor umang-umang yang saya tangkap 
di Pulau
> Menjangan Kecil (yang rencananya akan dijadikan peserta 'lomba 
umang-umang'
> ---untuk menggantikan 'lomba bulu babi'--- nanti malam).




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/B9pRWD/3MnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Indonesian Backpacker Communities
visit our website at www.indobackpacker.com
"No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately"

untuk bergabung kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke